No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result
Home
Muhammadiyah

Webinar MAHUTAMA, MUI: Pemerintah Harus Hentikan Kedatangan TKA China

by Mujaddid
1 Juni 2020
in Muhammadiyah, Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
0
0
SHARES
236
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID-Medan || Majelis Ulama Indoneia (MUI) menganggap kebijakan-kebijakan pemerintahan Indonesia terkait PSBB, terutama yang terakhir tentang pelonggaran atau relaksasi terhadap beberapa hal terutama tentang moda transfportasi publik. Begitu juga tenang kedatangan TKA China yang seolah-olah dianggap sebagai bagian upaya pemerintah untuk memajukan ekonomi Indonesia.

Wakil Ketua MUI Pusat Dr. KH. Muhyiddin Junaidi, MA mengungkapkan, bahwa sebenarnya pihaknya sudah berbicara tentang hal ini sudah sejak lama beberapa bulan lalu, sejak kebijakan PSBB diterapkan. Dikatakannya, pada saat itu MUI minta kepada pemerintah Indonesia agar menghentikan dan melarang TKA China datang ke Indonesia, karena China merupakan episentrum dari pandemi Covid-19.

“Kalau memang tidak bisa dihentikan, kita katakan kepada pemerintah bahwa mustahil megatasi pandemi Covid-19 dan PSBB tidak akan berhasil. Kenapa ? Karena sumber virusnya terus dibiarkan berdatangan, padahal di beberapa negara lain baik yang di asia maupun di belahan lainnya melarang,” ujarnya dalam Webinar Nasional MAHUTAMA dengan tema: “Kontroversi Kedatangan TKA Pada Masa Pandemi dalam Perspektif Ketatanegaraan”, Sabtu (16 Mei 2020) jam 13.00-15.00 WIB.

Tapi anehnya, kata Muhyiddin, di Indonesia justru diberi kemudahan, bahkan ada semacam influencer yang dibayar oleh pemerintah untuk merangsang dan mempromosikan sektor parawisata Indonesia dan itu sangat bertentangan prinsip keadilan sosial.

Muhyiddin mengingatkan, bahwa semakin lama penanganan kesehatan ini diatasi, itu justru semakin banyak problem yang akan timbul, antara lain: yang pertama adalah masalah ekonomi, kalau orang sudah dilockdown selama lebih dari 2 bulan itu akan ada pengaruh terhadap pola hidupnya dan pendapatannya.

“Nah, kalau terus tidak ada batas waktu PSBB justru kemudian akan menimbulkan krisis ekonomi di masyarakat, terutama di masyarakat kelas bawah,” sebutnya.

Ia juga sangat menyesalkan Bantuan Langsung Tunai yang konon katanya sudah diberikan kepada masyarakat penerapan di lapangan justru banayak sekali yang amburadul dan tidak tepat sasaran, dimana ada yang kaya dapat, tapi yang miskin tidak.

“Pokoknya kita melihat banyak sekali kekurangan dari kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut,” tukasnya .

Kedua, lanjut Muhyiddin, kalau persoalan ekonomi tidak bisa diatasi, maka akan berpotensi bergerak ke persoalan sosial. Seperti diketahui, persoalan sosial sekarang banayak sekali, terutama tingkat kriminalitas makin meningkat yang arata-rata diakibatkan oleh alasan ekonomi.

Dan ketiga, kata Muhyiddin, kalau masalah sosial tidak bisa diselesaikan maka justru akan merembet jadi maslah politik, dimana akan terjadi perubahan tatanan, sangat mungkin akan muncul gerakan politik yang meminta untuk mengganti pemerintahan karena dinilai gagal menyelenggarakan pemerintahan.

“Tentunya kondisi ini sangat berbahaya dan kita tidak mau chaos terjadi seperti yang terjadi pada tahun 98, karena biayanya sangat mahal,” tegasnya.

Oleh karena itu MUI minta kepad pemerintah supaya menghantikan kedatangan TKA dari China,

“Apalagi yang datang itu bukanlah orang-orang profesional, mereka adalah pekerja biasa yang keahliannya juga banyak dimiliki oleh orang Indonesia,” hkatanya. (*)

Tags: Berita MAHUTAMADr. KH. Muhyiddin JunaidiKontroversi Kedatangan TKAMAMahutamaMasyarakat Hukum Tata Negara MuhammadiyahWebinar MAHUTAMA

Related Posts

HUT ke-80 MA, Momentum Tegaskan Komitmen Reformasi Peradilan dan Integritas Hakim
Nasional

HUT ke-80 MA, Momentum Tegaskan Komitmen Reformasi Peradilan dan Integritas Hakim

19 Agustus 2025
43
MA Umumkan Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Tingkat Pertama dan Banding, Ini Syaratnya !
Nasional

MA Umumkan Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tipikor Tingkat Pertama dan Banding, Ini Syaratnya !

17 Juli 2025
70
Babak Belur Wajah Mahkamah Agung: Perlu Segera Dilakukan Rekonstruksi Jabatan di MA
Nasional

Babak Belur Wajah Mahkamah Agung: Perlu Segera Dilakukan Rekonstruksi Jabatan di MA

30 Oktober 2024
104
FE-PKY: Ketua Mahkamah Agung  Harus Berintegritas dan Layak Jadi Teladan
Nasional

FE-PKY: Ketua Mahkamah Agung Harus Berintegritas dan Layak Jadi Teladan

30 September 2024
71
Terkait Kasus Korupsi dan Pencucian Uang, MA Diminta Hukum Mujianto
Daerah

Terkait Kasus Korupsi dan Pencucian Uang, MA Diminta Hukum Mujianto

2 April 2023
68
Terkait Sujadi, Kejari Medan Respon PK Mahkamah Agung 
Daerah

Terkait Sujadi, Kejari Medan Respon PK Mahkamah Agung 

21 Juni 2022
72

Recent Posts

  • FISIP UMSU FC Tampil di Piala Rektor 2026, Bawa Semangat Kebersamaan dan Riang Gembira
  • Perkuat Ekosistem Digital Kampus, Rektor UMSU Temui Menteri Komdigi Meutya Hafid
  • Jadi Kontingen Terbesar di ASEAN, UMSU Utus 47 Mahasiswa Kuliah dan Studi Pengalaman di Malaysia
  • Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan
  • Analisis Faksionalisme, Akomodasi Politik, dan Paradoks Pelembagaan: Studi Kasus Partai Golkar Sumatera Utara

Recent Comments

  1. Waras mengenai Unik dan Edukatif, MuTu Fest Membatik SD Muhammadiyah 1 Bancar Kenalkan Batik Tulis pada Anak TK dan RA
  2. Waras mengenai Unik dan Edukatif, MuTu Fest Membatik SD Muhammadiyah 1 Bancar Kenalkan Batik Tulis pada Anak TK dan RA
  3. Ashsaism mengenai IMM Sumsel Dukung Zaki Nugraha jadi Caketum pada Muktamar IMM XX Palembang
  4. Ay mengenai Temanku
  5. Akuntansi mengenai Dukung Swasembada Pangan Nasional, Penyuluh Pertanian OKUT Normalisasi Saluran Irigasi

Follow TAJDID.ID on:

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

© 2026 JNews – Premium WordPress News & Magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?
Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required.
Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.