No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

AS Sebut OBOR adalah Modus China Meletakkan Militernya di Negara Lain

2 September 2020
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Peta proyek OBOR China.

Peta proyek OBOR China.

Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID || Amerika Serikat (AS) menyebut China menggunakan proyek investasi One Belt One Road (OBOR) yang kemudian berubah nama jadi Belt and Road Initiative (BRI) sebagai jalan untuk memperluas pengaruh militernya di seluruh dunia.

Dalam laporan tahunan ke Kongres, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) menyebut proyek yang diinisiasi Presiden China Xi Jinping pada 2013 lalu itu sebagai modus China meletakkan militernya di negara lain.

“Saat ini, China menggunakan infrastruktur komersial untuk mendukung semua operasi militernya di luar negeri, termasuk kehadiran Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di wilayah negara lain, termasuk pangkalannya di Djibouti,” tulis laporan itu sebagaimana dimuat di situs www.defense.gov, dikutip Rabu (2/9/2020).

Laporan itu menyebutkan, beberapa proyek OBOR China dapat menciptakan potensi keuntungan militer, seperti akses PLA ke pelabuhan asing yang dipilih untuk memposisikan sebelumnya dukungan logistik yang diperlukan untuk mempertahankan penyebaran angkatan laut di perairan sejauh Samudra Hindia, Laut Mediterania, dan Samudra Atlantik untuk melindungi minat yang berkembang.

“China kemungkinan telah mempertimbangkan negara-negara yang memiliki kerja sama Belt and Road Initiative dengan China sebagai target pembangunan militernya,” tulis laporan tersebut.

Diketahui, beberapa negara itu termasuk Myanmar, Thailand, Singapura, Indonesia, Pakistan, Sri Lanka, Uni Emirat Arab, Kenya, Seychelles, Tanzania, Angola, dan Tajikistan.

“Negara tuan rumah dapat menjalankan peran penting dalam mengatur operasi militer China, karena para pejabat China sangat mungkin menyadari bahwa hubungan jangka panjang yang stabil dengan negara tuan rumah sangat penting untuk keberhasilan fasilitas logistik militer mereka,” kata Departemen Pertahanan.

Sebelumnya pada Agustus 2017, China telah secara resmi membuka pangkalan PLA pertamanya di Djibouti. Marinir Angkatan Laut PLA ditempatkan di pangkalan dengan kendaraan lapis baja dan artileri beroda, tetapi saat ini bergantung pada pelabuhan komersial terdekat karena kurangnya dermaga di pangkalan.

BACA JUGA

Palestina Desak PBB Hentikan Kekejian Israel terhadap Anak-anak

Merve Safe Kavakci, Sosok Politisi Muslimah Tangguh dari Turki

DPD IMM Sumut Kecam Tindakan Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

UMSU dan UniMap Gelar Konfrensi Internasional CSI di Unimas Malaysia

Mengenal Lebih Dekat Pau Cubarsí, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Bilkis, Wanita Muslim India yang Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh di Tahun 2020

AS menyebut personel PLA di fasilitas itu telah mengganggu penerbangan AS dan China dituduhnya telah berusaha untuk membatasi wilayah udara kedaulatan Djibouti di atas pangkalan tersebut.

“Pendekatan PLA kemungkinan besar mencakup pertimbangan berbagai lokasi dan penjangkauan ke banyak negara, tetapi hanya beberapa yang akan maju ke negosiasi untuk perjanjian infrastruktur, status pasukan atau perjanjian pasukan kunjungan, dan / atau perjanjian pangkalan,” tulis laporan tersebut

Organisasi penting yang terlibat dalam perencanaan dan negosiasi fasilitas logistik militer adalah Departemen Staf Gabungan Komisi Militer Pusat (CMC), Departemen Dukungan Logistik CMC, dan kantor pusat. Pangkalan militer luar negeri China akan dibatasi oleh kesediaan negara tuan rumah potensial untuk mendukung kehadiran PLA.

Seperti diketahui,  selama ini China menggembar-gemborkan Inisiatif Belt and Road sebagai proyek investasi raksasa untuk membantu negara-negara yang membutuhkan dana membangun infrastruktur mereka, baik di darat, laut, maupun udara. Secara garis besar, China mengklim proyek ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki jalur perdagangan dan ekonomi antar negara di Asia dan sekitarnya.

Kelebihan program ini sendiri adalah menyediakan dana yang besar bagi anggotanya, termasuk Indonesia. China bahkan dikabarkan menggelontorkan dana sebesar US$150 miliar atau setara Rp 2.137,6 triliun per tahun. Dana itu bisa dipinjam negara peserta program tersebut untuk membangun infrastruktur mereka.

Kendati demikian, laporan AS itu dibantah China. Dalam pernyataan pers Rabu sore yang dimuat Reuters, China menyebut laporan itu bias. (*)

 

Tags: ASBRIChinaOBOR
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Mitos Super Power dan Ilusi Film Hollywood
Editorial

Mitos Super Power dan Ilusi Film Hollywood

by Mujaddid
15 April 2026
132
Saigon 1975
Internasional

Saigon 1975

by Mujaddid
23 Maret 2026
115
China Sebut Amerika Serikat “Pecandu Perang” dan Biang Kekacauan Dunia
Internasional

China Sebut Amerika Serikat “Pecandu Perang” dan Biang Kekacauan Dunia

by Mujaddid
1 Maret 2026
112
UMSU Terima Peduli TJSL BRI
Daerah

UMSU Terima Peduli TJSL BRI

by Mujaddid
24 November 2025
104
Esai

Kemunduran HAM di Bawah Pemerintahan Biden

by Mujaddid
4 Juni 2024
225
RSU Muhammadiyah Sumut Terima Bantuan Alkes dari BRI untuk Penggulangan Covid-19
AUM

RSU Muhammadiyah Sumut Terima Bantuan Alkes dari BRI untuk Penggulangan Covid-19

by Mujaddid
17 Oktober 2021
156
Aplikasi Qur’an Paling Populer Dihapus dari App Store China
Internasional

Aplikasi Qur’an Paling Populer Dihapus dari App Store China

by Mujaddid
16 Oktober 2021
511
Amerika Kembalikan 17.000 Artefak Kuno Milik Irak yang Dijarah Selama Invasi 2003
Internasional

Amerika Kembalikan 17.000 Artefak Kuno Milik Irak yang Dijarah Selama Invasi 2003

by Mujaddid
2 Agustus 2021
310
Internasional

China Blokir Kedatangan Tim Investigasi Asala-usul Virus Corona

by Mujaddid
7 Januari 2021
230
BRI Turut Bantu Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Perumnas Medan II
Daerah

BRI Turut Bantu Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Perumnas Medan II

by Mujaddid
4 September 2020
630

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.