No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Komitmen Ideologis Kader Muhammadiyah di Tengah Dinamika Politik dan Tantangan Zaman

18 Januari 2026
in Jufri Daily, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Opini
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Jufri

Pengamat Sosial Politik dan Penggiat Dakwah Kebangsaan

 

Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang lahir dari kesadaran ideologis untuk memurnikan ajaran sekaligus memajukan kehidupan umat dan bangsa. Karena itu, menjadi kader Muhammadiyah bukan sekadar soal aktivitas organisatoris, tetapi soal keteguhan nilai dan keberanian sikap di tengah pusaran perubahan zaman dan dinamika politik Indonesia mutakhir.

Komitmen ideologis kader Muhammadiyah bertumpu pada tiga pilar utama: Islam sebagai sumber nilai, tajdid sebagai metode, dan keindonesiaan sebagai ruang pengabdian. Kader tidak boleh tercerabut dari ketiganya. Jika Islam kehilangan daya etis, tajdid kehilangan keberanian, dan Indonesia kehilangan arah kebangsaan, maka kader Muhammadiyah pun kehilangan jati dirinya.

Dalam perkembangan politik Indonesia hari ini, kita menyaksikan realitas yang kompleks: menguatnya politik identitas, pragmatisme kekuasaan, polarisasi sosial, serta melemahnya etika publik. Dalam situasi seperti ini, kader Muhammadiyah tidak boleh larut menjadi penonton, apalagi ikut hanyut dalam arus populisme dan transaksi kepentingan.

Secara ideologis, kader Muhammadiyah harus berdiri pada posisi Islam Berkemajuan: Islam yang mencerahkan, membebaskan, dan memajukan. Itu berarti agama tidak boleh dijadikan alat legitimasi kekuasaan, tetapi harus menjadi sumber kritik moral terhadap kekuasaan. Kader tidak boleh menjual ayat demi jabatan, dan tidak boleh menukar prinsip demi kedekatan.

Muhammadiyah sejak awal memilih jalan politik kebangsaan, bukan politik kekuasaan. Artinya, kader Muhammadiyah boleh berada di mana saja: di partai, birokrasi, kampus, media, dan masyarakat sipil. Tetapi ideologinya harus satu: memperjuangkan keadilan, keberadaban, dan kemaslahatan publik, bukan kepentingan kelompok sempit.

Di sinilah peran kader menjadi penting: kader Muhammadiyah harus terus menggali informasi, memperluas wawasan, dan membiasakan diri berpikir kritis. Di era banjir informasi, kader tidak boleh mudah terpancing emosi, hoaks, atau provokasi. Kader dituntut mampu membaca persoalan secara utuh, menganalisis dengan nalar sehat, serta menjawab tantangan zaman dengan kecerdasan dan kedewasaan.

Setiap kritik kepada Muhammadiyah, dari siapa pun dan dalam bentuk apa pun, harus dihadapi dengan kepala dingin dan argumentasi yang jernih. Bukan dengan amarah, apalagi dengan sikap defensif yang menutup diri dari evaluasi. Kritik adalah bagian dari dinamika publik yang justru bisa menjadi cermin untuk memperbaiki gerakan.

Dalam prinsip Dakwah Islam Berkemajuan, kader Muhammadiyah tidak cukup hanya benar, tetapi juga harus bijak dalam cara membenarkan. Tidak cukup hanya berani, tetapi juga harus beradab dalam menyampaikan. Kader tidak menjawab tantangan zaman dengan teriakan emosional, melainkan dengan penjelasan rasional, sikap santun, dan keteladanan nyata.

Di tengah hiruk-pikuk politik dan sosial Indonesia mutakhir, kader Muhammadiyah harus tampil sebagai moral force—kekuatan etis yang tidak mudah dibeli, tidak mudah diintimidasi, dan tidak mudah dibungkam. Kader harus menjadi penyejuk di tengah polarisasi, pengkritik etis terhadap kebijakan yang merugikan rakyat, serta penjaga nilai Pancasila yang sejalan dengan tauhid dan keadilan sosial.

Komitmen kader Muhammadiyah pada akhirnya adalah komitmen pada proses. Bukan ingin cepat terlihat, tetapi ingin lama bermanfaat. Bukan mengejar posisi, tetapi menjaga kontribusi. Bukan sekadar hadir di struktur, tetapi hidup dalam peran.

BACA JUGA

SD Muhammadiyah 1 Klaten Sosialisasi Habituasi Panca Tertib Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini

Abdul Mu’ti: Tidak Adil Kalau Hanya Karena 1 Kasus Sekolah Ditutup

Budaya Tertib Berlalu Lintas

Awali Aksi dari Kampus UMJT, Aliansi BEM Madiun Gelar Aksi Simbolik Satu Tahun Tragedi Agustus 2025

Menjaga Marwah, Menyambung Estafet

Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

Sebagaimana pesan K.H. Ahmad Dahlan, ber-Muhammadiyah bukan untuk mencari hidup di Muhammadiyah, tetapi menghidupkan Muhammadiyah. Dan itu hanya bisa dilakukan oleh kader-kader yang setia pada nilai, konsisten dalam amal, kritis dalam berpikir, dan tulus dalam perjuangan untuk Islam dan Indonesia. (*)

 

Tags: Kader MuhammadiyahMuhammadiyahTulisan Jufri
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Kapolri Baru Tetap Polisi
Jufri Daily

Kapolri Baru Tetap Polisi

by Mujaddid
2 Oktober 2026
19
Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah: Merawat Kebersamaan, Menjaga Ruh Islam Berkemajuan
'Aisyiyah

Marhaban Muktamar 49 dan Tantangan Tata Kelola Lingkungan

by Mujaddid
2 Oktober 2026
10
Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah: Merawat Kebersamaan, Menjaga Ruh Islam Berkemajuan
'Aisyiyah

Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah: Merawat Kebersamaan, Menjaga Ruh Islam Berkemajuan

by Mujaddid
18 September 2026
15
Dari Sorong ke Medan: Perjumpaan Singkat, Pelajaran Panjang
Daerah

Dari Sorong ke Medan: Perjumpaan Singkat, Pelajaran Panjang

by Mujaddid
17 September 2026
11
Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
Internasional

Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia

by Mujaddid
14 September 2026
23
Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan
Jufri Daily

Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan

by Mujaddid
7 September 2026
21
Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT
Daerah

Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

by Mujaddid
5 September 2026
5
Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49
Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49

by Mujaddid
31 Agustus 2026
16
Dorong Visi World Class University, UMSU Teken Kerja Sama Internasional dengan PCIM Britania Raya dan Irlandia
Internasional

Dari Tanah Deli ke London: Sebuah Jembatan Muhammadiyah Menuju Dunia

by Mujaddid
29 Agustus 2026
14
Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar 49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta
Daerah

Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar 49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta

by Mujaddid
29 Agustus 2026
12

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Gandeng PDM Sabang, SPs UMSU Gelar PkM Berbasis Potensi Lokal
  • Amankan Dua Laga Kandang Beruntun, PSMS Tekuk Persikad Depok 4-0
  • Mengembalikan Kedaulatan yang Tergadai: Perlunya RUU Migas 2026 Berkiblat Pada UU No. 8/1971
  • Kapolri Baru Tetap Polisi
  • Benteng Takwa Cegah Ghazwul Fikri: Menuju Kebangkitan Islam Berkemajuan
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Mengembalikan Kedaulatan yang Tergadai: Perlunya RUU Migas 2026 Berkiblat Pada UU No. 8/1971
Nasional

Mengembalikan Kedaulatan yang Tergadai: Perlunya RUU Migas 2026 Berkiblat Pada UU No. 8/1971

Kapolri Baru Tetap Polisi
Jufri Daily

Kapolri Baru Tetap Polisi

Benteng Takwa Cegah Ghazwul Fikri: Menuju Kebangkitan Islam Berkemajuan
Islam

Benteng Takwa Cegah Ghazwul Fikri: Menuju Kebangkitan Islam Berkemajuan

Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah: Merawat Kebersamaan, Menjaga Ruh Islam Berkemajuan
'Aisyiyah

Marhaban Muktamar 49 dan Tantangan Tata Kelola Lingkungan

Kapolri Baru, “Menguji Kewenangan, Menagih Kepercayaan”
Nasional

Kapolri Baru, “Menguji Kewenangan, Menagih Kepercayaan”

UMSU di Panggung 2045: Menjawab Kompas Kapolri di Era Bonus Demokrafi
Nasional

UMSU di Panggung 2045: Menjawab Kompas Kapolri di Era Bonus Demokrafi

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.