No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Soedirman, Santri yang Menyandang Gelar Jendral Bintang Lima

16 Juni 2023
in Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Nasional, Opini, Tokoh Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Muhammad Fu’ad Muhtadi

Jendral Soedirman yang kita kenal sebgai jendral besar ternyata adalah seorang santri. Ia lahir dari keluarga petani kecil, di desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada tanggal 24 Januari 1916.

Ayahnya merupakan seorang mandor tebu pada pabrik gula di Purwokerto. Sejak bayi Soedirman diangkat anak oleh asisten wedana (camat) di Rembang, R. Tjokrosunaryo.

Ia memperoleh pendidikan formal dari Sekolah Taman Siswa, sebuah sekolah yang terkenal berjiwa nasional yang tinggi.

Kemudian ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Solo tapi tidak sampai tamat. Sudirman muda yang terkenal disiplin dan giat di organisasi Pramuka Hizbul Wathan ini kemudian menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap.

Sebagai kader Muhammdiyah, ia dikenal sebagai santri atau jamaah yang cukup aktif dalam pengajian “malam selasa”, yakni pengajian yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah di Kauman berdekatan dengan Masjid Besar Yogyakarta. Ketekunannya dalam memelajari agama Islam dikenal banyak orang, terutama oleh teman-temannya. Hal itulah yang membuat dirinya dijuluki “Haji” oleh orang-orang di sekitarnya.

Pada diri Soedirman setidaknya ada tiga citra: Pertama, sebagai aktivis Muhammadiyah. Kedua, sebagai tokoh Islam. Ketiga, sebagai tokoh militer. Atas ketiga citra yang melekat pada dirinya itu, boleh kiranya jika kita sebut Soedirman itu sebagai “Jenderal Alim”, “Panglima Santri”, atau “Pemimpin Shalih”.

Semasa sekolah, Soedirman aktif di kegiatan Muhammadiyah dan kepanduan. Awal, dia menjadi anggota Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI). Kemudian menjadi anggota kepanduan Hizbul Wathan (HW) Muhammadiyah.

Bakat dan jiwa kepejuangan Soedirman terlihat sejak dari kepanduan HW. Juga, peningkatan kemampuan fisik dan penggemblengan mental kemiliterannya ditempa melalui organisasi berbasis dakwah ini. Di HW, Soedirman tak hanya sebagai anggota tapi kemudian menjadi ketua.

Di kalangan HW, pengaruh Soedirman sangat besar sehingga dia diangkat sebagai pimpinan. Meski pendiam, dia tegas. Dia selalu berpegang kepada kebenaran. Dia dapat mengayomi kawan-kawannya.

Di HW, di samping memberikan latihan teknik kepanduan seperti pada umumnya, Soedirman juga memberikan pelajaran agama Islam kepada anggotanya.

Dalam pergerakan menegakkan kemerdekaan, diniatkan oleh Soedirman bahwa hal itu sebagai bagian dari pelaksanaan jihad fi-sabilillah. Dia tanamkan kepada para anak-buahnya, bahwa jika mereka gugur dalam perang maka itu tidaklah mati sia-sia melainkan gugur sebagai syuhada.

Soedirman berusaha meneladani seluruh kehidupan Rasulullah SAW. Terasakan oleh lingkungannya, bahwa dia sebagai pribadi terlihat sederhana, suka kebersihan, memelihara kebersamaan, dan punya siasat tangguh dalam melawan musuh.

Bangsa Indonesia beruntung dan harus bersyukur pernah memiliki putra terbaik. Soedirman adalah Bapak Tentara Indonesia yang shalih. Dia salah satu tokoh besar.

Soedirman wafat pada 29 Januari 1950 di Magelang. Umurnya relatif pendek, hanya 34 tahun. Tapi, jasa-jasanya kepada agama dan bangsa sungguh sangat panjang.

BACA JUGA

Mengaku Bukan Bidangnya, Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Minta Bimbingan

Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

Tabligh Akbar Jum’at Kliwon Muhammadiyah Bumiayu, Kyai Kifni Sampaikan Model Dakwah Berkemajuan

Growing with a Cup of Coffee

Bisa Bayar SPP dengan GoPay, Said Didu: “Berbisnis dalam Jabatan nih?”

Siswa SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta Menemukan Kegembiraan dalam Menulis

Untuk itu, pertama, atas jasa-jasanya maka sangat pantas jika pada 1997 pemerintah Indonesia menganugerahinya gelar Jenderal Besar.

Kedua, atas jasa-jasanya, nama Soedirman lalu diabadikan sebagai nama sebuah perguruan tinggi negeri di Purwokerto.

Ketiga, atas jasa-jasanya maka patut jika nama Soedirman kemudian diabadikan menjadi nama ruas-ruas jalan utama di hampir seluruh kota di Indonesia. (*)

Tags: Jenderal SoedirmanMuhammad Fu'ad Muhtadi
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Mengingat Kembali Pesan-pesan Jenderal Soedirman
Nasional

Mengingat Kembali Pesan-pesan Jenderal Soedirman

by Mujaddid
22 November 2020
1.5k
Jenderal Soedirman
Hizbul Wathan

Jenderal Soedirman

by Mujaddid
15 November 2020
175
Patriotisme Sejati
Nukilan

Patriotisme Sejati

by Mujaddid
26 November 2019
321

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Tindaklanjut MoU, BWI Simalungun Targetkan 241 Sertifikat Tanah Wakaf
  • Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.