No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Refleksi Akhir Tahun, IPM dan IMM Kalsel Gelar Talkshow “Membangun Gerakan Multifaith untuk Keadailan Iklim”

27 Desember 2022
in 'Aisyiyah, Daerah, IMM, IPM, Muhammadiyah, Ortom
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID || Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) dan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Selatan sukses menggelar kegiatan refleksi akhir tahun.

Acara dikemas dalam bentuk talkshow bertajuk “Membangun Gerakan Multifaith Untuk Keadailan Iklim”, dihadiri puluhan pelajar dan mahasiswa.

Bertempat di sekolah Alam Muhammadiyah Martapura pada Ahad (25/12/2022), kegiatan yang disupport oleh Greenfaith Indonesia ini berjalan dengan sangat antusias.

Talkshow ini dipandu langsung Ipmawan Erwin, menghadirkan beberapa narasumber yaitu Hening Parlan dari Greenfaith, David Efendi dari Kader Hijau Muhammadiyah, Zulfa Vikra mewakili ketua MLH PWM Kalimantan Selatan dan Parid Ridwanuddin dari Eknas Walhi.

Kegiatan ini sangat menarik karena menghadirkan narasumber dari Jakarta dan Yogyakarta, di mana para pemateri ini adalah aktifis lingkungan yang berafiliasi dengan PP. Muhammadiyah dan PP. ‘Aisyiyah.

Kader Hijau Muhammdiyah, David mengingatkan pentingnya kaum muda terlibat dalam isu krisis lingkungan karena kaum muda yang akan mewarisi bumi ini.

“Jika tidak berbuat apa apa tentu saja harus menerima penderitaan berkepanjangan,”ujarnya.

Kepada pemerintahan David Efendi yang juga wakil sekretaris LHKP PP. Muhammadiyah ini memastikan bahwa jika ada kemauan kuat sesungguhnya ambisi kesejahteraan dan kelestarian tidak saling menegasikan.

Dia mengutip pernyataan seorang filosof dan pemikir ekoliterasi bernama Fritjof Capra bahwa, “Keseimbangan menjadi penting dalam mengelola sumber daya secara berkelanjutan dan berkeadilan,”ungkapnya.

Hening Parlan dari Greenfith Indonesia menjelaskan, Greenfaith merupakan komunitas baru. Di Indonesia pun juga baru dimulai.

“Komunitas ini Konsen bergerak mengajak anak muda dan perempuan untuk mengkampanyekan nilai-nilai keagamaan terkait lingkungan,”jelasnya.

“Inti dari gerakan Greenfaith ialah, bagaimana merefleksikan nilai-nilai keagaman dalam perilaku atau sikap kita terhadap lingkungan,”imbuhnya.

Ia mengatakan, dari riset yang ada, sebesar 82% anak muda Indonesia cukup melek terhadap perubahan iklim.

Menjawab pertanyaan mengapa diperlukannya gerakan lingkungan pada sektor lintas agama? Jawab perempuan yang juga Ketua Divisi Lingkungan LLHPB PP. ‘Aisyiyah serta Direktur Eco Bhineka Muhammadiyah ini, karena di seluruh dunia umat manusia yang beragama ada sebanyak 85%.

“Ini menjadi satu potensi besar untuk mengkampanyekan isu yang berkaitan dengan lingkungan hidup,”pungkasnya.

Ia menegaskan akan pentingnya kerjasama lintas agama untuk menahan laju kerusakan iklim yang semakin nyata.

Senada dengan hal itu Parid Ridwanuddin mengingatkan akan pentingnya nilai nilai Agama yang menjadi kompas dalam menjalani peran kekhalifahan di muka bumi.

“Teman-teman IPM, IMM harus menjadi bagian utama dan pertama mendorong perlunya keadilan iklim dan keadilan antar generasi,”tegasnya.

Sementara itu, Zulfa Vikra dari MLH PWM Kalimantan Selatan yang akrab dipanggil kanda Zulfa oleh Mngkatan Muda Muhammadiyah memberikan banyak catatan akan pentingnya pemerintah memastikan kesejahteraan sebagai tujuan utama.

“Hal ini penting agar pembangunan dan pemberdayaan sebagai kerja yang sangat utama,”ujarnya.

Kata Zulfa, Konservasi dan penanganan persoalan lingkungan harus terus digalakkan dan juga pendidikan bagi masyarakat akan perlunya ekoliterasi.

“Adik-adik tahu tidak, berapa skor indeks lingkungan hidup kalsel? Tidak tahu ya? Saya kasih tahu peningkatan ke 26 dari 34 provinsi se Indonesia. Begitu juga tingkat pencemaran udara sangat besar dan juga pencemaran air,” Ungkap pak Zulfa.

Ia menambahkan, dari fakta ini tentu akan terbangun kesadaran dan aksi nyata lebih luas lagi. “Muhammadiyah selama ini sudah banyak melakukan pendidikan lingkungan dan aksi nyata penanaman mangrove dan konservasi Bekantan dan kita tidak hanya diskusi-diskusi saja,”pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, beberapa pelajar mengungkapkan kesaksian akan hidup berdekatan dengan Sumber Daya Alam yang mana memiliki efek beragam bencana dan krisis pangan.

Dampak kesehatan sering disampaikan masyarakat sekitar lokasi tambang Batubara dengan gejala pernapasan dan gangguan pada kesehatan kulit.

“Di desa kami durian tidak berbuah lagi sejak ada tambang dan kami bingung sebagai pelajar harus bagaimana karena banyak penambangan dan juga terjadi banjir,” ungkap seorang peserta yang berasal dari daerah tambang.

Ada banyak kesaksian serupa di banyak kesempatan bukan hanya kegiatan kali ini saja.

Dari kegiatan talkshow ini menghasilkan beberapa catatan tentang fakta bahwa kekayaan sumber daya alam memang tidak identik dengan capaian kesejahteraan, bahkan ada banyak ketimpangan ekonomi akibat oligarki tambang.

BACA JUGA

SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Siap Menuju “Muhammadiyah Future School”

Ketua PDM Tuban KH Nurul Yakin Pimpin Upacara Gabungan HUT RI ke-76

Gandeng Plastic Bank, Kader Nasyiah Diajak Kelola Sampah Bernilai Ekonomis

PCPM Dukuhturi Jadi Tuan Rumah Terbaik Musyda Pemuda Muhammadiyah

Hebat! 5 Tim Robotik dan Perkapalan FT UMSU Lolos Seleksi Proposal Nasional Dikti 2026

PPK Ormawa HMJ Manajemen UMSU Menggarap Wisata Lubuk Ikan Jurung Pariama di Kutalimbaru

Kerusakan sosiologi ekologis sangat nampak. Bukan hanya faktor alami tetapi juga karena kegiatan manusia harus menjadi perhatian dan kampanye iklim ke depan.

Kegiatan pendidikan ekoliterasi dan kerja mendokumentasikan berbagai kearifan lokal yang dapat memitigasi bencana perlu didukung lebih kuat lagi.

Dari hasil kuisioner yang dibagikan secara online kepada peserta yang menunjukkan mayoritas peserta bersedia menjadi pendukung kampanye keadilan iklim dan tidak keberatan bekerjasama dengan lintas agama.

Setelah berlangsung dua jam lebih kegiatan pun ditutup dengan foto bersama dan pemberian kenang kenangan dari penyelenggara. (*)

Kontributor: Hening/Iwan

Tags: DPD IMM KalselGerakan MultifaithIMMIPMKeadilan IklimPW IPM KalselRefleksi Akhir Tahun
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Pelantikan PW IPM Sumut Periode 2026–2028, Rektor UMSU Ajak Kader Sukseskan Muktamar 49 Muhammadiyah
'Aisyiyah

Pelantikan PW IPM Sumut Periode 2026–2028, Rektor UMSU Ajak Kader Sukseskan Muktamar 49 Muhammadiyah

by Mujaddid
12 Oktober 2026
57
Ketua DPP IMM Serukan Mahasiswa Sering Turun ke Jalan: Tanda Akal dan Nurani Masih Hidup
Daerah

Ketua DPP IMM Serukan Mahasiswa Sering Turun ke Jalan: Tanda Akal dan Nurani Masih Hidup

by Mujaddid
30 September 2026
67
Ketua DPP IMM Akmal Hasan Sebut Masta Kolosal UMSU Paling Megah
Daerah

Ketua DPP IMM Akmal Hasan Sebut Masta Kolosal UMSU Paling Megah

by Mujaddid
30 September 2026
68
Masta Kolosal IMM UMSU 2026, Rektor Titipkan Lima Salam Bravo dan 4 Pilar Pendidikan
Daerah

Masta Kolosal IMM UMSU 2026, Rektor Titipkan Lima Salam Bravo dan 4 Pilar Pendidikan

by Mujaddid
30 September 2026
62
Masta IMM Kolosal UMSU 2026 Berlangsung Meriah: Dihadiri Wagubsu dan Rektor Bikin Kejutan Bagi-bagi Hadiah
Daerah

Masta IMM Kolosal UMSU 2026 Berlangsung Meriah: Dihadiri Wagubsu dan Rektor Bikin Kejutan Bagi-bagi Hadiah

by Mujaddid
30 September 2026
83
PC IMM OKU Timur Dorong Mahasiswa Baru UM OKU Timur Jadi Generasi Kritis dan Peduli Bangsa
Daerah

PC IMM OKU Timur Dorong Mahasiswa Baru UM OKU Timur Jadi Generasi Kritis dan Peduli Bangsa

by Mujaddid
7 September 2026
65
Perkuat Tim Liputan Muktamar 49, MPI PWM dan PW IPM Sumut Sepakat Gelar Akademi Jurnalis Muda
Daerah

Perkuat Tim Liputan Muktamar 49, MPI PWM dan PW IPM Sumut Sepakat Gelar Akademi Jurnalis Muda

by Mujaddid
4 September 2026
58
PDM Tebing Tinggi Lepas 24 Kader IPM ke Musywil ke-23 di Padang Sidempuan
Daerah

PDM Tebing Tinggi Lepas 24 Kader IPM ke Musywil ke-23 di Padang Sidempuan

by Mujaddid
24 Juli 2026
99
Futurologi Gerakan Kepemimpinan IMM Masa Depan: Transformasi Kaderisasi dan Dakwah Digital di Era Generasi Digital
Esai

Futurologi Gerakan Kepemimpinan IMM Masa Depan: Transformasi Kaderisasi dan Dakwah Digital di Era Generasi Digital

by Mujaddid
15 Mei 2026
95
Ma’mun Murod: PTMA Wajib Menghidup-hidupi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Daerah

Ma’mun Murod: PTMA Wajib Menghidup-hidupi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

by Mujaddid
18 April 2026
1.7k

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
  • Jadi Role Model SMP Unggulan, Muhammadiyah Rawamangun Studi Tiru ke SMP UMP
  • Rislah Islam Kesemestaan
  • Perkuat Keterampilan Praktik 516 Mahasiswa, Laboratorium Hukum FH UMSU Bekali Puluhan Asisten
  • UMSU Vibes
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
Daerah

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?

Rislah Islam Kesemestaan
'Aisyiyah

Rislah Islam Kesemestaan

UMSU Vibes
Muhammadiyah

UMSU Vibes

Jangan Polos Memandang Politik
Nasional

Jangan Polos Memandang Politik

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung
Jufri Daily

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.