No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Besok PPKM Darurat Diterapkan di Medan, Petugas Diminta Bersikap Humanis dan Tidak Arogan

11 Juli 2021
in Daerah, Muhammadiyah
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Faisal SH MHum, Ketua Majelis Hukum dan HAM PW Muhammadiyah Sumut.

Faisal SH MHum, Ketua Majelis Hukum dan HAM PW Muhammadiyah Sumut.

Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Medan || Mulai besok, Senin (12/7) Kota Medan bersama 14 kota lainny di tanah air menjadi lokasi PPKM Darurat diluar Jawa dan Bali. Terkait hal itu, Pemerintah Kota Medan akan melakukan penutupan di 10 titik. Sehingga pada Senin besok ada ada 15 lokasi penyekatan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr Faisal SH MHum berharap kebijakan itu akan berjalan dengan baik.

Faisal mengungkapkan, sebelum ini kebijakan PPKM di lapangan sering menimbulkan insiden keributan karena adanya resistensi dari sebagian warga terhadap kebijakan tersebut. Dan tidak jarang pula petugas di lapangan terpancing untuk melakukan tindakan yang kadang justru memperkeruh keadaan.

“Oleh karena itu kita minta petugas untuk mengedepankan cara-cara persuasif dengan komunikasi yang baik agar penerapan kebijakan PPKM ini bisa berjalan dengan kondusif tanpa menimbulkan insiden di lapangan,” ujar Wakil Dekan I Fakultas Hukum UMSU ini, Ahad (11/7)

BACA JUGA

FISIP UMSU Beri Tali Asih dan Berangkatkan 2 Tim Mahasiswa ke Pimnas 2025 Makassar

PC Muhammadiyah Serbelawan Bagikan 185 Paket Sembako kepada Warga yang Terdampak Covid-19

Solidaritas Tanpa Jarak: FEB UMSU Bantu Korban Bencana Sumatera

84 Pengawas TPS Pematang Bandar Siap Awasi dan Tegakkan Keadilan Pilkada di Wilayahnya

PPNI Pusat Salurkan Bantuan 1 Milyar Lebih, Ketua DPW PPNI Aceh Apresiasi DPP PPNI

SMP Muhammadiyah 47 Sunggal Laksanakan Fortasi 2025~2026

“Intinya petugas harus Humanis, jangan arogan kepada rakyat,” imbuhnya.

Kemudian kepada warga kota Medan, Faisal berharap agar masyarakat bisa berpartisipasi menyukseskan kebijakan PPKM darurat ini dengan memahamai dan menyadari bahwa semua ini dilaksanakan semata-mata untuk kebaikan bersama.

Diketahui, Kota Medan kini masuk dalam daftar daerah yang harus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal ini sesuai dengan kebijakan yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Jumat (9/7), mengenai Pengaturan PPKM Darurat di kabupaten atau kota di luar Jawa.

Aturan ini ditetapkan sesuai Instruksi Mendagri nomor 15, 16 dan 18/2021 dan berlaku mulai 12 Juli 2021 sampai dengan keputusan berikutnya.

Terkait hal ini, Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan, pihaknya siap melaksanakan ketetapan Pemerintah Pusat tersebut. Skema pengawasan penyebaran Covid-19 akan disiapkan untuk dijalankan mulai pekan depan.

“Jadi yang dibahas itu adalah langkah antisipasi, yang disampaikan Pemerintah Pusat. Bahwa yang masuk klasifikasi itu Kota Medan ada di level 4. Walaupun dari daftar yang ada, Kota Medan paling bawah,” kata Gubernur Edy pada Jumat (9/7).

Sementara itu Walikota Medan Bobby Nasution mengatakan, soal PPKM darurat tersebut telah dibahas saat Rapat Kordinasi usai menghadiri apel kesiapan vaksinator tambahan dalam rangka percepatan vaksinasi di wilayah provinsi Sumut. Pengetatan aktivitas masyarakat turut dilakukan lewat pembatasan kegiatan kerja dengan 50% WFO pada sektor essensial, sektor kritikal 100% WFO, sektor pendidikan 100% daring.

Ia berharap masyarakat sudah memiliki pemahaman terhadap pelaksanaan PPKM itu. Pemahaman yang dimaksud adalah meningkatnya kesadaran warga untuk membatasi pergerakan (mutasi ) dari satu tempat ke tempat lain, menaati prokes 5-M dan cepat melakukan isolasi mandiri bila mendapatan tanda-tanda terjangkit Covid19

Medan Masuk Level 4

Setelah sebelumnya Gubernur Edy menyatakan Kota Medan berada di Level 3, Pemerintah Pusat menetapkan Kota Medan kini berada di Level 4 krisis Covid-19.

Di mana ada lebih dari 30 orang per 100 ribu penduduk dalam sepekan dirawat di rumah sakit akibat Covid-19. Lalu ada 5 kasus kematian per 100 ribu penduduk, serta lebih dari 150 kasus aktif per 100 ribu penduduk dalam waktu 2 pekan. (*)

Tags: Faisal PiliangMuhammadiyah SumutPPKM Darurat Medan
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM
Daerah

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM

by Mujaddid
2 September 2026
51
Dorong Visi World Class University, UMSU Teken Kerja Sama Internasional dengan PCIM Britania Raya dan Irlandia
Internasional

Dari Tanah Deli ke London: Sebuah Jembatan Muhammadiyah Menuju Dunia

by Mujaddid
29 Agustus 2026
13
Medan 1939 ke Sumatera Utara 2027: Menyambungkan Semangat Masa Lalu dengan Masa Depan
Daerah

Medan 1939 ke Sumatera Utara 2027: Menyambungkan Semangat Masa Lalu dengan Masa Depan

by Mujaddid
21 Agustus 2026
11
Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan
Jufri Daily

Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan

by Mujaddid
12 Agustus 2026
42
Menjaga Silaturahmi, Menguatkan Soliditas
Daerah

Menjaga Silaturahmi, Menguatkan Soliditas

by Mujaddid
7 Agustus 2026
30
Membangun Semangat dari Daerah Penyangga, Menyongsong Sejarah Muktamar 49 Muhammadiyah
'Aisyiyah

Membangun Semangat dari Daerah Penyangga, Menyongsong Sejarah Muktamar 49 Muhammadiyah

by Mujaddid
3 Agustus 2026
26
Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’
Daerah

Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’

by Mujaddid
13 Juli 2026
26
LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan
'Aisyiyah

LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

by Mujaddid
13 Juli 2026
38
Peserta Darul Arqam Terlucu
'Aisyiyah

Peserta Darul Arqam Terlucu

by Mujaddid
12 Juli 2026
53
Gus Bah: Muhammadiyah jadi Kekuatan Politik Moral dan Kebangsaan
Daerah

Gus Bah: Muhammadiyah jadi Kekuatan Politik Moral dan Kebangsaan

by Mujaddid
11 Juli 2026
14

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
  • Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
  • Kukuhkan Raja Muda Perlis Jadi Canselor UMAM, Prof. Abdul Mu’ti Berharap Jadi Jembatan Ilmu Pengetahuan Dua Bangsa
  • UMSU Bangga Jadi Tuan Rumah Pengukuhan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM
  • PP Muhammadiyah Kukuhkan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM di UMSU
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
Jufri Daily

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.