TAJDID.ID~Medan 🔳 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan syukuran Milad ke-54 FISIP UMSU. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 2 Kantin UMSU, Senin (9/3), dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Acara ini dihadiri unsur pimpinan universitas dan fakultas, mulai dari jajaran rektorat, dekanat, program studi, GPM/UPM, dosen, tenaga kependidikan, hingga organisasi kemahasiswaan seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).
Tampak hadir Wakil Rektor I UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M.Hum., Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si., Dekan FISIP UMSU Dr. Arifin Saleh, MSP., Wakil Dekan I Dr. Abrar Adani, M.I.Kom., Wakil Dekan III Dr. Yurisna Yanjung, MAP., serta Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UMSU Abdurrahman Zuhdi, S.I.Kom., bersama jajaran pimpinan program studi, dosen, dan tenaga kependidikan.
Ia juga menjelaskan bahwa rangkaian Milad ke-54 FISIP UMSU diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya donor darah, orasi ilmiah doktor baru, futsal riang gembira, serta donasi baju baru Lebaran bagi anak-anak korban bencana.
Sementara itu, Rektor UMSU melalui Wakil Rektor I Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas capaian dan kinerja pimpinan fakultas serta program studi di lingkungan FISIP UMSU. Menurutnya, saat ini ketiga program studi yang dikelola FISIP UMSU telah berhasil meraih akreditasi unggul, sebuah prestasi yang membanggakan bagi universitas.
“Ke depan kita berharap FISIP UMSU terus maju dan berkembang serta mampu mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih,” ujarnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, sekitar lima belas menit sebelumnya, tausiah disampaikan oleh ustaz muda Rusmin Nuryadin Situmeang, M.Ag. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat hubungan vertikal dengan Allah SWT sekaligus memperbaiki hubungan horizontal dengan sesama manusia.
Menurutnya, dalam menjalankan ibadah puasa terdapat banyak hal yang harus dijaga, termasuk menjaga pandangan, pendengaran, dan hati agar tidak tergelincir pada hal-hal yang dapat mengurangi kualitas ibadah puasa.
Ia juga menekankan pentingnya kejujuran dalam menjalani ibadah puasa. Hawa nafsu, katanya, tidak dapat dihilangkan dari diri manusia, namun melalui Ramadan umat Islam dilatih untuk mampu mengendalikan hawa nafsu tersebut.
“Ramadan adalah hadiah dari Allah SWT yang penuh dengan keutamaan dan kemuliaan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Tepat pukul 18.41 WIB, seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana sederhana namun hangat. Kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah serta pembagian bingkisan Idulfitri dari FISIP UMSU kepada para hadirin. (*)

