Rabu, Juli 22, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Tentang Akhyar Mengeluh, Bobby Klaim Unggul

Mujaddid by Mujaddid
2020/07/28
in Opini, Ulasan
Reading Time: 3 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Seorang Jurnalis bertanya: Assalammulaikum pak, pagi, izin minta tanggapan sikit terkait status Akhyar di instagram pribadinya yang menyatakan bahwa dirinya bukan apa-apa dan beking juga gak punya.

Ini gimana nurut bapak perasaan Akhyar dengan menulis cuitan itu setelah “dibuang” dari partainya?

Sementara itu, Bobby, lawannya, yang juga bakal maju jadi calon walikota medan mengaku lebih unggul. Ini gimna ya pak?Terimakasih byk pak.

 

Jawaban saya:

Menurut saya ekspresi seperti itu adalah jenis keluhan yang sangat manusiawi ketika seseorang diterpa masalah yang dahsyat.

Ia punya hak untuk itu dan jika orang mendengar serta membicarakan serius keluhannya itu, juga tidak ada celanya.

Tamsilnya begini. Ketika seekor burung kena sasar anak ketapel seorang pemburu dan jatuh ke bumi, pasti ada tanda-tanda yang muncul dalam bentuk suara erangan kesakitan diiringi gugurnya bulu-bulunya sesaat kena benturan keras anak ketapel pemburu itu.

Hal itu sekaligus menjadi environtmental warning yang keras menandai terganggunya keseimbangan (equilibrium).

Burung-burung dan satwa lain di sekitar tempat kejadian beroleh pelajaran penting dari tanda-tanda yang diberikan oleh burung yang kena sasar anak ketapel pemburu itu bahwa di sini telah terjadi pembantaian yang berlangsung atas nama kesewenang-wenangan.

Meski reaksi atas keluhan Akhyar bisa berbeda dari satu dan lain orang, namun perbedaan reaksi itu tidak sekaligus menyebabkan semua orang gagal faham apa yang terjadi.

Elit politik misalnya bisa berucap dan berbuat berbeda dengan hati nuraninya, sedangkan rakyat jelata yang tak terlatih “bertanam tebu di bibir” akan berucap dan bertindak sesuai apa yang difikirkan dan dirasakan.

Berikut sebuah kisah rujukan. Selama 25 tahun Nelson Mandela dipenjarakan oleh rezim apartheid Afsel dan tak ada reaksi badanbadan dunia serta media arusutama untuk penistaan kemanusiaan sekejam itu.

Tetapi sangat paradoks ketika rezim apartheid itu dijatuhkan oleh rakyat serta-merta nama Nelson Mandela pun berubah dari pengkhianat menjadi pahlawan. Nelson Mandela yang sama mulai berbeda di mata badan badan dunia dan media arus utama.

Nelson Mandela akhirnya dipuja dan dipuji bahkan menjadi tokoh penting dunia yang bahkan diganjar hadiah nobel perdamaian.

Itulah nalar politik ketidak jujuran yang kerap mencerminkan alam fikiran elit dan publik yang kerap tak begitu care atas nilai-nilai.

Seseorang seperti Akhyar yang merasa “dihakimi sembarangan” oleh kekuasaan yang mungkin saja telah kehilangan nurani, dan ketika ia mengeluh hendaknya tak usahlah ada lagi orang atau pihak yang menganggap Akhyar tak berhak untuk itu.

Jika pada saat bersamaan Bobby mengaku lebih unggul tentu ia sangat berhak menyatakan klaim seperti itu. Tujuannya mungkin untuk meyakinkan diri (self confidence) dan memengaruhi opini publik. Hal itu sangat bermanfaat baginya maupun bagi pendukungnya.

Bobby dan semua orang di kubunya tahu bahwa dalam rumus dan pengalaman empiris demokrasi langsung petahana itu selalu memiliki keunggulan dibanding penantang.

Karena itu sangat jarang seorang petahana kalah dalam arena pemilihan langsung.

Untuk kondisi dan catatan politik kota Medan saat ini ditambah lagi dengan komposisi kepartaian yang mengerucut menjadi dua kubu, sangat normal dan sangat beralasan orang mengunggulkan Akhyar.

Bobby dan orang-orang di kubunya pun tentu mulai menghitung dampak penetapan calon walil baginya terhadap soliditas.

Semua akan berhitung reward. Karena itu akan ada perbedaan militansi partai yang kadernya diusung menjadi calon walikota dan calon wakil. Partai yang direward saja kerap terpecah karena perbedaan pendapat atas figur yang diajukan, apalagi partai yang tak direward?

Karena itu Bobby dan tim intinya harus segera melakukan approach kepada seluruh partai pendukungnya agar tak ada yang merasa lebih baik pasif apalagi bersikap kontraproduktif.

Hal ini praktis tidak terjadi di kubu Akhyar yang didukung oleh PKS dan PD. Secara teoritis kedua partai ini bisa lebih solid karena sama-sama di luar pemerintahan. Berbeda dengan kubu Bobby yang mencerminkan kekuatan koalisi pemerintahan nasional.

Politik itu urusan kepentingan. Siapa dapat apa, kapan dan bagaimana. (*)


Shohibul Anshor Siregar, Dosen FISIP UMSU

Tags: Akhyar Nasutionbobby nasutionPilkada Medan
Previous Post

Kraton Jogja Minta 57 Ribu Ton Emas yang Dijarah Inggris Dikembalikan

Next Post

Akhyar Sambut Baik Penjajakan Sister City Medan-Karachi

Related Posts

Dari Manokwari: Menyalakan Cahaya Muhammadiyah di Tanah Papua

Dari Manokwari: Menyalakan Cahaya Muhammadiyah di Tanah Papua

21 Juli 2026
119
Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara

Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara

20 Juli 2026
110
Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

20 Juli 2026
126
Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

20 Juli 2026
110
Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda

Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda

19 Juli 2026
172
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

19 Juli 2026
129
Next Post

Akhyar Sambut Baik Penjajakan Sister City Medan-Karachi

Jelang Milad ke-57, PP Tapak Suci Siapkan Big Data keanggotaan Seluruh Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20086 shares
    Share 8034 Tweet 5022
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11917 shares
    Share 4767 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9189 shares
    Share 3676 Tweet 2297
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6313 shares
    Share 2525 Tweet 1578
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6100 shares
    Share 2440 Tweet 1525

OPINI

Dari Manokwari: Menyalakan Cahaya Muhammadiyah di Tanah Papua
AUM

Dari Manokwari: Menyalakan Cahaya Muhammadiyah di Tanah Papua

21 Juli 2026
119
Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara
Nasional

Demokrasi yang Kehilangan Suara: Ketika Kritik Dipandang sebagai Ancaman Negara

20 Juli 2026
110
Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 
'Aisyiyah

Medan, Kota Sejarah dan Cahaya Gerakan Islam Menyambut Muktamar 49 Muhammadiyah 

20 Juli 2026
126
Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia
Daerah

Dari Darul Arqam ke Manokwari: Betapa Luasnya Indonesia

20 Juli 2026
110
Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda
Jufri Daily

Tiga Final Piala Dunia dan Satu Harapan untuk Garuda

19 Juli 2026
172
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”
Nasional

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

19 Juli 2026
129

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan