Site icon TAJDID.ID

Dipersulit Vaksin karena Tak Bawa Fotocopy KTP, Warganet: Buat Apa e-KTP?

TAJDID.ID || Baru-baru ini sebuah cuitan di media sosial Twitter  tentang vaksin Corona tak bisa dilakukan karena masalah tidak membawa fotokopi KTP jadi viral.

Kicauan yang diunggah akun @TretanMuslim banyak mendapat tanggapan dari warganet yang sebagian besarnya mempertanyakan apa fungsi e-KTP jika pada akhirnya banyak urusan masih harus dengan fotokopi KTP, apalagi di situasi darurat Covid-19 seperti saat ini.

“Baca reply banyak yang tidak bisa vaksin karena tidak bawa fotocopy KTP, maksudnya ini kan pandemi, darurat, bahaya, DARURAT, DARURATTT WOYYYYY, KOQ MASIH HARUS FOTOCOPY YA HALOO @KemenkesRI, tolong ciri khas birokrasi Indonesia fotokopi jangan dipake dulu,” tulis Tretan Muslim dalam cuitannya, dikutip Jumat (23/7).

https://twitter.com/TretanMuslim/status/1418250147394318340

Kicauan Tretan itu adalah respon (replay) dari cuitan akun @SoeTjenMarching yang mengungkapkan bahwa jika ada yang ingin divaksin, sebaiknya jangan dipersulit dengan birokrasi karena kondisi saat ini gawat. Bahkan walaupun identitas hilang, keselamatan warga harus didahulukan.

Ia berkisah bahwa PRT kakaknya membawa KTP lama karena KTP baru hilang, tapi tidak diizinkan vaksin. Tidak lama kemudian, PRT itu tertular COVID-19 dari suaminya dan meninggal dunia. Postingan itu langsung ramai dan ada netizen punya pengalaman serupa.

Ada yang mengisahkan ayah, ibu dan bibinya yang sudah berusia lanjut tidak bisa divaksin karena tidak fotokopi KTP, padahal membawa KTP asli. “Yang bikin sedih banget, ini lansia udah antri dari jam 3, cuma perkara foto copy ktp aja gak bisa, padahal sudah bawa ktp asli. Jadi ya sampe sekarang belum vaksin,” tulisnya.

Banyak warganet yang kemudian mempertanyakan apa fungsi KTP elektronik jika KTP masih harus di-fotokopi untuk divaksin.

Berikut ini beberapa komentar dari warganet:

Exit mobile version