No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Filsafat Politik Masyarakat Tapsel

24 Februari 2020
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

 

 

 

Oleh : Suheri Harahap, Dosen UIN-SU dan Balon Wakil Bupati Tapsel


Apa itu filsafat politik orang Tapsel? Sebuah pertanyaan untuk menggugah kita pada prinsip penting dalam kehidupan sebagai warga yang akan.mengikuti pemilihan pemimpin (bupati/wakil bupati) di KabupatenTapanuli Selatan tahun 2020 ini. Seolah ada sesuatu yang salah atau hilang selama ini dari ‘ruh’ politik yang ideal yang digagas oleh ilmuwan dan ahli politik di zaman dulu sehingga saat ini perlu dievaluasi.

BACA JUGA

Personal Branding Sesuai Syariat Islam

Ericktoral

Tuan Rondahaim Saragih Garingging (Raja Raya XIV): Napoleon Der Bataks dan Kolonialisme Belanda (Sebuah Karya Rintisan)

Muhammadiyah dan Seni Berkompromi: Melawan Arus Tanpa Kehilangan Arah

Delayed Gratification sebagai Fondasi Keluarga Sakinah Muhammadiyah

Senyum Tipis-Tipis: Ketika Senyuman Menjadi Bahasa Cinta yang Paling Dalam

Siapa yang bisa mengevaluasi politik itu? Disinilah perlu digagas agar politik tidak hanya dievaluasi oleh partai politik, tim sukses, elit politik tapi yang terpenting adalah warga negara itu sendiri (kalau di Tapsel semua kelompok ada di masyarakat termasuk adat dan agama yang kita sebut ‘pranata’ .

Pranata adalah aturan main (role of game) yang menyusun kehidupan kita bersama. Apa namanya kalau di Tapsel? Itulah sistem sosial budaya adat ‘dalihan na tolu’, termasuk ‘poda ni adat’, ‘pastak-pastak ni adat’, ‘patik’,’ ‘uhum’ dll. Begitu juga dengan nilai-nilai ajaran Islam, apa itu? itulah pengamalan dari kita suci al-Qur’an yang harus dipedomani oleh masyarakat (konsep Islamisasi dan Qur’anisasi).

Sesungguhnya politik itu adalah bagaimana cara mendistribusikan keinginan dan harapan masyarakat tentang keadilan (justice), kebebasan (freedom), kedaulatan (sovereignity) oleh pemimpin. (lihatlah sumpah dan tugas kepala daerah yang diamanahkan undang-undang dan visi misinya). Pertanyaan sekarang kenapa politik ideal yang humanis, bermartabat, berdaulat, beradab, berkarakter, beretika ber-Pancasila, beragama, santun, bermoral dll, (kalau di Tapsel ada namanya ‘marsialap ari’, konsep gotong royong yang saya sebut ‘ politik humanis sama dengan politik gotong royong) menjadi buruk seperti istilah politik pragmatis, politik uang (money politic), bernuansa SARA, dll.

Filsafat politik di Tapsel yang humanis sangat penting dijadikan motivasi bagi generasi muda, sebab awal mula politik berawal dari berbagai pandangan tentang arti kekuasaan dan bagaimana situasi kehidupan di berbagai negara dan begitu juga dengan perkembangan zaman. Politik adalah cara masyarakat yang ada memandang dirinya dalam mengatur kehidupannya agar lebih baik.

Albert Enstein menyebut ilmu tanpa agama buta, agama tanpa ilmu lumpuh. Dalam Islam ilmu adalah cahaya. Ilmu sebagai alat untuk menguasai dunia, Al Qur’an mendorong spirit manusia untuk menggunakan akal pikiran (nalar). Boleh menuntut ilmu walau ke negeri Cina sekalipun. Menguasai ilmu pengetahuan (Iptek) inilah yang harus menjadi perjuangan masyarakat. Tapsel harus punya kemajuan masyarakat yang kuat agama (bersih tauhidnya, uang (benda) bukan tujuan hidup termasuk dalam berpolitik. Masyarakat Tapsel harus cerdas, cinta ilmu (dengan ilmulah mereka mengubah hidupnya termasuk sumber daya alamnya).

Tapsel kedepan (kalau sekarang kita berpolitik harus bayar baru memilih, itu mungkin disebabkan oleh rendahnya perkembamgan ilmu di suatu daerah, lihat negara yang maju ilmu pengetahuannya seperti Amerika, Jerman, Iran, Malaysia dll tentu peradabannya pasti lebih maju, pastilah rakyatnya (warga negara) memilih dengan harapan untuk kemajuan negaranya dan kebangkitan ekonomi mereka. Sedangkan di Tapsel, perlu kerja keras mengubah mindset, cara berpikir baru kaum mudanya.

Ilmu politik terus berkembang, dan penemuan ahli tentang pentingnya ilmu itulah yang membuat politik kita di Tapsel bisa berubah kedepan. Disinilah kita sebagai generasi muda, pemilik wilayah, generasi penerus untuk mempertanyakan proses politik dalam demokrasi pilkada yang hanya dilaksanakan sekali dalam 5 tahun.

Apa yang harus kita pertanyakan sebagai masyarakat Tapsel yaitu siapa yang akan memimpin kita? Apakah kita termasuk daerah yang maju, dan kenapa masih ada orang miskin? Apa yang menjadi tugas pemerintah daerah (seluruh perangkat birokrasi negara), lalu apa hak dan kewajiban warganya? Mengapa kita mengklaim tanah kita, apakah ada tanah dirampas perusahaan? Kenapa kita perlu hidup rukun dan damai dsb.

Inilah cara mempernyakan dalam konsep filsafat politik bagi warga Tapsel agar bisa bangkit dan meninggalkan istilah ‘hepeng do na mangatur sude’, ‘adong hepeng na ta pilih’. Istilah Tapsel ‘tak pernah selesai’ harus dihapus. Padahal pilkada ini adalah momentum menentukan jawaban atas pertanyaan dasar/hakiki/filosofis/azasi/fundamental/esensi masa depan masyarakat Tapsel. Rakyat berkeadilan, bebas dan berdaulat. Jika ditemukan ada kejanggalan dan cara-cara yang tidak sesuai di lapangan baik oleh oknum aparat birokrasi, aparat negara dan penyelenggara pemilu, itulah tugas masyarakat untuk meluruskan dan memperbaikinya. Jangan pesimis dan Golput. (*)

Tags: filsafat politiksuheri harahapTapanuli Selatan
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Koordinasi dengan Bupati Tapsel, MDMC Jateng Matangkan Rencana Hunian Darurat untuk Penyintas
Daerah

Koordinasi dengan Bupati Tapsel, MDMC Jateng Matangkan Rencana Hunian Darurat untuk Penyintas

by Mujaddid
22 Desember 2025
162
UMSU dan Pemkab Tapsel Jalin Kerjasama
Daerah

UMSU dan Pemkab Tapsel Jalin Kerjasama

by Mujaddid
27 September 2023
177
Daerah

Pilkada Tapsel 2020, Mungkinkah Harahap Bersatu?

by Mujaddid
1 Agustus 2020
285
Daerah

Kebangkitan Etnis Angkola dalam Pilkada Tapsel 2020

by Mujaddid
26 Juli 2020
512
Opini

Mari Tingkatkan Kepedulian Terhadap Anak dan Perempuan Miskin di Tapanuli Selatan

by Mujaddid
8 Mei 2020
129
Opini

Revolusi Mental Pemuda Desa di Tapanuli Selatan

by Mujaddid
8 Mei 2020
274
Opini

Tata Kelola Pasar Tradisional di Tapanuli Selatan

by Mujaddid
7 Mei 2020
549
Opini

Membangun dari Desa di Tapanuli Selatan

by Mujaddid
10 Februari 2020
603
Opini

Paradigma Baru Budaya Angkola

by Mujaddid
31 Mei 2020
916
Opini

Memperkuat Konsep “Poda Na Lima” dalam Pemerintahan di Tapsel

by Mujaddid
3 Februari 2020
1k

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.