TAJDID.ID~Jakarta || Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menerima penghargaan sebagai Kampus Terbaik Pendukung Pemberdayaan Masyarakat mitra Bank BTPN Syariah.
Penghargaan diberikan Direktur BTPN Syariah Dwiyono B Winantio kepada Rektor UMSU, Prof.Dr.Agussani, MAP di Jakarta, Rabu (25/2).
Pemberian penghargaan turut disaksikan Sekertaris PP Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin, S.IP.. Turut memdampingi
Sekertaris PWM Sumut, .Irwansyah Putra, MA, Bendahara, Prof.Dr.Muhammad Qorib, MA, Wakil Sekretaris:
Drs. Mutholib, MM, Wakil Rektor II UMSU, Prof, Dr. Akrim, MPd,
Pemberian penghargaan dari BTPN Syariah kepada UMSU karena dianggap berkontribusi positif dalam kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi mitra BTPN Syariah.
UMSU mendapatkan penghargaan terbaik karena dinilai selama kurun waktu 2022-2025 telah berhasil mendampingi lebih 2900 nasabah BTPN Syariah dengan melibatkan lebih 120 mahasiswa. Selain UMSU penghargaan serupa juga diberikan kepada institusi lain yakni, Universitas Brawijaya, Iniversitas Nahdatul Ulama, UIN Imam Bonjol, Padang.
Direktur BTPN Syariah Dwiyono B Winantio mengungkapkan, penghargaan yang diberikan sebagai wujud apresiasi kepada perguruan tinggi yang telah berkontribusi dan memberikan dampak positif kepada masyarakat khususnya mitra BTPN Syariah. Penghargaan yang diberikan kepada perguruan tinggi mitra ini juga baru pertama kali digelar dan diharapkan bisa memberikan inspirasi ke depannya.
Apresiasi kepada UMSU juga disampaikan Sekertaris PP Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin, S.IP. atas penghargaan sebagai kampus terbaik pendukung pemberdayaan masyarakat mitra BTPN Syariah.
“Semoga penghargaan yang diberikan bisa menjadi motivasi bagi UMSU untuk lebih berperan positif dalam penguatan dan pemberdayaan masyarakat ke depannya,” katanya.
Sementara Rektor UMSU, Prof.Dr.Agussani, MAP mengungkapkan terima kasih dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh BTPN Syriah.
“Sebagai perguruan tinggi sudah menjadi komitmen UMSU untuk bisa berkontribusi bagi masyarakat bukan hanya dalam penguatan kualitas pendidikan, tapi juga pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat,” katanya.
Dukungan penguatan dan pemberdayaan yang dilaksanakan UMSU selain sebagai bagian dari wujud tri darma perguruan tinggi, tapi sekaligus menjawab program Kampus Berdampak Kemdiktisaintek.
Untuk itu keterlibatan mahasiswa dalam program pemberdayaan yang dilaksanakan menjadi bagian penting guna mengasah kemampuan yang juga dampaknya bisa bermanfaat kepada masyarakat. (*)

