Site icon TAJDID.ID

UMB Gelar Pelatihan Instruktur Muhammadiyah, Siapkan Penggerak Perkaderan Formal di Bengkulu

TAJDID.ID~Bengkulu || Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) selenggarakan pelatihan instruktur Muhammadiyah pada Rabu-Sabtu, 11-14 Maret 2026. Kegiatan ini bertempat di Aula Gedung Hasan Din Kampus IV UMB.

Sebanyak 33 peserta mengikuti kegiatan yang dihelat dalam rangka semarak Kampus Ramadan UMB. Peserta tidak hanya dari dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UMB saja, namun juga ada perwakilan dari Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu, dan perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Provinsi Bengkulu.

Rektor UMB, Dr. Susiyanto, dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan Pelatihan Instruktur (PI) ini telah direncanakan sejak lama. “Kami telah merancang sejak lama pelatihan ini, sebagai komitmen PTM menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menggerakkan perkaderan formal di semua lini”, ujarnya.

Pelatihan Instruktur Muhammadiyah ini dipimpin langsung oleh Dr Faiz Rafdhi, Wakil Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah. Dr Faiz Rafdhi yang juga Rektor Universitas Saintek Muhammadiyah ini berharap PI ini menjadi semangat baru bagi Muhammadiyah Bengkulu dalam menyelenggarakan perkaderan formal. “Terselenggaranya perkaderan formal menjadi tanda ruh Muhammadiyah masih terus hidup dalam jantung Persyarikatan. Menyiapkan instruktur handal melalui PI menjadi sebuah keniscayaan”, ungkapnya. Dr Faiz Rafdhi berharap 33 peserta ini dapat menjadi lokomotif yang dapat menggerakkan Persyarikatan hingga pelosok Bengkulu.

Selain Faiz Rafdhi, MPKSDI PP Muhammadiyah juga mengutus Benni Setiawan menjadi instruktur dalam pelatihan ini. Benni Setiawan, memberi motivasi, dorongan, dan semangat kepada peserta agar terus mengembangkan kemampuan dan meningkatan pengetahuan-pemahaman tentang Muhammadiyah. “Muhammadiyah telah banyak mengeluarkan risalah hebat yang melampaui zamannya, namun seringkali ini tidak menjadi perhatian warga dan kader Muhammadiyah. Maka menjadi tugas instruktur untuk terus mewartakan Muhammadiyah memalui berbagai jenjang perkaderan formal dan informal”, tegas dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Yogyakarta ini.

Bintang Agustina Pratiwi, peserta PI mengungkapan rasa syukur dapat mengikuti PI ini. Ia merasa selama bermuhammadiyah lebih dari 19 tahun ternyata masih banyak yang belum diketahui. “Kegiatan ini membuka wawasan saya tentang Muhammadiyah perlu dikelola dengan spirit kemuhammadiyah yang luas dan luwes. Saya beruntung dapat mengikuti kegiatan selama empat hari tiga malam ini yang penuh dengan insight yang power full”, unggap dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UMB ini.

Setelah melalui serangkai kegiatan, PI ini ditutup oleh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan AIK , Dr Surohim. Surohim optimis kegiatan ini dapat menjadi pemantik terselanggaranya berbagai perkaderan formal di Bengkulu. “Melihat wajah calon instruktur yang cerah dan bahagia, saya optimis, berbagai Darul Arqam dan Baitul Arqam akan segera terselengara di Bumi Merah Putih, Bengkulu. Saya sangat berharap peserta ini terus mempunyai semangat yang sama sebagaimana saat pelatihan, sehingga perkaderan Muhammadiyah dapat terselenggara secara optimal dan penuh kegembiraan”, pungkasnya. (*)

Exit mobile version