No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Masyarakat Sumatera Utara Ingin Langkah Nyata: “Kasus Ijazah Jokowi Harus Jadi Momentum Supremasi Hukum”

7 Oktober 2025
in Daerah, Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Medan || Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Anshor Siregar, menilai masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, memiliki tingkat literasi politik yang tinggi dan sangat peka terhadap dinamika kekuasaan nasional, termasuk isu-isu yang berakar pada konteks globalisasi.

Menurutnya, isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka bukanlah hal yang sulit dicerna oleh publik Sumatera Utara. “Masyarakat di sini well-informed. Mereka tahu cara membaca situasi politik nasional, dan memahami relasi kuasa yang bermain di baliknya,” ujar Siregar di Medan, Selasa (7/10).

Ia menilai, kehadiran tiga serangkai penulis buku Jokowi’s White Paper — Roy Suryo, Rismon H. Sianipar, dan Tifa — yang dijadwalkan hadir di Medan pada 10 Oktober mendatang, akan menjadi momentum penting dalam konsolidasi sosial masyarakat. “Itu semacam social consolidation untuk meneguhkan harapan masyarakat bahwa penegakan supremasi hukum masih mungkin terjadi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.

BACA JUGA

Papan Reklame Rokok di Jalan Glugur dan Guru Patimpus Medan Diduga Langgar Perda dan Merusak Estetika Kota

Eco Bhinneka Muhammadiyah Luncurkan Program Memperkuat Inisiasi Kepemimpinan Kaum Muda Lintas Iman dalam Perubahan Iklim melalui Keadilan Gender

Ketimpangan Kampus Negeri~Swasta Kian Lebar, Muhammadiyah Desak Evaluasi Jalur Mandiri di PTN

Milad UMY Jadi Momentum Refleksikan Pentingnya Pendidikan dalam Membangun Peradaban

Ketua DPC PERADI Medan: Tingkat Kelulusan PKPA Fakultas Hukum UMSU Sangat Baik

Ranting Muhammadiyah Penting Wujudkan Lingkungan ASRI di Hari Peduli Sampah Nasional

Namun Siregar menambahkan, publik juga menyadari bahwa banyak partai politik saat ini masih bersikap wait and see terkait arah pemerintahan ke depan. “Rakyat tahu, partai-partai sedang berhitung untung-rugi politik. Sikap seperti itu memuakkan. Revolusi keadaan memang berisiko, tetapi rakyat juga sadar banyak kekuatan institusional pemerintah masih ambivalen — antara ingin tetap berorde Jokowi atau berorde Prabowo,” tegasnya.

Kegelisahan terbesar masyarakat, lanjut Siregar, justru kini tertuju pada tanda-tanda bahwa keordean Prabowo mulai kehilangan harapan perubahan yang dulu dijanjikan. “Masyarakat Sumatera Utara ingin melangkah lebih maju. Mereka tidak mau trauma nasional selama satu dekade pemerintahan Jokowi dilupakan, tetapi ingin peristiwa itu ditelaah secara hukum agar menjadi pelajaran kebangsaan,” paparnya.

Menurutnya, refleksi penting yang kini muncul di tengah masyarakat Sumut adalah pertanyaan mendasar: “Mengapa bangsa sebesar Indonesia bisa begitu naif selama sepuluh tahun terakhir, dan bagaimana agar hal memilukan itu tidak terulang?”

Selain itu, Siregar juga mengingatkan bahwa isu ini tidak berdiri sendiri. “Ada anatomi kasus yang lebih luas. Sebagaimana pernah diungkap oleh mantan perwira intelijen, Kolonel Sri Radjasa, skenario eksternal untuk memecah Indonesia juga bukan isapan jempol. Ini serius dan harus menjadi bagian dari kesadaran nasional,” ujarnya.

Siregar menegaskan bahwa masyarakat Sumatera Utara kini berada pada fase kedewasaan politik yang menuntut keberanian negara menegakkan hukum tanpa pandang bulu. “Inilah saatnya supremasi hukum berdiri tegak. Bukan sekadar untuk menghukum masa lalu, tapi untuk memastikan masa depan bangsa tidak lagi dikelabui,” pungkasnya. (*)

Tags: GibranjokowiRismon SianiparRoy Suryoshohibul anshor siregarTifa
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

NTP Naik Tapi Petani Tetap Miskin: Sosiolog Sebut Data BPS Hanya Manipulasi Realitas
Daerah

NTP Naik Tapi Petani Tetap Miskin: Sosiolog Sebut Data BPS Hanya Manipulasi Realitas

by Mujaddid
28 Juli 2026
27
Shohibul: Presiden Sebaiknya Rombak Struktur Anggaran
Nasional

Sosiolog Soroti Universitas Republik Indonesia: “Institusi Pendidikan atau Reproduksi Elit Kekuasaan?”

by Mujaddid
24 Juli 2026
31
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”
Nasional

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

by Mujaddid
19 Juli 2026
37
Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”
Esai

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

by Mujaddid
3 Agustus 2026
27
Penyiksaan oleh Aparat TNI-Polri di Sumut Ancam Demokrasi dan Hak Asasi Warga
Internasional

Kesaksian Akademisi: AI Menipu Saya, Jangan Percaya Buta!

by Mujaddid
14 Juni 2026
71
Akademisi ini Paparkan Peta Pilpres 2024 di Sumatera Utara
Nasional

Rupiah Sekarat Bertengkar dengan Siapa? Ini Jawaban Menohok Akademisi

by Mujaddid
12 Juni 2026
91
Menolak Jadi Penonton Pasif: 5 Langkah Taktis Aceh Amankan Kekayaan Gas Blok Andaman
Nasional

Menolak Jadi Penonton Pasif: 5 Langkah Taktis Aceh Amankan Kekayaan Gas Blok Andaman

by Mujaddid
9 Juni 2026
58
Cegah Kriminalitas, Shohibul: Muhammadiyah Perlu Tentukan Prioritas Orientasi Dakwahnya
Daerah

LHKP Muhammadiyah Sumut Desak Pemerintah Hentikan Personifikasi Kurban APBN

by Mujaddid
28 Mei 2026
158
Pakar Sentil KPK Soal Usulan E-Voting Pemilu: Jangan Bicara di Luar Domain Tugas!
Nasional

Pakar Sentil KPK Soal Usulan E-Voting Pemilu: Jangan Bicara di Luar Domain Tugas!

by Mujaddid
9 Mei 2026
52
Magnet Investor, Tanah yang Menghilang
Daerah

Magnet Investor, Tanah yang Menghilang

by Mujaddid
1 April 2026
45

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara
  • Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

85 Mahasiswa Prodi IAP FISIP UMSU PPL di Kabupaten Samosir
Daerah

Sinergisme PPL: Penguatan Kebijakan Pembangunan Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.