Senin, Agustus 10, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Benih

Mujaddid by Mujaddid
2020/03/02
in Syahdan
Reading Time: 3 mins read
0
Bagikan di Facebook
Bagikan di Twitter
Bagikan di Whatsapp

syahdan. Ada seorang kaisar di Timur Jauh yang masih berkuasa kendati usianya sudah lanjut. Ia sadar, sudah waktunya ia memikirkan untuk memilih penggantinya.

Alih-alih memilih salah satu anak-anaknya, Kaisar justru memutuskan sesuatu yang berbeda, dia ingin memilih penggantinya dari para pemuda yang ada di kerajaan tersebut.

Lantas suatu hari dia memanggil orang-orang muda di kerajaan itu. Di hadapan para pemuda itu Kaisar berkata, “Sudah waktunya bagi saya untuk mundur dan memilih kaisar berikutnya. Saya telah memutuskan untuk memilih salah satu dari Anda.”

Anak-anak terkejut, namun tak ada satupun yang berani menyanggah dan mempertanyaakan rencana Kaisar.

“Saya akan memberi kalian masing-masing biji benih hari ini. Satu benih yang sangat istimewa. Saya ingin kalian menanamnya, menyirami dan kembali ke sini terhitung satu tahun dari hari ini dengan membawa hasil dari apa yang telah kalian tanam tanam dari satu biji ini. Saya kemudian akan memeriksa tanaman yang Anda bawa, dan yang saya pilih akan menjadi kaisar berikutnya! ”

Satu anak laki-laki bernama Ling ada di sana hari itu dan dia, seperti yang lainnya, menerima benih.

Dia pun pulang ke rumah dan dengan penuh semangat menceritakan kepada  ibunya. Sang Ibu kemudian membantu Ling mendapatkan pot dan mengisinya dengan tanah. Lalu dengan penuh ketulususan Ling menanam benih itu dalam pot.

Begitulah. Setiap hari Ling menyiraminya dan melihat progres pertumbuhan dari benih yang ditanamnya.

Setelah sekitar tiga minggu, beberapa pemuda lainnya mulai berbicara tentang benih mereka dan tanaman yang mulai tumbuh.

Ling terus mengamati benihnya, tetapi tidak ada yang tumbuh. Tiga minggu, empat minggu dan bahkan 5 minggu sudah berlalu. Tetap tidak ada perubahan yang terjadi. Benih yang ditanamnya tetap seperti semula.

Sementara itu Ling mendengar kabar bahwa pemuda-pemuda yang lain sudah berhasil menumbuhkan benih mereka. Hal ini membuat Ling terpukul. Ia merasa telah gagal menunaikan tantangan dari sang Kaisar.

Enam bulan berlalu, tetap saja masih belum ada perubuhan pada benih yang ditanam Ling di pot nya.

Waktu terus berjalan, Ling terus mendengar cerita bahwa pemuda-pemuda yang lain sudah sukses menumbuhkan benihnya dan bahkan sekarang telah tumbuh tinggi. Sedangkan benihnya tidak juga kunjung tumbuh.

Namun, Ling tidak mengatakan apa pun kepada teman-temannya. Dia terus menunggu benihnya tumbuh.

Setahun akhirnya berlalu dan target waktu yang ditetapkan Kaisar sudah habis. Para pemuda kerajaan membawa tanaman mereka ke kaisar untuk diperiksa.

Sementara Ling memberi tahu ibunya, bahwa dia akan tetap  jujur ​​tentang apa yang terjadi. Ibunya pun kemudian meresteui keputusan puteranya.

Ling membawa potnya yang kosong ke istana. Sesampai di Istana, dia kagum melihat berbagai tanaman yang ditanam oleh para pemuda lainnya. Tumbuhan mereka bagus-bagus dengan segala bentuk dan ukuran. Dan wajah-wajah pemuda itu tampak begitu optimis dan jumawa.

Ling meletakkan potnya yang kosong di lantai Istana. Sontak banyak diantara kawan-kawannya yang tersenyum sinis, saling berbisik menertawakannya.

Ketika kaisar tiba, ia mengamati ruangan itu dan menyapa anak-anak muda yang diberikannya tantangan. Sementara Ling hanya berusaha bersembunyi di belakang.

“Wah, hebat. Kalian telah berhasil menanam pohon dan bunga dengan sangat luar biasa,” kata Kaisar.

“Hari ini, salah satu dari kalian akan saya pilih dan nobatkan menjadi kaisar berikutnya!” lanjut Kaisar

Tiba-tiba, sang kaisar melihat Ling tertunduk di barisan belakang dengan potnya yang kosong. Dia memerintahkan pengawalnya untuk membawanya ke depan.

Ling ketakutan dan wajahnya mendadak pucat. “Kaisar tahu aku gagal! Mungkin dia akan membunuhku!” katanya dalam hati.

Ketika Ling sampai di depan, Kaisar menanyakan namanya.

“Namaku Ling,” jawabnya.

Pemuda yang lain tertawa dan mengolok-oloknya. Kaisar meminta semua orang untuk tenang. Dia memandang Ling, dan kemudian mengumumkan kepada orang banyak.

“Lihatlah kaisar barumu! Namanya Ling!”

Ling tidak percaya. Ling bahkan tidak bisa menumbuhkan benihnya. Bagaimana dia bisa menjadi kaisar baru?

Kemudian kaisar berkata, “Satu tahun yang lalu, di sini saya memberi semua orang benih. Saya mengatakan kepada Anda untuk mengambil benih, menanamnya, menyiraminya, dan membawanya kembali kepada saya hari ini. Tetapi saya memberi Anda semua biji yang sudah direbus. Dan hari ini, kecuali Ling, kalian telah membawakan  pohon, tanaman, dan bunga ke hadapan saya. Tapi kalian keliru, karena ambisi dan syahwat untuk berkuasa membuat kalian semua jadi tidak jujur. Saya tahu bahwa bagaimanapun benih itu tidak akan tumbuh, lantas kalian menggantinya dengan benih yang lain. Kalian semua penipu !”

“Ling adalah satu-satunya yang tetap jujur dan berani membawa pot dengan benih yang kuberikan di dalamnya, tanpa ada sedikit pun upayanya untuk merakayasa atau menggantinya dengan benih yang lain. Karena itu, aku putuskan, dialah yang akan menjadi kaisar baru!,” ujar Kaisar (*)

Tags: benihkaisar
Previous Post

Jokowi Umumkan 2 Orang di Indonesia Positif Corona

Next Post

Polisi Ingatkan Spekulan Masker Bisa Dipidana

Related Posts

Kisah Si Cerdik Taklukkan Si Cerdas

Kisah Si Cerdik Taklukkan Si Cerdas

22 April 2026
177
Kisah Pejabat yang Menolak Tunjangan

Kisah Pejabat yang Menolak Tunjangan

22 April 2026
156
Allah SWT Tidak Menciptakan Kejahatan

Allah SWT Tidak Menciptakan Kejahatan

20 April 2026
573
Kisah Hati Pencuri yang Tercuri

Kisah Hati Pencuri yang Tercuri

20 April 2026
723
Jurus Diam Ala Ibnu Sina

Jurus Diam Ala Ibnu Sina

20 April 2026
1.3k
Abdul Qadir

Syekh Abdul Qadir al~Jaelani dan Pertanyaan Seorang Pemabuk

6 April 2024
494
Next Post

Polisi Ingatkan Spekulan Masker Bisa Dipidana

Makan Hewan Liar di Shenzhen China Akan Dilarang, Dendanya Sampai Rp 100 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20096 shares
    Share 8038 Tweet 5024
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11918 shares
    Share 4767 Tweet 2980
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9190 shares
    Share 3676 Tweet 2298
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6315 shares
    Share 2526 Tweet 1579
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6102 shares
    Share 2441 Tweet 1526

OPINI

Muhammadiyah dan Seni Berkompromi: Melawan Arus Tanpa Kehilangan Arah
Jufri Daily

Muhammadiyah dan Seni Berkompromi: Melawan Arus Tanpa Kehilangan Arah

9 Agustus 2026
112
Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah
Jufri Daily

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

8 Agustus 2026
133
UNIMUS Jadi Saksi! Muktamar Tapak Suci XVI, Meneguhkan Iman & Pukulan
Nasional

UNIMUS Jadi Saksi! Muktamar Tapak Suci XVI, Meneguhkan Iman & Pukulan

7 Agustus 2026
112
Menjaga Silaturahmi, Menguatkan Soliditas
Daerah

Menjaga Silaturahmi, Menguatkan Soliditas

7 Agustus 2026
124
Marbot Bukan Sekadar Penjaga Masjid, tetapi Penjaga Peradaban
Daerah

Marbot Bukan Sekadar Penjaga Masjid, tetapi Penjaga Peradaban

7 Agustus 2026
129
Gelanggang yang Menempa Kader Muhammadiyah
Nasional

Dari Gelanggang Menuju Peradaban: Rekonstruksi Tapak Suci sebagai Organisasi Berbasis Pengetahuan

6 Agustus 2026
170

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan