Site icon TAJDID.ID

Ketua BIPA UMSU Raih Juara 1 Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat BRIDA Kota Medan

TAJDID.ID~Medan || Ketua BIPA sekaligus Dosen UMSU, Dr. Cut Novita Srikandi, SS, M. Hum meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan. Kompetisi bergengsi tersebut diikuti oleh lebih dari 400 peserta dari berbagai kalangan akademisi, peneliti, dan inovator.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama , Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan adalah Benny Iskandar, S.T., M.T di Gedung TP PKK Kota Medan, Kamis (12/2).

Wali Kota menyampaikan bahwa kompetisi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong inovasi serta memperkuat kontribusi akademisi dan peneliti bagi pembangunan Kota Medan.

Karya Ketua BIPA Dr. Cut berjudul “Pembelajaran Gender Berbasis Digital dan Media: Implementasi Pedagogi Feminis untuk Transformasi Literasi Gender Mahasiswa di Kota Medan.” Program tersebut menghadirkan model pembelajaran gender yang adaptif terhadap perkembangan era digital, sekaligus mendorong transformasi literasi kritis mahasiswa.

Setelah melalui proses seleksi, panitia menetapkan 10 besar finalis untuk kategori Pengabdian Masyarakat dan 15 besar untuk kategori Invensi. Dari tahapan presentasi dan penilaian akhir, Ketua BIPA UMSU Dr. Cut dinilai sebagai yang terbaik dan berhak meraih Juara 1.

Menurut Dr. Cut, pendekatan pedagogi feminis berbasis digital menjadi strategi penting dalam membangun kesadaran dan pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu gender secara kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Penghargaan ini bukan sekadar capaian personal, tetapi pengakuan bahwa literasi gender berbasis digital adalah kebutuhan nyata generasi muda saat ini,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa inovasi tersebut dirancang tidak hanya sebagai metode pembelajaran, tetapi juga sebagai gerakan edukatif yang mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas.

“Saya berharap model pembelajaran ini dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai perguruan tinggi sebagai pendekatan yang berkelanjutan dan berdampak bagi pembangunan karakter serta kesadaran kritis mahasiswa,” tambahnya.

Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), khususnya Program BIPA, yang terus menunjukkan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi sivitas akademika lainnya untuk terus berinovasi serta menghadirkan karya yang solutif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era transformasi digital.(*)

Exit mobile version