No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result
Home
Nasional

Ribuan Babi Mati, NTT Siaga Satu Virus ‘African Swine Fever’

by Mujaddid
31 Mei 2020
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
0
0
SHARES
500
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID- Kupang || Tercatat 2.983 babi yang tersebar di lima kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) mati, akibat terserang virus African swine fever (ASF) atau demam babi Afrika. Karena itu, Pemerintah NTT menetapkan status siaga satu virus demam babi Afrika.

“Sementara ini, kita masuk kategori siaga satu agar tidak menjangkit ke tempat lain,” kata Kepala Dinas Peternakan NTT, Dani Suhadi kepada wartawan, Senin, 2 Maret 2020.

Dikutip dari laman Tempo.co (2/3/2020), lima kabupaten yang terserang virus ASF yakni Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Hanya Flores yang belum terjangkit Virus ASF.

Dani menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah antisipasi penyebaran virus tersebut. Di antaranya adanya surat edaran Gubernur NTT, Viktor Laiskodat yang melarang babi untuk masuk dan keluar dari NTT.

“Kami perkuat pengawasan di karantina sesuai instruksi Gubernur yang melarang masuk dan keluarnya babi dari NTT,” sebutnya

Pencegahan lain yang dilakukan, lanjut dia, dengan melakukan disinfektan kandang-kandang babi yang terserang Virus ASF. Dia berharap dengan langkah pencegahan ini dapat mengantisipasi merebaknya virus ASF di NTT, termasuk merebak ke Pulau Flores dan Sumba.

Dia mengatakan Dinas Peternakan NTT belum mengambil langkah lebih jauh, karena khusus virus ini belum ada vaksinnya. “Jangankan Indonesia, Cina saja harus memusnahkan babi yang terinfeksi dan memulai baru,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD NTT, Kasimirus Kolo meminta pemerintah untuk segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus demam babi Afrika, sehingga bisa ada bantuan dari pemerintah pusat untuk mengatasi penyebaran virus ini. “Kami minta dinas untuk siapkan syarat-syaratnya agar ditetapkan status KLB,” katanya.

Menyikapi hal itu, Dani Suhadi mengatakan penetapan status KLB harus dimulai dari tingkat kabupaten, dan harus memenuhi syarat dengan data-data yang valid. “Ada syarat untuk tetapkan KLB, termasuk dampaknya kepada masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, populasi babi di NTT mencapai 2 juta lebih ekor, sehingga dengan jumlah babi yang mati, maka baru sekitar 0,01 persen yang terjangkit. (*)

Tags: African Swine FeverbabiNTTvirus babi

Related Posts

Babi, Agama, dan Politik Identitas di Era Global
Daerah

Babi, Agama, dan Politik Identitas di Era Global

4 Maret 2026
87
Analisis Historis Larangan Konsumsi Babi: Shohibul Anshor Siregar Ulas Perjalanan dari Masa Neolitik hingga Sertifikasi Halal Global
Daerah

Analisis Historis Larangan Konsumsi Babi: Shohibul Anshor Siregar Ulas Perjalanan dari Masa Neolitik hingga Sertifikasi Halal Global

4 Maret 2026
110
Uhamka Serahkan Bantuan Awal Pengembangan Air Bersih di Desa Tliu NTT
Daerah

Uhamka Serahkan Bantuan Awal Pengembangan Air Bersih di Desa Tliu NTT

8 September 2022
69
Daerah

Muhammadiyah Medan: Buang Bangkai Babi ke Sungai Teror Bagi Umat Islam

8 Mei 2020
5.1k

Recent Posts

  • FISIP UMSU FC Tampil di Piala Rektor 2026, Bawa Semangat Kebersamaan dan Riang Gembira
  • Perkuat Ekosistem Digital Kampus, Rektor UMSU Temui Menteri Komdigi Meutya Hafid
  • Jadi Kontingen Terbesar di ASEAN, UMSU Utus 47 Mahasiswa Kuliah dan Studi Pengalaman di Malaysia
  • Menuntaskan Perjalanan, Menjaga Keteladanan
  • Analisis Faksionalisme, Akomodasi Politik, dan Paradoks Pelembagaan: Studi Kasus Partai Golkar Sumatera Utara

Recent Comments

  1. Waras mengenai Unik dan Edukatif, MuTu Fest Membatik SD Muhammadiyah 1 Bancar Kenalkan Batik Tulis pada Anak TK dan RA
  2. Waras mengenai Unik dan Edukatif, MuTu Fest Membatik SD Muhammadiyah 1 Bancar Kenalkan Batik Tulis pada Anak TK dan RA
  3. Ashsaism mengenai IMM Sumsel Dukung Zaki Nugraha jadi Caketum pada Muktamar IMM XX Palembang
  4. Ay mengenai Temanku
  5. Akuntansi mengenai Dukung Swasembada Pangan Nasional, Penyuluh Pertanian OKUT Normalisasi Saluran Irigasi

Follow TAJDID.ID on:

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

© 2026 JNews – Premium WordPress News & Magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?
Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required.
Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.