No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Ketum MAHUTAMA: Pikiran Harusnya Dilawan dengan Pikiran, Bukan dengan Jeruji Besi atau Intimidasi

2 Juni 2020
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Ketum MAHUTAMA, Aidul Faitriciada Azhari

Ketum MAHUTAMA, Aidul Faitriciada Azhari

Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID || Ketua Umum Masyarakat Tata Negara Muhammadiyah (MAHUTAMA), Aidul Faitriciada Azhari mengecam tindakan teror oleh oknum tertentu terhadap penyelenggaran diskusi ilmiah yang digelar oleh CLS Fakultas Hukum UGM. Terlebih pelaku teror sampai mencatut nama organisasi Muhammadiyah Klaten

Aidul menyebut kejadian itu menunjukan situasi yang membahayakan bagi negara Indonesia. Sebab masalah timbul hanya karena sebuah pendapat.

“Gak habis pikir, bagaiman bisa hanya karena pendapat kemudian berujung pada ancaman pembunuhan, ini satu hal yang saya melihatnya sangat membahayakan masa depan kita bersama,” ujar Aidul dalam diskusi ‘Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19’ yang diadakan oleh MAHUTAMA dan Kolegium Jurist Institute (KJI) pada Senin (1/6/2020).


Baca juga: Din Syamsuddin Beberkan 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin


Lebih lanjut, dalam webinar nasional yang diikuti ribuan peserta dan dipandu oleh  Auliya Khasanofa (Sekjen MAHUTAMA) ini, Aidul menjelaskan, sejatinya kebebasan berpendapat bagi setiap warga negara sebenarnya sudah diatur UUD 1945. Seperti di amandemen UUD 1945 Pasal 28 E Ayat 3 yang menyebutkan, setiap orang berhak atas kebebasan untuk mengeluarkan pendapat. Selanjutnya Pasal 28 I Ayat 1 yang menyebut, bahwa hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.

Termasuk dalam konteks saat pandemi saat ini, dimana dalam kehidupan di tengah pandemi COVID-19, Aidul menyebut rakyat banyak mengalami pembatasan hak, seperti hak untuk bepergian serta hak untuk berkumpul, misalnya.

“Tapi seharusnya hak untuk menyatakan pendapat tidak bisa dibatasi,” tegasnya. Dalam keadaan apapun, hak untuk menyatakan pendapat tidak bisa dikurangi, pikiran tidak bisa dibatasi, pikiran juga tidak bisa dipenjara dan tidak ada pengadilan terhadap pemikiran. Semua orang boleh berpendapat pikiran hanya bisa dilawan dengan pikiran lagi, bukan dengan jeruji besi bukan dengan intimidasi bukan dengan represif,” tegasnya.

Aidul mengingatkan, bahwa para pendiri negara Indonesia mendirikan Republik ini sesungguhnya dengan kekuatan dan kenekaragaman pemikiran, sehingga timbul dialektika yang mendorong lahirnya negara Indonesia.

Selain itu, kata Aidul, makna republik juga tiada lain mengembalikan urusan negara kepada nalar publik, pikiran yang tersebar di masyarakat. Ditegaskannya, Indonesia bukan negara feodal yang mendasarkan pada Daulat Tuanku, tapi Daulat Rakyat.

“Pemimpin hanya ditinggikan seranting, didahulukan selangkah (mengitip pepatah Minang),” tuturnya.

Maka, kata Aidul,  ragam pikiran dan pendapat yang tersebar di masyarakat harus diagregasi dan dideliberasi, dimusyawaratkan dengan nalar yang sehat dan kritis, sehingga berdialektika dan berkembang menjadi sintesis bersama.

 

Soal Pemakzulan

Terkait soal isu pemakzulan, menurut Aidul hal ini tidak boleh menjadi kasak kusuk di tengah masyarakat, karena bisa terjadi disinformasi yang potensial membahayakan kehidupan negara

BACA JUGA

Atnike Nova Sigiro, Aktivis Gerakan Feminisme Indonesia

Alm Prof Malik Fadjar di Mata Tokoh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

Pakar: Usaha Permainan Ketangkasan Berizin Bukan Kualifikasi Tindak Pidana Perjudian

Berkunjung ke Surabaya, LLHPB PP ‘Aisyiyah Sharing terkait Isu Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana

Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah Akan Adakan Groundbreaking Muhammadiyah Training Center di Kulon Progo

Kepedulian Tanpa Pencitraan: Watak Muhammadiyah di Tengah Bencana

Dikatakannya,  di tengah masyarakat banyak yang masih memiliki pemahaman ketatanegaraan seperti zaman Orde Baru atau sebelum amandemen UUD 1945, sehingga dalam hal pemberhentian Presiden masih beranggapan seperti masa jatuhnya Soeharto atau pemberhentian KH Abdurachman Wahid.

Secara filosofis, kata Aidul, sistem presidensial yang kita pilih dalam amandemen UUD 1945 adalah untuk tidak mengulangi jatuh-bangunnya pemerintahan sebagaimana terjadi pada masa Demokrasi Parlementer dan juga yang dialami pada masa awal reformasi, terutama dengan kejatuhan Gus Dur.

Ia menjelaskan, sistem presidensial menjamin pemerintahan yang stabil dan kuat, di antaranya karena Presiden tidak dapat dijatuhkan karena alasan kebijakan yang dibuatnya, kecuali bila terdapat pelanggaran hukum berupa pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, atau perbuatan tercela maupun apabila terbukti tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden (Pasal 7A UUD 1945).

“Dalam perkataan lain,  Presiden tidak dapat diberhentikan dengan alasan kebijakan covid-19 – seburuk apapun. Kecuali bila terdapat pelanggaran hukum maupun apabila terbukti tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden,” tutupnya. (*)


Editor: MRS

Tags: Berita MAHUTAMAKebesan BerpendapatMasyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (MAHUTAMA)Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19pemakzulanWebinar MAHUTAMA
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Muhammadiyah

MAHUTAMA dan MIH UMS Akan Gelar Webinar Nasional Refleksi Akhir Tahun 2021

by Mujaddid
27 Desember 2021
254
Prof Suteki: Kebebasan Berpendapat adalah “Ruh” Demokrasi
Nasional

Prof Suteki: Kebebasan Berpendapat adalah “Ruh” Demokrasi

by Mujaddid
2 Juni 2020
648
Soal Pemakzulan, Refly Harun: Harus Dibedakan Antara Wacana dengan Gerakan
Nasional

Soal Pemakzulan, Refly Harun: Harus Dibedakan Antara Wacana dengan Gerakan

by Mujaddid
2 Juni 2020
600
Din Syamsuddin Beberkan 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin
Nasional

Din Syamsuddin Beberkan 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin

by Mujaddid
2 Juni 2020
885
Nasional

Webinar Nasional MAHUTAMA dan KJI: “Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19″

by Mujaddid
1 Juni 2020
1.1k
Muhammadiyah

Webinar MAHUTAMA, Buya Gusrizal Sebut Kondisi Bangsa Indonesia Sekarang ini Seperti Orang Stroke

by Mujaddid
1 Juni 2020
1.2k
Muhammadiyah

Webinar MAHUTAMA, MUI: Pemerintah Harus Hentikan Kedatangan TKA China

by Mujaddid
1 Juni 2020
286
Muhammadiyah

Webinar MAHUTAMA, Prof Aidul: Kedatangan TKA China Ancam Kedaulatan Bangsa Indonesian

by Mujaddid
1 Juni 2020
280
Muhammadiyah

Webinar MAHUTAMA Kontroversi Kedatangan TKA: Pemerintah Wajib Mementingkan Keselamatan Warga Negaranya

by Mujaddid
16 Juni 2020
223
Muhammadiyah

Sabtu ini Webinar MAHUTAMA Angkat Tema: “Kontroversi Kedatangan TKA Pada Masa Pandemi dalam Perspektif Ketatanegaraan”

by Mujaddid
1 Juni 2020
390

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.