No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Surplus Politisi, Defisit Negarawan

27 September 2022
in Nasional, Opini, Tilikan
Reading Time: 4 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: M. Risfan Sihaloho

Di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kita membutuhkan kehadiran para pemimpin, baik pemimpin formal kenegaraan maupun informal. Pemimpin merupakan pemandu, sekaligus panutan bagi yang dipimpin. Ketiadaan pemimpin membuat masyarakat menjadi kacau, berseteru satu sama lain.

BACA JUGA

Keuntungan Investasi Emas

Ditunggu Pasar, Program KPR BTN Rent To Own Resmi Diluncurkan

Menjinakkan Geng Sekolah

Idul Adha Jedakan Jiwa

Swasembada Prabowo Harus Keluar dari Bayang-bayang Orde Baru dan Belajar dari Global Selatan

BTN Ekspansi ke Aceh untuk Atasi Backlog dan Penuhi Kebutuhan Hunian Milenial

Kehadiran pemimpin memang sangat diperlukan untuk mempersatukan dan mengelola berbagai potensi konflik yang ada dalam bingkai kebersamaan, sehinga menjadi suatu kekuatan yang diperhitungkan. Karenanya, disadari, betapa tidak mudahnya menjadi pemimpin. Tidak sembarang orang dapat tampil menjadi pemimpin, kecuali melalui serangkaian ujian kepemimpinan, dari yang sederhana hingga yang rumit.

***

Selama ini kepemimpinan kerap disoroti sebagai salahsatu fator penyebab krisis multidimensi bangsa. Namun, perlu dikaji lebih jauh, apakah sesungguhnya yang menjadi masalah dengan kepemimpinan. Kalau kepemimpinan disoroti dari aspek kompetensi dan kecakapan memimpin, hampir dipastikan saat ini kita tidak kekurangan pemimpin-pemimpin yang mampu dan terampil. Hanya masalahnya di era sekarang rasanya sulit mencari pemimpin yang berkarakter.

Dalam banyak hal, dewasa ini pemimpin hanya mampu mempertontonkan kesenangan, kemewahan dan kepongahan mereka sehingga melupakan masalah riil yang dihadapi masyarakat. Realitas Ini justru melahirkan sikap sinis masyarakat sehingga kewibawaan pemimpin, khususnya di peme­rintahan menjadi berkurang. Masyarakat tidak lagi memandang pemimpin ini, apalagi mendengarkan himbauan dan perintahnya.

Bahkan masyarakat sudah kehilangan harapan terhadap pemerintah sehingga mereka tidak lagi menganggap eksistensi pemerintah tersebut dalam kehidupannya. Dalam banyak hal, mereka terlanjur kecewa dengan para pemimpin tersebut. Akibatnya masyarakat lebih senang memilih caranya sendiri dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Bahkan cara tersebut cenderung demonstratif yang disertai dengan tindakan sering anarkis dengan menyerang dan bahkan membakar simbol-simbol kedaulatan pemimpin itu.

Tak dapat dipungkiri, selama ini dunia politik lebih dominan dihuni oleh para politisi yang relatif sudah “mapan” secara kapital finansial. Dalam berpolitik mereka begitu lihai menanam investasi dengan tujuan kelak bisa melipatgandakan keuntungan materi setelah kursi kekuasaan mereka raih. Dan sebaliknya, dunia politik kita sangat miskin dengan sosok politisi yang “matang”, yakni mereka yang menjadikan politik sebagai medan perjuangan dan wadah pengabdian.

Bersambung ke hal 2

Page 1 of 3
123Next
Tags: Krisis Negarawannegawaranpolitisi
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Dicari! Politisi Tanpa Make-up
Nasional

Dicari! Politisi Tanpa Make-up

by Mujaddid
28 Agustus 2025
51
9/11: Politisi dan Media Mengubah Terorisme Jadi Isu Islam
Esai

9/11: Politisi dan Media Mengubah Terorisme Jadi Isu Islam

by Mujaddid
12 September 2021
100
Posisi Ganda Antara Ilmuan dan Cendikia Politisi
Opini

Posisi Ganda Antara Ilmuan dan Cendikia Politisi

by Mujaddid
9 November 2020
261
Nasional

Politisi di Indonesia Kebanyakan Berpikiran Teknokratis

by Mujaddid
8 Mei 2020
206

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Cari Pewarta Foto Hilang Kontak, ANTARA Perkuat Koordinasi dengan Basarnas dan Polda Banten
  • Hari Kedua Pencarian 8 Korban Speedboat Hilang, Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Krakatau
  • Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau, PFI Pusat Berkoordinasi Intensif dengan Tim SAR Gabungan 
  • Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
  • Belajar Profesionalitas dalam Bekerja, Mahasiswa Prodi Ilmu Aktuaria UMJT Madiun Ikuti Magang di BPJS Kesehatan Madiun
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

85 Mahasiswa Prodi IAP FISIP UMSU PPL di Kabupaten Samosir
Daerah

Sinergisme PPL: Penguatan Kebijakan Pembangunan Daerah

Desil dan Bantuan: Antara Tepat Sasaran dan Gaya Hidup
Daerah

Desil dan Bantuan: Antara Tepat Sasaran dan Gaya Hidup

Budak Tahta (Buta)
M. Risfan Sihaloho

Budak Tahta (Buta)

Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan
Jufri Daily

Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.