No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

haraPAN

27 Mei 2024
in Muhammadiyah, Nasional, Opini
Reading Time: 4 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh Dr Salman Nasution SE.I MA

Satu di antara partai yang lahir dari era reformasi adalah Partai Amanat Nasional yang didirikan oleh prof. Dr. Amien Rais, MA bersama kawan-kawan seperjuangan reformasi lainnya dengan misi dan visi yang sama. Tidak heran jika PAN dikaitkan dengan Muhammadiyah mengingat pada saat pendirian PAN, bapak Amien Rais adalah ketua umum pimpinan pusat Muhammadiyah. Satu-satu tujuan reformasi dan PAN adalah untuk memperbaiki tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dan atau supaya masyarakat tidak kesulitan lagi memenuhi kebutuhan pokok.

Niat suci yang harus didukung oleh segenap rakyat Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, mengingat kehadiran reformasi hadir dari ketidak-adilan sosial, hukum, pendidikan dengan tingginya kasus pelanggaran HAM, sturuktural KKN serta massif, otoritarianisme kepemimpinan. Tokoh reformasi lainnya juga tidak ketinggalan memiliki tujuan yang sama dengan mendirikan partai-partai yang dasarnya tidak ada bedarnya dengan misi dan visi PAN. Tidak ketinggalan kader organisasi besar seperti Muhammadiyah yang gerah dengan KKN massif di masa orde baru, karena mereka meyakini bahwa menjadi negara besar dan maju masih ada harapan.

Berbagai informasi yang tidak terpublikasikan dengan luas (hidden information) bahwa bapak Amien menolak dipilih langsung menjadi presiden pada saat reformasi, walaupun adanya keinginan yang kuat menjadi presiden. Harus ada pemilihan umum yang demokratis agar terpilih presiden yang diinginkan oleh rakyat Indonesia. Namun hasil tidak menetapkan bapak Amien menjadi presiden pada pemilu 1999, karena suara perolehan PAN tidak berada pada papan atas, namun anggota DPR RI memilih beliau menjadi ketua majelis permusyawatan rakyat MPR RI. Pemilu 2004, beliau berpasangan dengan bapak Siswono Yuhdohusodo namun KPU RI tidak menetapkan mereka pada pemilu putaran kedua, dan pada akhirnya kemenangan calon presiden dan wakil presiden 1999-2004 adalah bapak Susilo Bambang Yudhoyono dengan bapak Jusuf Kalla.

BACA JUGA

Survei Kinerja Jokowi: 97.2 Persen Orang Minang Tidak Puas, 71.7 Persen Orang Batak Puas

Usai Dikritik Habis Warganet, Akhirnya Kominfo Blokir 15 Aplikasi PSE Judi Online

Membeli Gereja

Hebat! 2 Siswa SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen Raih Prestasi Membanggakan

Kepada Ananda Rangga, UAS: Engkau Mulia dengan Derajat Syahid

SMA Trensains Muhammadiyah Sragen Hadiri Undangan Kemendikbudristek untuk Program Sekolah Unggul

Usaha PAN untuk tampil dalam setiap event (perhelatan) pemilu selalu berada pada posisi tengah dari perolehan suara dan tentunya memiliki posisi tawar yang sedang (menengah) artinya untuk mencalonkan dirinya sendiri menjadi calon presiden PAN sangat sulit, perlu dukungan partai lainnya. Itupun kalau partai-partai lainnya sepakat mendukung calon dari kader PAN. Tidak besar dan tidak rendah, tawaran untuk menjadi calon wakil presiden bisa menjadi tawaran yang layak. Pada tahun 2014, ketua umum PAN, bapak Hatta Rajasa dipasangan dengan calon presiden RI bapak Prabowo Subianto. Bukan kalah menangnya calon presiden dan wakil presiden yang penulis sampaikan, namun PAN menjadi partai yang masih masuk dalam posisi yang penuh diperhitungkan. Tidakpun calon dari kader PAN, namun dukungan partai juga tidak jauh dari Muhammadiyah diantaranya bapak Sandiaga Uno yang punya hubungan yang kuat dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta, yaitu sebagai Badan Pembina Harian. Namun perlu diingat bahwa PAN bukan partai Muhammadiyah. Karena PAN juga menjadi wadah pengawal aspirasi bagi masyarakat Nahdlatul Ulama. Sebab, PAN saat ini banyak berisi tokoh-tokoh NU. Misalnyab caleg DPR RI PAN Dapil Jatim II adalah Gus Abdul Qodir, dia mengatakan bahwa kehadiran tokoh-tokoh NU termasuk dirinya bertujuan untuk memperkuat kepentingan umat Islam di politik.

Dalam pelaksanaan pemilu, PAN selalu menawarkan kadernya untuk masuk dalam lingkaran pemerintahan dalam rangka membesarkan baju partai. Namun tidak sedikit juga oknum PAN yang terlibat dari kasus-kasus yang menurunkan elektabilitas partai. Namun banyak strategi PAN agar PAN masih diminati rakyat, diantaranya menon-aktifkan kader PAN dan selanjutnya PAN berbuat bakti sosial kepada masyarakat. Tentunya banyak pertanyaan-pertanyaan PAN kedepan atau Quo Vadis PAN (mau dibawa kemana PAN). Jika merujuk pada era orde baru yang memiliki kelemahan dalam menyejahterakan rakyat, tentu PAN hadir memperbaiki permasalahan bangsa. Ada kritikan dari prof. Mahfud MD terkait dengan perbedaan orde baru dengan pasca reformasi bahwa korupsi saat ini lebih gila daripada masa orde baru. Pernyataan Prof. Mahfud direkam pada saat acara “Bedah Gagasan & Visi Calon Pemimpin Bangsa” di Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu tanggal 13 Januari 2024. Kelahirkan PAN pasca orde baru adalah zero tolerant terhadap KKN.

Semangat PANisme sangat tinggi dimasa kelahirannya, terlihat pendiri PAN dan tokoh tabir reformasi hampir tidak pernah terlibat kasus-kasus sosial seperti korupsi. Bahkan mereka hadir selalu menaikan harkat bangsa dan negara, saya sebut saja (Alm.) Rizal Ramli tokoh ekonom nasional yang membantu pemerintah dengan jurus Kepret yaitu pihak yang tidak bekerja sesuai aturan seperti proyek pulau reklamasi Teluk Jakarta yang mewaibkan pengembang setuju untuk ikut aturan pemerintah. Berikut tokoh pendiri PAN adalah Faisal Basri, M. Hatta Rajasa, Goenawan Mohamad, Rizal Ramli, Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Toety Heraty, Emil Salim, A. M. Fatwa, Zoemrotin, Alvin Lie Ling Piao. Bahkan mereka adalah orang-orang yang terlibat besar dalam membesarkan masyarakat, seperti mengedukasi masyarakat dengan channel media sosialnya, bantuan sosial mengingat sebagian bersar mereka adalah pengusaha, dan sosialisasi dan bakti sosial karena mereka juga adalah aktivis organisasi.

PAN masih punya harapan
Jika dilihat dari suara PAN secara nasional, perolehan suara PAN mengalami pasang surut (fluktuasi), keluar dari kalimat money politic, hoax politic maka PAN belum mampu menguasai suara rakyat Indonesia. Benar, banyak kritikan tentang sistem demokrasi pemilu Indonesia bahwa dianggap keberhasilan partai bukan dari misi dan visi nya namun dari kontribusi materil yang diberikan oknum partai/caleg untuk mendapatkan suara. Hal ini pernah di teliti oleh Abdurrohman dalam penelitiannya berjudul Dampak Fenomena Politik Uang dalam Pemilu dan Pemilihan yang dipublikasikan dalam jurnal Pemilu dan Demokrasi tahun 2021, hasil penelitiannya adalah kehadiran kehidaran money politic dalam setiap pelaksanaan pemilu, bahkan dia melanjutkan bahwa dampak yang besar dari money politic adalah negatif terhadap nasib bangsa. Dalam pernyataan lainnya diungkapkan oleh Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani bahwa tahun 2024 masih adanya potensi praktik politik uang yang tinggi dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak.

Jika penyataan penulis dibantah, bahwa tidak ada money politic, maka itu seharusnya tidak berpengaruh dalam peningkatkan ekonomi masyarakat, namun sebaliknya ekonomi nasional mengalami peningkatan yang baik, uang ada dimana-mana periklanan atau reklame sangat tinggi penggunanya, mudahnya masyarakat memperoleh uang membeli sembako, indikasi hasil produksi beras tani mengalami peningkatan dan penjualan. Transportasi aktif indikasi massa hadir dalam setiap agenda kampanye dan konsolidasi, restoran atau warung sering dikunjungi para tim pendukung untuk membahas agenda dan strategi kemenangan. Kesimpulannya besar biaya politic cost, dan money politic ada.

Masih ada harapan, karena kelahiran PAN dilahirkan orang-orang yang jujur dan peduli terhadap bangsa dan negara, maka PAN dalam kehidupannya harus melakukan aktifitas sosial atau lebih tepatnya menyuarakan tuntutan konstitusi yang dibuat oleh pendiri bangsa. Menyuarakan dengan tegas, menuntut pemerintah untuk aktif dan pro aktif mengawasi program-program pemerintah yang saat ini selalu jauh dari harapan rakyat. atau bahasa politik santun adalah membantu pemerintah agar masyarakat bisa melihat dengan mata terbuka untuk melihat pelaku politik yang benar-benar peduli pada rakyat.

Masih ada harapan dalam memberikan edukasi politik sejati kepada masyarakat. Apalagi sudah sangat erat PAN dengan Muhammadiyah dan NU sehingga kepentingan umat Islam dalam jalur politik tersalurkan. Pada saat waktu tertentu rakyat akan bosan dengan sistem demokrasi yang memberikan ruang kepada calon legislatif dan calon eksekutif yang tidak peduli pada bangsa dan negara menjadi wakil rakyat. Bahwa money politic dianggap menjadi ancaman bagi rakyat dan negara. Tentu PAN harus hadir terdepan menafikan money politic dan hoax yang merusak jati diri bangsa dan umat Islam terkhususnya.

Penulis adalah dosen UMSU dan UIN SU

 

Tags: PANSalman Nasution
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Rapat Konsolidasi Perdana DPC PAN Lubuk Pakam Perkuat Soliditas Pengurus dan Kader
Daerah

Rapat Konsolidasi Perdana DPC PAN Lubuk Pakam Perkuat Soliditas Pengurus dan Kader

by Mujaddid
13 Mei 2026
63
Daerah

Dihadiri Ribuan Kader dan Relawan, 3 Caleg Unggulan PAN Sukses Gelar Kampanye di Lubuk Pakam

by Mujaddid
24 Desember 2023
147
Nasional

Amien Rais Tegaskan Tidak Sudi Dikaitkan dengan Partai Lamanya

by Mujaddid
23 Desember 2023
107
Nasional

Dinilai Bermain-main dengan Hal yang Sakral dalam Islam, Zulkifli Hasan Dituntut Minta Maaf

by Mujaddid
20 Desember 2023
147
DPD PAN Labuhanbatu Ajukan Bacaleg
Daerah

DPD PAN Labuhanbatu Ajukan Bacaleg

by Mujaddid
12 Mei 2023
297
Tidak Ada Malu bagi Muhammadiyah
Kemuhammadiyahan

Tidak Ada Malu bagi Muhammadiyah

by Mujaddid
27 Januari 2023
375
PAN Akan Masuk Kabinet?, Cak Imin: Silakan Masuk, Tapi Jangan Ganggu PKB
Nasional

PAN Akan Masuk Kabinet?, Cak Imin: Silakan Masuk, Tapi Jangan Ganggu PKB

by Mujaddid
25 Maret 2022
303
Ulil Sebut PKB dan PAN Hanya Korban Saja, Warganet: Kalo PBNU Termasuk Korban?
Nasional

Ulil Sebut PKB dan PAN Hanya Korban Saja, Warganet: Kalo PBNU Termasuk Korban?

by Mujaddid
5 Maret 2022
256
Nasional

Setuju Pemilu 2024 Diundur, Pertimbangan PAN Mulai dari Pandemi Hingga Survei Kepuasan terhadap Jokowi

by Mujaddid
25 Februari 2022
153
Gerak Cepat, PAN Labuhanbatu Gelar Latihan Kader Amanat Dasar
Daerah

Gerak Cepat, PAN Labuhanbatu Gelar Latihan Kader Amanat Dasar

by Mujaddid
16 Desember 2021
142

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara
  • Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

85 Mahasiswa Prodi IAP FISIP UMSU PPL di Kabupaten Samosir
Daerah

Sinergisme PPL: Penguatan Kebijakan Pembangunan Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.