Selasa, Juli 14, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Penderitaan Demokratis

Mujaddid by Mujaddid
2020/11/23
in Esai, Opini, Ulasan
Reading Time: 4 mins read
0
Penderitaan Demokratis

Ilustrasi. (Foto: habr.org)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Shohibul Anshor Siregar


Banyak harapan terhadap demokrasi, sebanyak kekecewaan yang juga membahana di seluruh dunia. Democracy, Plutocracy and the Populist Cry of Pain adalah buku yang akan terbit tahun depan karya John P McCormick dari University of Chicago.

Ia resah. Dalam telaahannya, hinga ia menyarankan bahwa reformasi progresif dalam konteks meluasnya ketimpangan, membutuhkan mobilisasi gerakan massa untuk memaksa elit pemerintahan dan elit ekonomi untuk menerima dan memberlakukan perubahan kelembagaan yang mendasar.

Masalah besar di sini, menurutnya, ialah cara kita mencapai tujuan akhir dari perubahan institusional dan memunculkan isu mendesak tentang hubungan antara populisme da demokrasi. Pokok bahasan ini sangat serius berhubung telah begitu lama disimpangkan kea rah yang sangat sesat.

P McCoemick mendudukkan dengan tepat bahwa populisme saat ini adalah, hanyalah, dan seyogyanyalah, sebuah kendaraan raksasa yang mestinya hadir karena sangat diperlukan untuk mewujudkan reformasi demokrasi kontemporer agar benar-benar efektif demokrasi itu.

Namun sebagaimana kita saksikan saat ini di seluruh dunia, populisme dapat dan rasanya sudah susah untuk tak menjadi sarana yang berisiko dan merusak kualitas dari jenis demokrasi yang kuat yang dapat dicapai melalui cara populis dalam mobilisasi massa yang bertujuan tunggal: penguasaan belaka melalui legitimasi bercap demokrasi.

Populisme mereproduksi banyak kekurangan demokrasi perwakilan atau electoral. Di antaranya ialah memberdayakan orang lain selain rakyat untuk bertindak atas nama rakyat. Ini tak lain dari sebuah skenario yang pada prinsipnya selalu bertentangan dengan demokrasi, baik cita-cita mau pun realitasnya.

Karena itu arahnya harus dirombak, kata P McCoemick, menjasi sarana yang diperlukan untuk mencapai reformasi yang di dalamnya rakyat dapat mengatur dirinya sendiri. Memang populisme itu seharusnya tidak berfungsi sebagai tujuan itu sendiri dankarena itu pula, ia hanya menggantikan aturan harismatik atau partai untuk aturan oleh elit parlementer, yudisial atau birokrasi.

John P.McCormick juga menulis dengan tema lain yang menegaskan ulang apa yang menjadi kritik pedas atas elit dan kekuasan, Machiavellian Democracy yang diterbitkan oleh Cambridge University Press, 2011.)

Hugo Tavera dari Pontificia Universidad Católica de Chile. tahun berikutnya (2012) ikut memperkaya diskusi itu. Machiavellian Democracy, katanya, telah begitu terang benderang menunjukkan kepada kita, sekali lagi, bahwa membaca Machiavelli hari ini bukanlah anakronisme. McCormick mencapai taraf ini dengan menjelaskan interpretasi yang jauh dari kanon dan konvensi refleksi politik yang lazim dan beku.

Machiavelli yang disajikan bukanlah pendiri modernitas politik pemikir amoral –sebuah bacaan yang didukung oleh Leo Strauss dan para pengikutnya–, dan juga bukan salah satu eksponen terkenal dari tradisi republik – interpretasi yang dipertahankan oleh penulis yang termasuk dalam apa yang disebut Aliran Cambridge.

Bersambung (Hal 2)

Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Zeena Ali, Polwan Berhijab Pertama di Selandia Baru

Next Post

Kembalikan Senyum Anak, STIKes Muhammadiyah Aceh Gelar “Senam Ceria”

Related Posts

Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

13 Juli 2026
114
Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’

Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’

13 Juli 2026
117
LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

13 Juli 2026
125
Peserta Darul Arqam Terlucu

Peserta Darul Arqam Terlucu

12 Juli 2026
146
Indonesia yang Dibangun oleh Cerita-cerita Kecil

Indonesia yang Dibangun oleh Cerita-cerita Kecil

11 Juli 2026
112
Perang Geng Berjubah Hukum

Perang Geng Berjubah Hukum

11 Juli 2026
118
Next Post

Kembalikan Senyum Anak, STIKes Muhammadiyah Aceh Gelar "Senam Ceria"

Pilkada Medan 2020, Survei Lab SosPol FISIP UMSU: Pemilih Siap ke TPS dengan Jaminan Protokol Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20081 shares
    Share 8032 Tweet 5020
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11917 shares
    Share 4767 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9189 shares
    Share 3676 Tweet 2297
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6311 shares
    Share 2524 Tweet 1578
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6099 shares
    Share 2440 Tweet 1525

OPINI

Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan
Daerah

Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

13 Juli 2026
114
Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’
Daerah

Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’

13 Juli 2026
117
LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan
'Aisyiyah

LUNAS: Ketika Muhammadiyah dan Aisyiyah Berjalan Berdampingan

13 Juli 2026
125
Peserta Darul Arqam Terlucu
'Aisyiyah

Peserta Darul Arqam Terlucu

12 Juli 2026
146
Indonesia yang Dibangun oleh Cerita-cerita Kecil
Esai

Indonesia yang Dibangun oleh Cerita-cerita Kecil

11 Juli 2026
112
Perang Geng Berjubah Hukum
Nasional

Perang Geng Berjubah Hukum

11 Juli 2026
118

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan