Selasa, Juli 21, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Demokrasi Minus Oposisi

Mujaddid by Mujaddid
2020/12/27
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Azmi Syahputra


Panggung demokrasi kepemimpinan Bangsa Indonesia saat ini diwarnai dengan hilangnya warna oposisi ,dalam menjaga fungsi kontrol kebijakan termasuk keseimbangan kedaulatan rakyat.

Dengan bertambah gabungnya di pemerintah setelah Pak Prabowo Subianto dan kini di ahir tahun 2020, Pak Sandiaga Uno memberikan warna demokrasi tanpa oposisi. Hal ini karena mereka kini mengambil bagian dalam pemerintahan dan tentunya semakin membuat tidak ada lagi warna di parlemen dan hilangnya kekuatan” opisisi” dan terpinggirkannya para kelompok politisi kritis penyeimbang pemerintahan selama ini.

Akhirnya diketahui para rival politisi yang oposisi dalam Pilpres 2019 lalu terbukti hanya memainkan emosi rakyat dan jadikan rakyat pada kebanyakan sebagai objek eksploitasi”. Karena akhirnya para politisi handal ini masuk juga bergabung ke koalisi pemerintah atas nama kerja bersama.

Diketahui pada umumnya, demokrasi tanpa oposisi maka tidak ada check and balance sehingga demokrasi menjadi tidak seimbang dan berpotensi disalahgunakan. Dan sifat kritis ketajaman pengawasan anggota DPR atas kebijakan kurang maksimal dan ini tentunya merugikan rakyat, karena dulunya, para politisi inilah yang berjanji dan menyakinkan rakyat guna saling rebut suara rakyat seharusnya ada rasa tanggung jawabnya pada rakyat.

Semestinya para politisi ini kalau kalah konsekuensinya berani tidak menjabat kekuasaan yang selanjutnya dan berani memberi kesempatan pada pemerintahan yang menang pemilu , mengakui jika programnya baik, dan politisi oposisi ini tetap berfungsi mengawasi, meluruskan dan mengkoreksi jalannya pemerintahan jika jalannya tidak tepat. Ini baru namanya bermental politisi sejati, bukan malah ikut menjabat.

Semestinya pihak penyeimbang (opisisisi) lebih bijaksana, mengucapkan terima kasih atas tawaran pemerintah, dan menyatakan siap membantu toh mereka bagian dari rakyat dan apalagi jika mereka berteman akan lebih mudah mengingatkan dan mengkoreksi, bukan pula ikut masuk dalam lingkar kekuasaan, inilah fungsi politik oposisi.

Faktanya kini tidak ada lagi posisi penyeimbang tersebut. tentunya praktik ketatanegaraan seperti ini kurang ideal, dan menjadi kurang mengedukasi politik masyarakat.

Karenanya saat ini masyarakat diminta untuk semakin cerdas, tetap menjaga persatuan bangsa Indonesia, dan harus bersatu semakin teliti mengawasi dan mengkoreksi pemerintahan. Sekarang rakyat harus berani memilih dalam posisi “sparing partner pemerintah yang positif”, pemerintah harus merasa diawasi oleh kehadiran peran nyata masyarakat.

Idealnya perbedaan yang positif (on the track) dari oposisi adalah rahmat, kalau semua politisi sama maka tidak ada dialektika yang mengingatkan, tentunya guna menjadi semakin lebih baik tercapainya tujuan nasional.

Karenanya, masyarakat kedepan harus lebih selektif dan harus berani menolak partai atau tokoh yang tidak konsekuen dalam perjuangan politiknya. (*)


Penulis adalah Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia(Alpha), Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Tags: Azmi Syahputrademokrasiindonesiaoposisipolitik
Previous Post

Kerja Belum Selesai

Next Post

16 Tahun Tsunami Aceh, Masih Ada Korban yang Belum Dapatkan Rumah

Related Posts

Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara

Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara

20 Juli 2026
105
Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

20 Juli 2026
122
Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

20 Juli 2026
108
Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda

Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda

19 Juli 2026
141
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

19 Juli 2026
125
Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

19 Juli 2026
116
Next Post

16 Tahun Tsunami Aceh, Masih Ada Korban yang Belum Dapatkan Rumah

Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Kejari Medan Sepanjang Tahun 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20084 shares
    Share 8034 Tweet 5021
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11917 shares
    Share 4767 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9189 shares
    Share 3676 Tweet 2297
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6312 shares
    Share 2525 Tweet 1578
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6100 shares
    Share 2440 Tweet 1525

OPINI

Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara
Nasional

Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara

20 Juli 2026
105
Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 
'Aisyiyah

Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

20 Juli 2026
122
Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia
Daerah

Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

20 Juli 2026
108
Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda
Jufri Daily

Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda

19 Juli 2026
141
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”
Nasional

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

19 Juli 2026
125
Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”
Esai

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

19 Juli 2026
116

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan