TAJDID.ID || Mantan Direktur Kredit UMK Bank DKI Babay Farid Wazdi (BFW) kini tengah menjalani persidangan kasus pemberian fasilitas kredit PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).
Sidang perdana Babay telah berlansung pada Selasa, 23 Desember 2025 di Pengadilan Tipikor Semarang
Adapun, pada Selasa, 6 Januari 2026, ia telah mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Kini, Babay menunggu putusan Sela dari majelis hakim atas eksepsi dirinya dan tanggapan dari JPU sebelumnya.
Sementara itu, pihak keluarga BFW terus memberikan dukungan moral untuknya.
Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo
Terbaru, anak bungsu Babay menuliskan surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto atas kasus yang menimpa ayahnya. Surat tersebut dimuat dalam akun Instagram @pipitibrahim (Istri Babay Farid Wazdi) pada Kamis, 15 Januari 2026.
Berikut surat terbuka dari anak bungsu Babay Farid Wazdi yang berjudul: AYAH..Apakah Pak Presiden Akan Menolong Kita?
Biasanya… ayahku hadir di boarding tempat aku menuntut ilmu 2 minggu sekali. Ia bekerja di Sumatera namun sepertinya ia memaksakan rutin pulang untukku, mas2ku, dan mamaku.
Setengah tahun sudah tawanya tak kudengar di lingkungan sekolahku ini. Sholat jamaahnya tak kulihat di masjid sekolahku ini. Ia bagai raib tak tentu rimbanya.
2 bulan lalu, mamaku baru memberitahuku. Takut mentalku jatuh, takut aku nggak kuat jika aku tau dari awal. Aku menangis, terdiam, lalu menangis lagi. Aku tidak percaya
Ayahku dipenjara.
Sesuatu yang jauuuh baget dari perbincangan keluarga
Sesuatu yang tidak pernah dibahas
Sesuatu yang jauh lah ituSedari aku kecil, uang kembalian saja ditagih
Kalau disuruh ke Alfa, kembaliannya dibalikkan ya, katanya
Kalau menemukan uang di dalam rumah, harus dikasih ke mama
Siapa tau, anggota rumah ada yang teledor, uangnya jatuh
dan dia perlu….jadi harus dibalikin, bukan diambilAku suka menabung
Karena mama mengajarkan aku investasi
namun tidak serta merta aku ada uangnya
karena uang saku sering aku habiskan untuk jajanNamun ayah suka memberiku sebagai reward jika aku selesai mengaji atau menegrjakan PR sendiri
atau aku mau bantu-bantu pekerjaan rumah
Ayah selalu mengajarkan kerja keras
Uang diperoleh dengan cara yang…kerja keras!Dia yatim dari remaja
sering mengingatkan aku dan 2 masku
hidup kami lebih jauh beruntung dari ia remaja
yang pingin bakso keliling saja selalu gagal dibelikan
saat bakso itu datang iapun lari menghampiri emih-nenekku
Mih…minta bakso, itu lewat itu ting ting ting
Bakso apaan….halllah bakso can kiih kuda saja dipinginin
Larilah ayah belia….menghindari sambitan kain emih
makan bakso saja
yang kapanpun bisa kuminta
Ayah kecil sampai tak bisaKadang aku merasa itu berlebihan menggambarkan penderitaanya
Tapi kemudian, aku tau sebuah cerita adik ayah dimasukkan ke panti asuhan
memang ternyata semiskin itu
Jika untuk makan saja harus bergantung pada panti asuhan
apalagi untuk jajan bakso
Ayah pula yang mengajarkan aku kejujuran
hidup kita yang penting jujur
orang jujur akan mujur nasibnyaKini aku tak percaya itu
Ayahku jujur
Mengapa nasibnya tak mujur?
Sering tiba-tiba air mataku menetes jika ingat ayahku
aku usap karena di dalam kelas
rasa ssak itu tidak bisa dikendalikan
jika sudah begitu, aku ke kamar mandi
biar nggak malu dilihat teman-temankuWaktu SD aku sering main di ruangan kantornya
dari orang-orang itu aku tau
Ayahku tak pernah mencuri uang
bahkan juga tidak pernah ada yang memberinya uang
karena itu, sudah pasti ditolakYang aku dengar dari orang-orang
ayahku dalam bekerja selalu teliti
jika aku ke kantornya
aku pernah dengar dari tante dan om-om teman ayahku di kantor
jangan coba-coba tidak teliti menemukan kesalahan
bisa merepet ayah pada mereka sampai sore
memang ayahku suka mengajari orang
suka merepet juga
yang salah pasti ditegur
yang malas apa lagi
aku juga yang sering kena tegur
tapi aku senang-senang saja
karena menegur tanda ia sayangAyah, aku tidak tau ayah sampai kapan di sana. Kalau kutanya mamah, katanya pasti ada jalan. Allah pasti menolong dari pintu yang kita tidak tau.
Pak Prabowo, Pak Presiden Indonesia, tolonglah ayahku. Tom Lembong pernah ditolong, Bu Ira juga. Mereka sama-sama tidak pernah mencuri, sama dengan ayahku.
Aku berdoa setiap malam
Agar pak Presiden juga mau menolong ayahku
Ayahku pahlawanku
aku mau melakukan apa saja untuk menebusnya
bahkan kalaupun syaratnya jadi ranking 1 akan kulakukan
hal yang tak pernah terjadi dalam sekolahku sebelumnya
aku akan bekerja keras
seperti pesan ayah
kerja keras dan jujur
tolong ya pak Presiden…
Terima kasih
Ttd
Putra Bungsu Ayahku
“Babay Farid Wazdi”

