TAJDID.ID~Surabaya || Mengisi momentum bulan suci Ramadhan dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya menggelar Kajian Ramadhan bagi pimpinan, guru, dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Acara yang berlangsung pada Sabtu (07/03/2026) atau bertepatan dengan 18 Ramadhan 1447 H ini bertempat di Auditorium AR. Fakhruddin, SD Muhammadiyah 11 Surabaya.
Kegiatan ini menjadi magnet bagi keluarga besar persyarikatan di wilayah Krembangan, mulai dari jajaran pimpinan cabang, ranting, organisasi otonom (Ortom), majelis, hingga seluruh unit Amal Usaha Muhammadiyah-Aisyiyah.
Kajian kali ini menghadirkan dua narasumber utama yang ahli di bidangnya untuk membedah sisi spiritualitas dan profesionalisme kerja.
Narasumber pertama, Dr. Sholihin Fanani, M.PSDM. (Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Jatim), memaparkan materi bertajuk “Internalisasi Nilai Islam & Kemuhammadiyahan sebagai Fondasi Integritas dalam Mengelola AUM”.
Narasumber kedua, Dr. Hidayatullah, M.Si. (Rektor Umsida), membawakan materi “Membangun Budaya Kerja Profesional & Berkemajuan Menuju AUM yang Unggul & Kompetitif”.
Ketua Majelis Kader PCM Krembangan Surabaya, Mursiah, M.Pd., menyatakan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat nilai spiritual, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan amanah persyarikatan.
”Amal Usaha Muhammadiyah sebagai ujung tombak dakwah memerlukan penguatan ruhiyah sekaligus peningkatan budaya kerja berkemajuan agar tetap unggul dan terpercaya,” ujarnya.
“Untuk itu, Kajian Ramadhan 1447 H ini diselenggarakan sebagai sarana penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta profesionalisme berlandaskan spirit ibadah,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Mursiah menjelaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh kolaborasi solid antara Majelis Kader & Olahraga serta Majelis DIKDASMEN & PNF PCM Krembangan ini memiliki tiga target utama (output) yang diharapkan, diantaranya;
Pertama, Meningkatnya pemahaman nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di seluruh lini.
Kedua, Terbangunnya komitmen integritas dan profesionalisme yang kuat bagi para pengelola AUM.
Ketiga, Penguatan sinergi dan budaya kerja berkemajuan demi masa depan persyarikatan yang lebih unggul.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini diikuti dengan antusias oleh para peserta. Melalui kajian ini, diharapkan seluruh instruktur dan pengelola AUM dapat membawa semangat baru dalam melayani umat dengan integritas tinggi dan etos kerja profesional pasca bulan Ramadhan. (✍️Yuda)

