Site icon TAJDID.ID

Puisi~puisi Ilham Nuryadi Akbar

Ilham Nuryadi Akbar.

Ilustrasi. (net)

Perempuan yang Tergugu

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar

 

Puan, izinkan tanganmu berkial
menyisir mahkota pada tubuhku
menggumbuli dengan sebaik-baiknya
juga merawi, bahwa perasaan adalah hal yang paling banal.

Sebab aku begitu tergugu meminta kepulangan, mendoakan kebersamaan
Ihwal dirimu, yang lantang mengucap perpisahan.
Seandainya dahulu kau pandai mengarungi lautan
Kisah ini tak akan berhamburan.

 

Bekasi, 07 Agustus 2021

 

Ilustrasi. (net).

Sementara

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar

 

Sementara bumi sedang basah-basahnya
Tanamlah harapan kita dengan sungguh-sungguh
Sebelum kita luput dari kesempatan yang semesta berikan
Jadikan maaf sebagai obat persilisihan

Sementara angin masih meniupkan kepulangan
Limbungkan do’a dengan paling
agar penyesalan tidak datang
atau kita, merasakan perpisahan.

 

Bekasi, 07 Agustus 2021

 

 

Ilustrasi. (net)

Mengeja Tubuhmu

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar

 

Biarkan aku bercerita
tentang batu-batu kecil yang terhempas oleh deburan ombak
bermuara di pesisir basah
tempat kau berpasrah diri

saat rembulan menunjukkan baswara
kau menyergah suara hati yang sedang berawai
sembari menafsirkan keheningan
air matamu menitik dipenuhi bait-bait rima

demikianlah aku mengeja tubuhmu
penuh pilu dan hasai
tak kudapati gelak tawa
atau riak-riak lirih dari bibirmu mengucap syair-syair murung

kepada ombak konkaf
kau menenggelamkan seluruhmu
sedang di pesisir basah
kau menampung segala sembilu

 

Bekasi, 07 Agustus 2021

 

Ilustrasi. (net)

Perselisihan

Oleh: Ilham Nuryadi Akbar

 

Seandainya bulir-bulir tasbih berjumlah ganjil
dapatkah kau menggenapkan ketentuan yang telah tentu itu
seumpama malam tak melahirkan temaram
dapatkah kau lelap dengan hati yang tenang
seandainya langit tak mengandung hujan
dapatkan kau sirami ranting keteguhan yang mulai mengering

kita adalah perselisihan, menentang kuasaTuhan.

 

Bekasi, 07 Agustus 2021

 

Tentang Penulis

Ilham Nuryadi Akbar lahir pada 11 Februari 1995 di Banda Aceh. Menempuh pendidikan dasar, menengah dan kuliah D3 Kesehatan di Kota Langsa, Provinsi Aceh. Kemudian melanjutkan pendidikan S1 di Jakarta Selatan. Buku pertama yang diterbitkan oleh Alinea Medika Pustaka berjudul Kemarau Di Matamu Hujan Di Mataku, puisi dan cerpen yang ia tulis telah banyak terangkum pada beberapa Media seperti, Kumparan.co, Barisan.co dll. Juga terangkum di beberapa antologi puisi. Prestasi yang didapatkan mewakili Provinsi Aceh pada lomba PAI (CerdasCermat Agama Nasional Tingkat Tsanawiyah) di Jakarta, FLS2N cabangTilawah di Surabaya
Alamat: Perum Tytyan Kencana Blok A4 No.12B, Kel. Marga Mulya, Kec. Bekasi utara, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Telfon/Wa : 08111130295. Emaill : ilhamvilla67@gmail.com

Exit mobile version