No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Jimly Asshiddiqie “Dirujak” Netizen Gegara Sebut RI Negara Demokrasi Terbesar di Dunia

3 Desember 2024
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Jimly Asshiddiqie

Jimly Asshiddiqie

Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID || Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie memaparkan komparasi hasil raihan suara pemenang Pilpres 2019, Pilpres 2024 dan Pilpres 2024 Amerika Serikat. Dari perbandingan itu, Jimly menyimpulkan, bahwa Republik Indonesia dapat disebut negara demokrasi terbesar di dunia

“Di pilpres 24 Prbowo dpt suara 96 jt & Jokowi (19) 85,6 jt= prsiden dipilih rkyat trbnyak dunia di ats Biden 20 (81 jt) & Trump 24 (76 jt). Pilkada serentak pasca pemilu jg lancar. Maka RI dpt disebut demokrasi trbesar dunia. Tinggal tingkatkn index kualitas yg skrg ranking 54,” tulis Jimly di laman “X”pribadinya, Sabtu (30/11).

Tangkapan layar cuitan Jimly Asshiddiqie.

Cuitan mantan Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) ini langsung ramai mendapat respon dari warganet. Sampai berita ini ditayangkan, setidaknya ada 600 komentar yang menaggapi cuitan tersebut.

Namun menariknya, hampir semua komentar yang muncul tidak sepakat dengan pendapat Jimly. Bahkan tidak sedikit komentar yang bernada “sinis” dan mengkritik cuitan Jimly itu secara sarkastik.

“Setelah dibaca komennya dari atas sampe bawah sebagai akademisi saya berkesimpulan bahwa netijen lebih cerdas dari professor; mungkin karena netijen indonesia tdk cuma teori dan buku, mereka langsung beribteraksi dg dunia luar, riel di lapangan dan tanpa beban jujur bersuara,” ujar akun @HNahdiana.

Berikut beberapa komentar bernada sinis dan sarkas yang dilontarkan warganet terhadap cuitan Jimly:

Ngaco jk RI disebut demokrasi terbesar di dunia. (@Khalsa86_mdn)

 

BACA JUGA

BKSPTIS Rumuskan 7 Seruan Moral untuk Pemilu 2024

Walikota Medan Apresiasi Panitia Muktamar 49 Muhammadiyah

Sastra Lisan dan Pembentukan Nasionalisme Indonesia

Delusi Kemerdekaan

SUMU Catalyst Bahas Strategi Membangun Bisnis Tahan Krisis di Tengah Ketidakpastian

Mona Atalina Dorong Literasi Perempuan dari Lingkup Domestik ke Publik

“Demokrasi ??? Terbesar di dunia ?. Apakata dunia saat tahu ada orang yang diinginkan masyarakat jadi pemimpin di daerahnya, tapi diganjal oleh penguasa. Demokrasinya sudah bukan dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat lagi. Terbesar iyah, Tertinggal juga iyah” (@KangSemproel)

 

Professor fufufafa emang agak laen aku tengok. (@AnKiiim_)

 

Gak malu ya Pak bilg bgt..ohh ya sy lupa anda gk punya rasa malu lg. Anak nya gmn Pak jd kan ikut pileg. campur tangan Kepala Daerah Pengerahan aparat plus kucuran bansos utk demokrasi ???. (@RumiJerry41408)

 

Prihatin.. sebagai profesor sampai hati banding-banding angka dua pratek demokrasi.. yang satu murni yang satu brutal.. ada apa ? (@caniazhar590)

 

Ukuran demokratis = pemiliihnya terbanyak. Cara membikin pemilih terbanyak = pelihara kemiskinan + kasih bansos waktu pemilu. Dan untuk urusan itu Indonesia juaranya 👍🏻👍🏻👍🏻. Membanggakan sekaligus membagongkan 🤪. Gitu ya Prof??? 🤔😔 (@Ngopisegersek)

 

Sungguh miris ya saya baca twitt dari Prof. Rakyat Indonesia semua tau bahwa Pemilu 2024 adalah Pemilu yg paling Brutal, kok bisa2 nya ya Anda bikin twitt seperti itu…Apakah mungkin sekarang ini gelar Prof itu hanya sebagai pajangan…??? (@Datok1973).

Tags: demokrasiindonesiaJimly AsshiddiqieNegara Demokrasi
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Moral Hazard: Privatisasi Untung, Nasionalisasi Buntung
Editorial

Moral Hazard: Privatisasi Untung, Nasionalisasi Buntung

by Mujaddid
19 September 2026
57
Demokrasi yang Bau Bangkai
Nasional

Demokrasi yang Bau Bangkai

by Mujaddid
29 Agustus 2026
64
Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara
Nasional

Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara

by Mujaddid
20 Juli 2026
66
Indonesia yang Dibangun oleh Cerita-cerita Kecil
Esai

Indonesia yang Dibangun oleh Cerita-cerita Kecil

by Mujaddid
1 September 2026
66
Kita adalah Bangsa Besar?
Esai

Kita adalah Bangsa Besar?

by Mujaddid
1 September 2026
93
Menjinakkan Watak “Raja” Presiden: Belajar dari Sjafruddin, Assaat, dan Ilusi Konstitusi Sempurna
Kebangsaan

Menjinakkan Watak “Raja” Presiden: Belajar dari Sjafruddin, Assaat, dan Ilusi Konstitusi Sempurna

by Mujaddid
28 Mei 2026
77
Modernisasi Sistem Demokrasi Nagari melalui E-Voting
Daerah

Modernisasi Sistem Demokrasi Nagari melalui E-Voting

by Mujaddid
24 Mei 2026
80
Raison D’être Indonesia
Kebangsaan

Raison D’être Indonesia

by Mujaddid
9 April 2026
109
Demokrasi Tanpa Oposisi Resmi
Jufri Daily

Demokrasi Tanpa Oposisi Resmi

by Mujaddid
9 April 2026
80
Menjaga Oksigen Demokrasi: Membongkar Krisis Struktural Keselamatan Jurnalis di Indonesia
Esai

Menjaga Oksigen Demokrasi: Membongkar Krisis Struktural Keselamatan Jurnalis di Indonesia

by Mujaddid
22 Februari 2026
152

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.