No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Haedar Nashir: Pemahaman yang Anggap Muhammadiyah Gerakan Purifikasi Agama adalah Kesalahan Sejarah

3 Mei 2021
in Muhammadiyah, Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID || Jawaban apakah yang bakal anda berikan ketika ada seseorang meminta penjelasan soal apakah gerakan Muhammadiyah itu? Jika anda menjawab bahwa Muhammadiyah adalah gerakan purifikasi (pemurnian) agama-sebagaimana yang banyak ditulis oleh sebagian buku sejarah, berarti anda ikut memaklumi kesalahan umum tersebut.

Hal demikian diungkapkan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam Pengkajian Ramadan 1442 H PWM DKI Jakarta, Sabtu (1/5).

BACA JUGA

Ma’mun Murod: Insya Allah Mas Anas Bebas 10 April Sore

PCM Percut Sei Tuan Gelar Kegiatan Pelatihan Penggerak Pratama Persyarikatan

Muhammadiyah Dorong Peningkatan Partisipasi Pemilih Pilkada Tahun 2024

PCM Bubutan Gelar Halalbihalal, Teguhkan Spirit Kerja Cerdas Berkualitas dan Ibadah Tuntas

SUMU Gandeng iBlooming.ai, Hadirkan Inovasi Edukasi Bisnis Berbasis AI

PCM dan PCA Palang Periode 2022-2027 Resmi Dikukuhkan

Pada forum tersebut, Haedar menyebut bahwa pemahaman bahwa Muhammadiyah adalah gerakan pemurnian agama adalah kesalahan sejarah, termasuk terputusnya riwayat Muhammadiyah yang sebenarnya dari Kiai Ahmad Dahlan.

“Apa yang sudah dilakukan oleh Kiai Ahmad Dahlan adalah Tajdid (pencerahan),” katanya.

Tapi dalam perkembangan Muhammadiyah sendiri, Tajdid mengalami penyempitan makna baik fokus dan lokus menjadi pemurnian (purifikasi),” ungkap Haedar.

Haedar Nashir pun tak memungkiri bahwa warga Persyarikatan lebih banyak mengenal apa yang dimaksud sebagai Tajdid adalah pemurnian. Termasuk buku-buku Kemuhammadiyahan juga menguatkan soal itu.

Padahal, menurut Haedar riwayat Muhammadiyah sebagai gerakan pemurnian itu tidak ditemukan oleh dalam periwayatan oleh murid-murid Kiai Ahmad Dahlan sendiri seperti Kiai Hadjid, Kiai Mas Mansur hingga Kiai Syudja’.

Lahirnya gerakan Muhammadiyah pun menurut Haedar Nashir bukan sebagai respon reaktif atas kondisi saat itu ataupun dipengaruhi oleh purifikasi Wahabisme, tetapi lahir atas perenungan panjang secara sufistik Kiai Ahmad Dahlan tentang dakwah Islam sejak masa Nabi Nuh, Nabi Muhammad hingga runtuhnya peradaban Islam.

“Nah hal-hal ini kurang dipahami oleh para tokoh, kader bahkan penulis Muhammadiyah. Mungkin karena keterbatasan melacak sejarah. Maka tidak heran yang menonjol di belakang hari Tajdid dimaknai sebagai pemurnian dan gerakan anti TBC (Takhayul, Bid’ah, Churafat). Padahal gerakan anti TBC itu sendiri juga tidak terlalu kuat pada masa Kiai Dahlan,” urai Haedar.

Dalam merespon TBC pun, Haedar menyampaikan pembacaannya bahwa Kiai Ahmad Dahlan menggunakan pendekatan moderat dan tidak konfrontatif yakni melalui jalan mengalihkan perhatian umat kepada kegiatan lain yang mubah.

“Tapi di belakangan hari (pasca wafatnya Kiai Dahlan) cara itu keras sekali. Mungkin Muhammadiyah berinteraksi dengan gerakan pemurnian di Sumatera Barat, Padri dan lain-lain yang sebenarnya itu tidak sama dan sebangun dengan gerakan Muhammadiyah sendiri. Karenanya, di belakangan hari (Buya) Hamka sendiri berseberangan dengan ayahnya lalu melahirkan Tasawuf Modern,” jelasnya.

Akibat Keterputusan Riwayat, Muhammadiyah Anti Tasawuf Tapi Tidak Ihsan. Lebih lanjut, Haedar Nashir menyebut bahwa corak pemikiran Hamka adalah yang paling dekat dengan corak pemikiran Kiai Ahmad Dahlan dalam memandang aspek Ihsan.

Aspek Ihsan atau dimensi sufistik yang kuat dilakukan oleh Kiai Ahmad Dahlan ini menurut Haedar ikut terimbas akibat konstruksi Muhammadiyah yang sempit sebagai gerakan purifikasi agama.

“Supaya kita belajar sejarah Muhammadiyah lebih komprehensif. Sebab, di belakang hari orang Muhammadiyah anti pada tasawuf tapi juga tidak belajar berbuat Ihsan. Yang muncul kuat di belakang hari adalah gemar beramal-nya Kiai Dahlan, itu saja yang menyambung. Tapi orientasi dakwahnya hilang, kering dari spiritualitas,” imbuh Haedar Nashir.

“Mari kita coba lengkapi lagi pemahaman kita tentang Tajdid Muhammadiyah baik dalam konteks historis dan dasar-dasar teologisnya,” seru Haedar.


Sumber: muhammadiyah.or.id

Tags: Gerakan TajdidHaedar NasirMuhammadiyahPurifikasiTajdid
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
Internasional

Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia

by Mujaddid
14 September 2026
11
Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan
Jufri Daily

Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan

by Mujaddid
7 September 2026
20
Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT
Daerah

Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

by Mujaddid
5 September 2026
5
Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan
Jufri Daily

Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan

by Mujaddid
26 Agustus 2026
31
Perlakuan Muhammadiyah kepada Habib
Kemuhammadiyahan

Perlakuan Muhammadiyah kepada Habib

by Mujaddid
24 Agustus 2026
31
FKIP UMSU Gelar Pengabdian Internasional di Thailand, Latih Guru Sekolah Islam Satun  Terapkan Metode Deep Learning
Internasional

FKIP UMSU Gelar Pengabdian Internasional di Thailand, Latih Guru Sekolah Islam Satun Terapkan Metode Deep Learning

by Mujaddid
24 Agustus 2026
31
Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah
Jufri Daily

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

by Mujaddid
8 Agustus 2026
66
SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah
Jufri Daily

SatuMu: Menyatukan Data, Menguatkan Gerakan Muhammadiyah

by Mujaddid
4 Agustus 2026
28
Sinergi Bareng Dewan Pers, PP Muhammadiyah Siap Gelar Hari Pers dan Literasi 2026 di UMJ
Kemuhammadiyahan

Sinergi Bareng Dewan Pers, PP Muhammadiyah Siap Gelar Hari Pers dan Literasi 2026 di UMJ

by Mujaddid
4 Agustus 2026
7
Menjadi Pimpinan Muhammadiyah adalah Kesediaan untuk Berkorban
Jufri Daily

Menjadi Pimpinan Muhammadiyah adalah Kesediaan untuk Berkorban

by Mujaddid
24 Juli 2026
45

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
  • Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
  • Kukuhkan Raja Muda Perlis Jadi Canselor UMAM, Prof. Abdul Mu’ti Berharap Jadi Jembatan Ilmu Pengetahuan Dua Bangsa
  • UMSU Bangga Jadi Tuan Rumah Pengukuhan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM
  • PP Muhammadiyah Kukuhkan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM di UMSU
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
Jufri Daily

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.