No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

PDIP Usung Edy Rahmayadi, Pengamat: Peristiwa Penting di Tengah Gejala Kemunduran Demokrasi

11 Agustus 2024
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Medan || Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) resmi mengusung Edy Rahmayadi sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara. Seperti apa peluang Edy melawan super koalisi yang mengusung Bobby Nasution di Pilkada Sumatera Utara.

Pemerhati politik Shohibul Anshor Siregar mengatakan, walau last minutes “ditinggal” Partai Keadilan Sejahtera (PKS), namun jika ternyata, akhirnya, telah diputuskan bahwa PDIP mengusung Edy Rahmayadi, maka itu bermakna partai berlambang Moncong Putih telah menolak semua bujukan berkoalisi membangun sebuah Kotak Kosong untuk memuluskan dinasti Joko Widodo di Sumatera Utara.

“Ini peristiwa demokrasi yang sangat penting di tengah gejala kuat backsliding democracy (kemunduran demokrasi) di tangan Joko Widodo,” ujar dosen FISIP UMSU ini, Sabtu (10/8).

“Selain itu saya kira PDI-P telah melakukan telisik kritis yang menyeluruh, tak hanya sebatas popularitas dan elektabilitas, terhadap semua figur yang mendaftar dan pada akhirnya menyadari plus-minusnya,” imbuhnya.

Menurut Shihibul, peluang Edy Rahmayadi besar dilihat dari berbagai perspektif.

Pertama, Edy adalah petahana yang memiliki kemiripan dengan posisi politik Joko Widodo menjelang Pilpres 2019. Waktu itu Joko Widodo menempati popularitas dan elektabilitas tertinggi di antara figur yang mengemuka. Meskipun demikian, terdapat persentase penduduk yang menginginkannya untuk tidak kembali memimpin.

“Edy Rahmayadi dikehendaki oleh rakyat untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode kedua, meski terdapat suara yang bertentangan,” kata Shohibul.

Pada tahun 2014-2019 Jokowi fokus pada infrastruktur dan konsolidasi menghadapi masalah Covid-19, sedangkan pada tahun 2019-2023 Edy Rahmayadi menghadapi masalah yang sama, yakni Covid-19 dan rekonstruksi untuk new-normal. Fokus program unggulan Edy Rahmayadi relatif sama, yakni pada infrastruktur dan pendidikan.

“Kalau bukan fenomena universal di negara yang berusaha menjalankan demokrasi, kepetahanaan selalu sangat penting dalam budaya rivalitas politik di Indonesia.
Pada Pilkada serentak 2024, seluruh provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia akan potensil mengunggulkan petahana, karena jejak rekam mereka,” tegasnya.

Memang akan ada negative campaign untuk itu. Namun bahkan black campaign sekalipun tak selalu berhasil karena umumnya sangat mudah diketahui oleh pemilih bahwa narasi diramu hanya untuk kepentingan penantang dan bukan atas dasar objektivitas.

Kedua, Indonesia telah menunjukkan keajegan peristiwa kesenjangan antara akumulasi suara parpol dan gabungan parpol dalam pemilu dengan perolehan suara pasangan dalam pilkada.

“Koalisi besar tidak menjadi jaminan,” ujar Shohibul.

Shohibul melihat, tingkat independensi pemilih tidak selalu begitu berhasil diintervensi oleh partai-partai dalam pilkada, karena perbedaan aspirasi dan kepentingan.

BACA JUGA

Razia Masker di Kawasan Terminal Amplas, 111 Warga Terjaring

UMSU Band Music Talent 2025: Cetak Talenta Musik Muda Sumatera Utara

Semarak Milad Muhammadiyah ke-112, Fun Walk dan Epic Run Warnai Perayaan Seribu Gemilang Kota Blitar

Peduli Pengembangan Pendidikan Vokasi, UMSU Teken MoU dengan SMKN 1 Takengon

Diskusi Dosen FUSI UIN Sumut: Pemikiran Islam Menuju Dirasah Tathbiqiyyah

Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang Gelar Kejuaraan Rektor Cup Se-Sumatera

Dijelaskannya, pada satu sisi partai lebih mementingkan kekuasaan dan reward awal berupa materi dan janji kekuasaan yang dipersembahkan oleh figur yang diusung dan jejaring kekuasaan di belakangnya. Pada pihak lain pemilih lebih mementingkan hak-hak konstitusional mereka untuk beroleh pemimpin yang berintegritas.

“Sebetulnya, partai dan gabungan partai sangat menyadari masalah ini. Mereka hanya terjebak dalam perburuan kekuasaan dan materi yang tidak pernah terkspose luas,” ujar Shohibul.

Ketiga, mungkin ada orang yang berusaha membandingkan mudahnya Bobby Nasution menjadi calon Walikota Medan dan menang pada tahun 2020 yang lalu. Tetapi, kata Shohibul, jangan pernah lupa bahwa bukan hanya suasananya yang akan jauh berbeda, melainkan respek terhadap kekuasaan yang juga sudah sangat jauh berubah saat ini dan apalagi saat pilkada digelar 27 Nopember nanti.

Shohibul memaparkan laporan khusus Majalah TEMPO baru-baru ini, dimana rezim Joko Widodo selama sepuluh tahun disebut telah mencatatkan 18 Dosa.

“Peradilan Rakyat Luar Biasa menggugat Nawadosa Joko Widodo. Film dokumenter Dirty Vote yang tak terbantahkan telah menjadi milik publik. Meski belakangan baru disuarakan oleh para guru besar dari kampus, namun apa yang dipermasalahkan sejak lama oleh para Ketua BEM perguruan tinggi antara lain tentang fenomena anomali lips Service Joko Widodo, akhirnya terkonfirmasi,” kata Shohibul.

Meskipun demikian, menurut Shohibul Edy Rahmayadi harus segera bergerak cepat membina jaringan yang diawaki para insan demokrasi ulet yang mampu menjaga setiap suara di TPS dan arus perjalanannya hingga ke perhitungan akhir di KPU.

“Bahkan Daftar Pemilih Tetap harus disisir agar tidak ada peluang bermain curang,” sebutnya.

Bukan cuma itu, sebagai langkah antisipasi, Shohibul menyarankan Edy Rahmayadi harus mempersiapkan sebaik-baiknya data akurat untuk menghadapi potensi kecurangan yang mungkin saja urusannya harus ditempuh melalui PHPU pada Mahkamah Konstitusi. (*)

Tags: Edy RahmayadiPilkada Sumut
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Muhammadiyah di Mata Seorang Edy Rahmayadi
Daerah

Muhammadiyah di Mata Seorang Edy Rahmayadi

by Mujaddid
8 November 2024
292
Catatan Kritis Survei Elektabilitas Pilkada Sumut
Daerah

Catatan Kritis Survei Elektabilitas Pilkada Sumut

by Mujaddid
11 Oktober 2024
218
Daerah

Didukung PDIP, Ini Sejumlah Tokoh yang Dianggap Layak Dampingi Edy Rahmayadi

by Mujaddid
31 Juli 2024
217
Daerah

Pilkada di Sumut Ditengarai Akan Sarat Permainan Intervensional Kekuatan Anti Demokrasi

by Mujaddid
28 Juni 2024
153
Daerah

Pilgubsu 2024, PDIP~PKS Jajaki Koalisi dengan Nama “RASA”, Bagaimana dengan Edy Rahmayadi?

by Mujaddid
27 Maret 2024
314
Daerah

Isu “Pembegalan” terhadap Musa Rajekshah Mencuat, Ini Respon Kader PAN Sumut

by Mujaddid
26 Maret 2024
436
Martabat, Bencana dan Pekong
Daerah

Martabat, Bencana dan Pekong

by Mujaddid
5 September 2023
108
Daerah

Sejumlah Tokoh Apresiasi Kinerja 5 Tahun Kepemimpinan Eramas dalam Majukan Sumut

by Mujaddid
24 Juni 2023
79
Peta Politik Pilgubsu 2024
Daerah

Peta Politik Pilgubsu 2024

by Mujaddid
30 Mei 2023
197
Daerah

Saling Sindir Edy Rahmayadi dan Ijeck

by Mujaddid
27 Desember 2022
193

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara
  • Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

85 Mahasiswa Prodi IAP FISIP UMSU PPL di Kabupaten Samosir
Daerah

Sinergisme PPL: Penguatan Kebijakan Pembangunan Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.