No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Tak Jadi Dihapus, Materi Jihad dan Khilafah Dipindah dari Pelajaran Fikih ke Sejarah

8 Mei 2020
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID-Jakarta || Setelah mendapat kritik dan penolakan keras dari publik dan DPR terkait penghapusan materi jihad dan khilafah dari soal ujian dan kajian pelajaran di madrasah, akhirnya Menteri Agama Fachrul Razi melunak dan menyatakan siap membahas kembali materi yang dinilai berbau radikalisme tersebut.

Dikatakannya, persoalan khilafah dan perang yang diajarkan di kurikulum terdahulu sebenarnya tak bermasalah. Kendati demikian, ada pengajar yang menyimpangkan materi tersebut.

BACA JUGA

Akademisi Soroti Polemik Tahanan Rumah Gus Yaqut: KPK Harusnya Bekerja di Bawah Lampu Terang, Bukan di Lorong Gelap Diskresi

Komar Buton Warga Maluku Ekspedisi Keliling Danau Toba Naik Solu

Kelompok Murottal Nahawand Pukau Ribuan Peserta Tabligh Akbar Semarak Muktamar 48

Risiko Simbolis dan Politis Pembentukan Satgas Penanganan Premanisme

Urgensi Merombak Legalframework Demokrasi dan Politik Indonesia

Genjot Dana Murah, BTN Targetkan Transaksi Tabungan Bisnis Rp7 Triliun

“(Soal khilafah) di sejarah Islam kan itu ada. Pengalaman lalu, ndak tahu kesalahannya di mana, yang pengajarnya justru yang menyimpang ke mana-mana, mengampanyekan khilafah. Kalau di sejarah Islam, kan pasti ada,” ujar Fachrul di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Namun demikian, kata Fachrul, Kemenag tetap akan mempertimbangkan untuk membatasi kemungkinan khilafah, jihad, dan perang disalahgunakan, baik dari materi maupun pengajar. “Dua-dua, materinya juga kita waspadai, dikasih batasnya supaya enggak ngembang ke mana-mana, pengajarnya juga,” ujar dia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, Kamaruddin Amin menyampaikan, materi khilafah dan jihad akan diberikan perspektif yang lebih produktif dan kontekstual. Materi tentang khilafah dan jihad juga tidak ada lagi dalam pelajaran fikih karena dipindahkan ke pelajaran sejarah Islam.

Mengenai tujuan dibuatnya perspektif baru tentang khilafah dan jihad, Kamaruddin menyampaikan, supaya anak-anak dan guru-guru paham betul tentang konteks Indonesia dan konteks sejarah Islam. Jadi kira-kira religiusitas dan nasionalisme itu harus ditanamkan bersamaan dengan pelajaran-pelajaran agama.

“Pelajaran agama itu berfungsi instrumental untuk menanamkan, menginternalisasikan nilai-nilai keagamaan yang moderat, yang nasionalis, religius, jadi kira-kira hal itu yang ditanamkan,” kata Kamaruddin dikutip dari republika.co.id , Senin (9/12).

Kamaruddin kembali menegaskan, khilafah dan jihad tidak dihapus dari pelajaran. Hanya saja dipindahkan tempatnya dari pelajaran fikih ke pelajaran sejarah. (*)

 

Tags: jihadkhalifahMenag
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Nasaruddin Umar: Kemenag Harus Belajar dari Muhammadiyah
Muhammadiyah

Nasaruddin Umar: Kemenag Harus Belajar dari Muhammadiyah

by Mujaddid
5 Desember 2024
185
DPR Pertanyakan Kemenag yang Habiskan Anggaran RP 21.7 M Cuma untuk Diseminasi Pembatalan Haji 2021
Nasional

DPR Pertanyakan Kemenag yang Habiskan Anggaran RP 21.7 M Cuma untuk Diseminasi Pembatalan Haji 2021

by Mujaddid
1 September 2021
636
Tidak Jelas Manfaatnya, MUI Tolak Rencana Sertifikasi Wawasan Kebangsaan bagi Da’i
Islam

Tidak Jelas Manfaatnya, MUI Tolak Rencana Sertifikasi Wawasan Kebangsaan bagi Da’i

by Mujaddid
5 Juni 2021
337
Nasional

Menag Fachrul Razi Sebut Radikalisme Masuk Masjid Lewat Anak Good Looking

by Mujaddid
3 September 2020
372
Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang
Nasional

Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

by Mujaddid
2 Juni 2020
20.3k
Abdul Hakim Siagian: Menag Jangan Diskriminatif
Nasional

Abdul Hakim Siagian: Menag Jangan Diskriminatif

by Mujaddid
8 Mei 2020
190
Nasional

Otoritas Pemberi Sertifikat Halal Dialihkan ke Menag, MUI Gugat UU JPH

by Mujaddid
8 Mei 2020
143

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
  • Terpilih Secara Aklamasi, Arya Sinulingga Resmi Pimpin PSSI Sumut Periode 2026–2030
  • Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
  • Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
  • SMeCK Hooligan Apresiasi League Cup, Siap Jadikan Medan Tuan Rumah yang Ramah
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban
Esai

Menulis: Dari Sekadar Merangkai Kata hingga Memahat Peradaban

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore  dari Pak Zai
Jufri Daily

Orang Lucu Bicara Serius: Sore-Sore dari Pak Zai

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan
Jufri Daily

Kepemimpinan Muhammadiyah dan Masa Depan Persyarikatan

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?
Nasional

Rocky Gerung Masuk Istana, Masihkah Suaranya Segarang Dulu?

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.