No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Grand Mufti Arab Saudi: Menghina Nabi Muhammad Cuma Melayani Ekstremis

26 Oktober 2020
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID-Riyadh || Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi yang merupakan badan keagaaman tertinggi di negara itu mengatakan menghina Nabi Muhammad hanya melayani para ekstremis yang ingin menyebarkan kebencian di antara masyarakat.

Pernyataan itu muncul di tengah kontroversi penggunaan kartun Nabi Muhammad di kelas sekolah Prancis tentang kebebasan berekspresi yang gurunya kemudian dipenggal oleh seorang remaja etnis Chechnya. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut pembunuhan tersebut merupakan serangan “teroris Islam”.

Presiden Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi saat ini adalah Sheikh Abdulaziz bin Abdullah bin Mohammed Al-Sheikh. Dia juga merupakan Grand Mufti di negara tersebut.

“Tugas orang bijak di seluruh dunia adalah mengutuk penghinaan semacam itu yang tidak ada hubungannya dengan kebebasan berpikir dan berekspresi dan tidak lebih dari prasangka murni dan layanan gratis bagi ekstremis,” kata dewan itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari SPA, Senin (26/10/2020).

Dewan itu menyoroti bahwa Islam melarang segala bentuk penghinaan terhadap nabi Tuhan mana pun.

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengkritik mereka yang dia sebut sebagai “Islamis” dan membela penerbitan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad. Kartun itu karya majalah Charlie Hebdo yang memicu pembantaian di kantor redaksi majalah tersebut pada 2015 silam.

Pembelaan Macron muncul setelah seorang guru di Prancis dipenggal minggu lalu di dekat Paris setelah dia menunjukkan kartun Nabi Muhammad selama diskusi di kelas tentang kebebasan berbicara dan berekspresi. Macron mengatakan guru yang dibunuh itu adalah korban serangan “teroris Islam.”

“Kami tidak akan menyerah soal kartun,” kata Macron dalam upacara penghormatan untuk guru yang dipenggal pekan lalu. “Dia dibunuh karena Islamis menginginkan masa depan kita,” ujarnya, sambil bersumpah; “Mereka tidak akan pernah memilikinya.”

Insiden tersebut telah memicu perdebatan tentang menghormati agama dan mendorong banyak pemimpin di dunia Islam untuk mengutuk kejahatan tersebut tetapi menekankan pentingnya menghormati para Nabi.

Imam besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed al-Tayeb, dalam pidatonya Selasa lalu mengutuk pemenggalan seorang guru di Prancis. Namun, dia mengatakan menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah “ajakan untuk membenci”.

Pidato Sheikh al-Tayeb dibacakan di Capitol Square Roma di depan pertemuan para pemimpin Kristen, Yahudi dan Buddha termasuk Paus Francis dan Kepala Rabbi Prancis Haim Korsia.

“Sebagai seorang Muslim dan Sheikh Al-Azhar, saya menyatakan bahwa Islam, ajarannya dan Nabi tidak bersalah dari kejahatan teroris yang jahat ini,” kata Tayeb dalam pidatonya, merujuk pada pemenggalan kepala guru Prancis bernama Samuel Paty.

BACA JUGA

Imagine di Idul Fitri 1447 H

Panitia Olimpiade Jepang 2020 Siapkan Fasilitas “Mobil Masjid” untuk Atlet Muslim

Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia

PCIM Arab Saudi Gelar Temu Haji Muhammadiyah

Dihadiri 100 Tokoh Perdamaian Dunia, UMS Bakal Gelar World Peace Forum

Ternyata Ijazah Pertama Kali Diperkenalkan Oleh Tradisi Pendidikan Islam

“Pada saat yang sama, saya menekankan bahwa menghina agama dan menyerang simbol suci mereka di bawah panji kebebasan berekspresi adalah standar ganda intelektual dan undangan terbuka untuk kebencian.”

Paty, 47, diserang dan dibunuh oleh seorang remaja Chechnya berusia 18 tahun dalam perjalanan pulang dari sekolah menengah pertama tempat dia mengajar di Conflans-Sainte-Honorine, dekat Paris.

Dia telah menunjukkan kepada murid-muridnya kartun Nabi Muhammad, yang membuat marah seorang ayah siswa yang memimpin kampanye online melawan guru tersebut. Ayah siswa itu berhubungan dengan pelaku pembunuhan menjelang serangan terhadap Paty.

Pembunuh guru, Abdullakh Anzorov, telah mem-posting gambar tubuh guru yang dipenggal di Twitter sebelum akhirnya dia ditembak mati oleh polisi.

“Teroris ini tidak berbicara untuk agama Nabi Muhammad, sama seperti teroris di Selandia Baru yang membunuh Muslim di masjid berbicara untuk agama Yesus,” kata al-Tayeb dalam pidatonya.

Polisi Prancis telah menangkap 16 orang, termasuk seorang “radikal Islam” dan empat anggota keluarga Anzorov. (*)

Tags: Immanuel MacronIslamophobiaMenghina Nabi Muhammad
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Islam

Islamofobia

by Mujaddid
20 Juli 2022
689
Nasionalisme Kaum Islamofobia
Esai

Nasionalisme Kaum Islamofobia

by Mujaddid
20 Juli 2022
728
Internasional

Terungkap! Puluhan Badan Amal AS Salurkan Lebih 150 Juta Dolar ke Kelompok Anti Islam

by Mujaddid
14 Januari 2022
224
Lawan Islamophobia, Sineas Muslim Inggris Rilis Film “Error in Terror”
Internasional

Lawan Islamophobia, Sineas Muslim Inggris Rilis Film “Error in Terror”

by Mujaddid
14 Juli 2021
233
Islamophobia Sangat Bisa Datang dari Seorang Muslim
Medsos

Islamophobia Sangat Bisa Datang dari Seorang Muslim

by Mujaddid
23 Juni 2021
190
Shohibul: Presiden Sebaiknya Rombak Struktur Anggaran
Nasional

Polisi Sebut ada Kotak Amal Mendanai Teroris, Shohibul: Jangan menggeneralisasi

by Mujaddid
21 Desember 2020
489
Anwar Abbas Minta Macron Segera Minta Maaf kepada Umat Islam
Muhammadiyah

Anwar Abbas Minta Macron Segera Minta Maaf kepada Umat Islam

by Mujaddid
30 Oktober 2020
205
Erdogan Sebut Negara-negara Barat yang Serang Islam Picu Perang Salib Baru
Internasional

Erdogan Sebut Negara-negara Barat yang Serang Islam Picu Perang Salib Baru

by Mujaddid
29 Oktober 2020
501
Internasional

Pogba Bantah Berita yang Menyebutnya Mundur dari Timnas Prancis

by Mujaddid
26 Oktober 2020
205
Internasional

Macron Sebut Islam Teroris, Paul Pogba Berencana Pensiun dari Timnas Prancis

by Mujaddid
26 Oktober 2020
663

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.