No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

‘Aisyiyah Ranting Se-Gondokusuman Yogyakarta Tingkatkan Keterampilan Pengurangan Plastik Sekali Pakai di Pasar Tradisional

15 September 2025
in 'Aisyiyah, Daerah
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Peserta antusias berdiskusi dan memaparkan hasil diskusinya dalam kegiatan Capacity Building bertajuk ‘Pasarku Tempat Ibadahku’, pada Minggu (14/9) di SD Muhammadiyah Demangan - Yogyakarta. (Foto oleh: Ahmad Maulidurrohman)

Peserta antusias berdiskusi dan memaparkan hasil diskusinya dalam kegiatan Capacity Building bertajuk ‘Pasarku Tempat Ibadahku’, pada Minggu (14/9) di SD Muhammadiyah Demangan - Yogyakarta. (Foto oleh: Ahmad Maulidurrohman)

Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Yogyakarta || Tingkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk pengelolaan pengurangan plastik sekali pakai di Pasar Demangan Kota Yogyakarta, Ibu-Ibu anggota Ranting ‘Aisyiyah se Cabang Gondokusuman dan warga sekitarnya, mengikuti kegiatan Capacity Building bertajuk ‘Pasarku Tempat Ibadahku’, pada Ahad (14/9).

Pertemuan yang berlangsung di SD Muhammadiyah Demangan – Yogyakarta ini, merupakan kegiatan kedua dalam rangkaian Program ‘Pasar Tradisional Bebas Plastik melalui Pendekatan Keagamaan untuk Mewujudkan Pelestarian Lingkungan’. Program tersebut diselenggarakan atas kerjasama Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah (LAZISMU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong upaya perubahan perilaku dari pengunjung dan pedagang pasar tradisional untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai,” ungkap Ketua LLHPB PP ’Aisyiyah, Rahmawati Husein.

Rahmawati mengatakan kegiatan ini bagian dari program Green ‘Aisyiyah sebagai upaya ‘Aisyiyah untuk berkontribusi melestarikan lingkungan. Ia juga berharap upaya ini menjadi sebuah jihad lingkungan yang berkelanjutan.

“Dengan semangat ‘Pasarku Tempat Ibadahku’, di pasar pun kita beribadah untuk menjaga lingkungan,” ajaknya. Ia juga berpesan meski program atau pelatihan sudah berakhir, perilaku praktik penggunaan wadah guna ulang -tidak menggunakan plastik sekali pakai- perlu terus menerus dijalankan di pasar.

Rowiyah, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta menjelaskan pentingnya program pasar bebas plastik. “Kota Yogyakarta sendiri beberapa tahun ke belakang dan sampai saat ini masih mengalami darurat sampah, baik itu sampah organik rumah tangga maupun sampah non organik seperti plastik,” ungkapnya.

Menurut Rowiyah, membangun kesadaran dan perubahan perilaku saat beraktivitas di pasar, menjadi langkah strategi dalam menghadapi permasalahan sampah. “Walaupun masih perlahan, in syaa Allah praktik baik ini akan menjadi sebuah pembiasaan diri, dan menginspirasi langkah dakwah kita kepada masyarakat luas. Dengan begitu, masyarakat turut mewujudkan lingkungan yang sehat,” ungkap Rowiyah yang turut mengawal kegiatan ini sejak pertemuan pertama.

Kegiatan Capacity Building ini menghadirkan narasumber Erwan Widyarto – Bidang Lingkungan Hidup ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Organisasi Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Orwil DIY), dan Intan Mustikasari – Anggota Divisi Lingkungan Hidup LLHPB PP ‘Aisyiyah.

Erwan memantik dengan paparan pentingnya circular economy, sebagai solusi masa depan melalui pengolahan sampah. Sedangkan Intan menjelaskan strategi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di Pasar Demangan.

“Saat ini kita benar-benar menghadapi darurat sampah plastik. Hal ini disebabkan oleh egoisme kita yang masih enggan memilah sampah dan membiarkannya menyatu dengan timbunan sampah lain,” ungkap Erwan.

Ia pun memaparkan contoh tragedi besar akibat tumpukan sampah, seperti meledaknya TPA Leuwigajah (Cimahi, Jawa Barat) tahun 2005, menyebabkan 2 desa tertimbun sampah, 157 korban meninggal dunia. “Ini adalah contoh nyata dampak yang akan terjadi ketika semua sampah menyatu dan tidak ada proses pemilahan. Dan banyak TPA di Indonesia yang gagal dalam mengelola sampah karena belum menerapkan sistem pemilahan antara sampah organik dan non-organik sehingga proses penguraian sampah terhambat dan memunculkan gas metana yang mudah terbakar atau meledak,” kata Erwan.

BACA JUGA

Ayu Saragih Pimpin PDNA Simalungun

Kemenparekraf bersama Disbudpar Sumut Gelar Diskusi Pengembangan Event Berkelanjutan

Gelar Festival HAM 2023, PC IMM Purworejo Soroti Urgensi Penegakan HAM di Indonesia

Diikuti 162 Kampus, Rakornas Fosma 2026 Pertegas Arah Kebijakan Kemahasiswaan PTMA

Muhammad Arifuddin Terpilh Jadi Ketum DPD IMM Sumut

Duta Literasi Manajemen UM Bandung Perkuat Kecakapan Finansial Generasi Digital

Erwan kemudian menjelaskan bahwa ekonomi sirkular membuka peluang untuk mewujudkan pemanfaatan sumber daya yang meminimalkan limbah melalui edukasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta konsep Zero Waste.

Narasumber kedua, Intan Mustikasari, mengajak peserta Capacity Building mendiskusikan persoalan sampah plastik dengan membentuk kelompok dan merumuskan strategi penerapan diet plastik di pasar.

“Kerap kita temukan masyarakat masih menggunakan plastik sekali pakai saat berbelanja di pasar. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama untuk mengajak pembeli maupun pedagang beralih ke tas belanja ramah lingkungan serta wadah yang dapat digunakan berulang,” ajaknya.

Ia menambahkan, melalui pendekatan keagamaan dapat disampaikan nilai-nilai agama tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menjelaskan dampak yang akan timbul bila manusia abai terhadap alam.

Sebanyak 60 orang peserta turut hadir pada kegiatan ini yang berlangsung sejak siang sampai sore. Mereka berasal dari Pimpinan Cabang Gondokusuman, Pimpinan Ranting se Cabang Gondokusuman, LLHPB Pimpinan Wilayah DIY dan Daerah Kota Yogyakarta, serta kelompok ibu-ibu sekitar Pasar Demangan. (*)

 

✒️ Farah/Intan

Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
Jufri Daily

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat

by Mujaddid
15 September 2026
11
Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
Internasional

Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia

by Mujaddid
14 September 2026
11
Kukuhkan Raja Muda Perlis Jadi Canselor UMAM, Prof. Abdul Mu’ti Berharap Jadi Jembatan Ilmu Pengetahuan Dua Bangsa
Internasional

Kukuhkan Raja Muda Perlis Jadi Canselor UMAM, Prof. Abdul Mu’ti Berharap Jadi Jembatan Ilmu Pengetahuan Dua Bangsa

by Mujaddid
14 September 2026
11
UMSU Bangga Jadi Tuan Rumah Pengukuhan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM
Internasional

UMSU Bangga Jadi Tuan Rumah Pengukuhan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM

by Mujaddid
14 September 2026
4
PP Muhammadiyah Kukuhkan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM di UMSU
Internasional

PP Muhammadiyah Kukuhkan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM di UMSU

by Mujaddid
14 September 2026
7
Ujian Akhir Program RPL MIH UMSU Berjalan Sukses dan Khidmat, 60 Mahasiswa Dinyatakan Lulus
Daerah

Ujian Akhir Program RPL MIH UMSU Berjalan Sukses dan Khidmat, 60 Mahasiswa Dinyatakan Lulus

by Mujaddid
14 September 2026
36
Tindaklanjut MoU, BWI Simalungun Targetkan 241 Sertifikat Tanah Wakaf
Daerah

Tindaklanjut MoU, BWI Simalungun Targetkan 241 Sertifikat Tanah Wakaf

by Mujaddid
14 September 2026
1
Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

by Mujaddid
14 September 2026
11
Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
Muhammadiyah

Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun

by Mujaddid
12 September 2026
4
UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

by Mujaddid
12 September 2026
60

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
  • Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
  • Kukuhkan Raja Muda Perlis Jadi Canselor UMAM, Prof. Abdul Mu’ti Berharap Jadi Jembatan Ilmu Pengetahuan Dua Bangsa
  • UMSU Bangga Jadi Tuan Rumah Pengukuhan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM
  • PP Muhammadiyah Kukuhkan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM di UMSU
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
Jufri Daily

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.