TAJDID.ID~Langkat || Pengajian Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara yang berlangsung di Pesantren Modern Muhammadiyah Kwalamadu, Langkat, Sabtu–Ahad (7–8 Maret 2026), diwarnai dengan sosialisasi dan implementasi program digital SatuMu, sebuah platform terpadu yang dirancang untuk mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah berbasis satu data.
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta itu melibatkan unsur Pimpinan Wilayah, majelis dan organisasi otonom (ortom), serta unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sumatera Utara.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam pengajian tersebut, di antaranya Ketua PWM Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, Ketua PW Aisyiyah Dr. Nur Rahmah Amini, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP, Mudir Pesantren Modern Muhammadiyah Kwalamadu Ramdani, Lc, Rektor UMMAS Asahan Perianda Febi, Ketua STIT Sibolga Dr. Ulianto Hutagalung, Direktur Bank Danamon Syariah Hery Hykmanto, serta tim SatuMu dari PP Muhammadiyah yang dipimpin Amir Nashiruddin*l.
Dukungan Bank Danamon Syariah
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Bank Danamon Syariah Hery Hykmanto menjelaskan hubungan kerja sama yang telah terjalin antara Muhammadiyah dan Bank Danamon Syariah, termasuk dukungan terhadap implementasi program SatuMu.
Menurut Hery, pihaknya siap mendukung pengembangan sistem keuangan digital Muhammadiyah, khususnya yang terintegrasi dengan platform SatuMu.
Ia juga memperkenalkan Bank Danamon sebagai bagian dari jaringan bank global MUFG (Mitsubishi UFJ Financial Group) yang memiliki jaringan di sekitar 150 negara, dengan sekitar 850 cabang di Indonesia. Melalui layanan perbankan syariah yang telah bersertifikat, Bank Danamon menyediakan berbagai kemudahan akses digital tanpa tambahan biaya bagi pengguna.
Pada kesempatan yang sama, Hery Hykmanto turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama santri putra di lingkungan Pesantren Modern Muhammadiyah Kwalamadu. Ia juga mengikuti sesi podcast bersama tim media Muhammadiyah Sumatera Utara.
Percepatan Digitalisasi Muhammadiyah
Sosialisasi dan implementasi SatuMu disampaikan oleh tim dari PP Muhammadiyah yang terdiri dari Amir Nashiruddin, Fauzan, dan Lutfi Purba.
Amir Nashiruddin menjelaskan bahwa SatuMu merupakan platform website digital terpadu yang dirancang untuk mendukung tata kelola Persyarikatan melalui sistem Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM). Sistem ini mengintegrasikan berbagai layanan organisasi, mulai dari data keanggotaan, pengelolaan iuran, hingga layanan administrasi lainnya dalam satu basis data.
Ia menambahkan, pengembangan SatuMu merupakan tindak lanjut dari keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta, yang menegaskan komitmen Persyarikatan untuk melakukan transformasi sesuai perkembangan digital.
“Program SatuMu menjadi bagian dari upaya mempercepat digitalisasi pengelolaan organisasi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan Muhammadiyah yang semakin besar, tanpa meninggalkan karakter dan nilai-nilai Persyarikatan,” ujarnya.
Dengan sosialisasi ini, diharapkan penggunaan SatuMu dapat semakin luas di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di Sumatera Utara, sebagai langkah menuju pengelolaan organisasi yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis data. (*)
✍️ Syaifulh / Bess / AH

