No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Penjilat

23 Juli 2025
in Nasional, Opini, Tilikan
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: M. Risfan Sihaloho

 

Di setiap rezim, dalam setiap sistem kekuasaan, hampir selalu hadir, satu spesies sosial yang tak pernah absen, yaitu para “penjilat” (sycophants).

Mereka adalah orang-orang yang menjadikan loyalitas sebagai alat, bukan karena keyakinan, tapi demi kepentingan. Mereka sangat terampil, tahu kapan harus memuji, kapan harus membenarkan, dan kapan harus diam.

Penjilat bukan hanya bawahan yang takut kehilangan jabatan. Mereka bisa jadi pejabat tinggi, intelektual, bahkan figur publik yang sebelumnya kritis tapi mendadak jinak saat kekuasaan mengulurkan tangannya. Motif mereka sederhana: akses, keamanan, dan keuntungan pribadi.

BACA JUGA

Tipokrasi

Rentan Bocor Informasi, Azmi: KPK Saat ini Mudah Dijinakkan

Pesan Busyro Muqoddas: Pemimpin yang Shalat dengan Khusuk Akan Takut Berkhianat

Sri Mulyani Sunat THR dan Gaji-13 PNS, Publik Protes dengan Buat Petisi

MLH PP Muhammadiyah Siap Berkolaborasi dengan Eco-Bhinneka Rawat Kerukunan Umat Beragama melalui Aksi Lingkungan

Prof Abdul Mu’ti Berharap Muktamar 48 Muhammadiyah ‘Aisyiyah Bebas dari Politik Uang dan Intrik

 

Tabiat Penjilat

Ada beberapa tabiat yang khas dimiliki oleh para penjilat:

Pertama, selalu membenarkan, tak pernah mengingatkan.

Penjilat hidup dari anggapan dan klaim bahwa pemimpin tidak boleh salah atau disalahkan.

Kalaupun sekiranya pemimpin salah, mereka merasa berkewajiban untuk menutupinya. Bahkan jika junjungan “berak sembarangan”, mereka siap untuk jadi “tukang cebok” dan menjilat semua kotoran junjungan sampai benar-benar bersih.

Dan bila ada yang mengkritik penguasa, maka tugas mereka adalah jadi pembela, bahkan jika perlu menyerang pihak yang mengkritik itu.

Kedua, pandai menciptakan narasi.

Bagi mereka, setiap keputusan penguasa adalah “langkah strategis” yang wajib diapresiasi, tak peduli seburuk apapun dampaknya bagi rakyat. Mereka akan menyulap kebijakan gagal menjadi “kesuksesan yang tertunda”.

Mereka tahu kata-kata bisa menyihir. Maka, mereka tak segan menyusun narasi yang membingkai sosok pemimpin sebagai tokoh heroik, walau kenyataannya jauh dari itu. Mereka begitu pro-aktif membentuk opini publik melalui propaganda, bukan fakta.

Ketiga, anti kritik.

Lazimnya para penjilat merasa risih dan terancam oleh suara-suara yang kritis dan independen. Maka mereka akan mendorong agar pemimpin menjauhkan para pengkritik. Dalam banyak kasus, mereka memainkan peran penting dalam kriminalisasi oposisi atau pembungkaman media.

Keempat, bermuka dua.

Di hadapan penguasa, para penjilat bersikap bak pelayan setia yang gemar memuji. Namun di belakang, mereka sibuk mencari jalan keluar bila angin politik berubah arah. Kesetiaan mereka hanya berlaku selama kekuasaan masih kuat dan berjaya. Jika kekuasaan sudah mulai lemah dan nyaris ambruk, merekapun dengan gesit cari posisi aman dan siap “balik-gagang”.

 

Sangat Berbahaya

Mengapa penjilat berbahaya? Karena sesungguhnya keberadaan penjilat pitensial memperlemah kekuasaan dari dalam. Mereka menciptakan ilusi bahwa semuanya berjalan baik, padahal sedang menuju jurang.

Dalam sejarah, banyak penguasa tumbang bukan karena musuh eksternal, tetapi karena terlalu percaya pada orang-orang yang hanya berkata apa yang ingin mereka dengar.

Seperti dikatakan oleh sejarawan Lord Acton, “Kekuasaan cenderung korup, dan kekuasaan absolut korup secara absolut.” Tapi dalam praktiknya, korupsi kekuasaan seringkali dipercepat oleh keberadaan para penjilat yang menjauhkan penguasa dari realitas.

Sosiolog Prancis Pierre Bourdieu menyebut bahwa penjilat memainkan peran dalam menjaga “ilusi legitimasi” kekuasaan. Mereka membuat kekuasaan tampak rasional, walau sebenarnya rapuh dan keropos.

Sementara itu, ilmuwan politik Indonesia, Jeffrey Winters, menyebut bahwa dalam negara oligarkis, para penjilat menjadi “penghubung antara elite dan sistem,” mengamankan status quo sambil menindas suara kritis.

 

Penutup

Penjilat mungkin tak pernah mencuri uang negara secara langsung, tapi mereka mencuri yang lebih berharga: yakni kebenaran.

Mereka menutup jendela-jendela kritik, menyekat ruang publik, dan mematikan kepekaan moral pemimpin.

Maka dari itu, mewaspadai keberadaan mereka bukan hanya tugas pemimpin, tapi juga kewaspadaan rakyat.

Ingat! bangsa yang sehat bukan hanya ditentukan oleh siapa yang berkuasa, tetapi juga oleh siapa yang berani berkata jujur di hadapan kekuasaan. (*)

Tags: M Risfan SihalohoPenjilat
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

by Mujaddid
14 Oktober 2026
77
Maestro Sihaloho: Dari Mesin Tik Sebelas Jari hingga Dunia Jurnalistik
Daerah

Maestro Sihaloho: Dari Mesin Tik Sebelas Jari hingga Dunia Jurnalistik

by Mujaddid
15 Juni 2026
125
Engkolisme
Nasional

Engkolisme

by Mujaddid
1 September 2026
145
Jogetokrasi
Nasional

Jogetokrasi

by Mujaddid
23 Agustus 2025
133
Merindukan Politik Otentik di Tengah Kabut Kepalsuan Demokrasi
Nasional

Merindukan Politik Otentik di Tengah Kabut Kepalsuan Demokrasi

by Mujaddid
1 September 2026
109
Ketika yang Lemah Melawan
Nasional

Ketika yang Lemah Melawan

by Mujaddid
14 Juli 2025
136
Topeng Kekuasaan
Nasional

Topeng Kekuasaan

by Mujaddid
10 Juli 2025
166
Otoritarianisme: Ketika Kekuasaan Berhenti Mendengar, Rakyat Berhenti Bersuara
Esai

Otoritarianisme: Ketika Kekuasaan Berhenti Mendengar, Rakyat Berhenti Bersuara

by Mujaddid
8 Juli 2025
158
Nasional

Bangsa Pahlawan

by Mujaddid
10 November 2024
1k
Demokrasi Distortif
Nasional

Demokrasi Distortif

by Mujaddid
29 Februari 2024
1k

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
  • Jadi Role Model SMP Unggulan, Muhammadiyah Rawamangun Studi Tiru ke SMP UMP
  • Rislah Islam Kesemestaan
  • Perkuat Keterampilan Praktik 516 Mahasiswa, Laboratorium Hukum FH UMSU Bekali Puluhan Asisten
  • UMSU Vibes
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
Daerah

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?

Rislah Islam Kesemestaan
'Aisyiyah

Rislah Islam Kesemestaan

UMSU Vibes
Muhammadiyah

UMSU Vibes

Jangan Polos Memandang Politik
Nasional

Jangan Polos Memandang Politik

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung
Jufri Daily

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.