No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Abdul Hakim Siagian: Terlalu Dini Menyebut Tuak Efektif untuk Terapi Narkoba

8 Mei 2020
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
1
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID-Medan || Baru-baru ini Sekretris Jenderal  Partai Demokrat Hinca Panjaitan lewat akun twitternya (@hincapandjaitan) melontarkan kicauan, bahwa tuak baik untuk terapi narkoba. Bahkan ia mengajakkan masyarakat untuk mepopulerkan tagar (#) TuakBaikUntukTerapiNarkoba.

Lewat video yang disertakan dalam kicauan tersebut, Hinca mengaku mendapat gagasan tuak baik untuk terapi narkoba dari kesaksian sejumlah temannya saat melakukan Rembuk Bangsa di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun Sumut.

“Bbrp hari lalu saat melakukan Rembug Bangsa bersama teman2 yg ada di Siantar & Simalungun, sedikit opini saya yg terekam ttg #TuakBaikUntukTerapiNarkoba

Banyak memang yg harus dilakukan, khususnya riset ilmiah. Kawan2 dari daerah lain, ada minuman lokal yg berkhasiat juga kah?” tulis Hinca, Senin (18/11/2019).

Tangkapan layar kicauan Hinca Panjaitan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Dr Abdul Hakim Siagian SH MHum mengatakan, bahwa lapo (warung) tuak cukup banyak tersebar di berbagai tempat di Sumatera Utara, termasuk di Kota Medan.

Dijelaskannya, tuak adalah minuman yg berasal dari air nira (bargot/aren) atau kelapa yang diagat atau disadap.
Kemudian air hasil agatan itu dicampur kulit raru sehingga berasa pahit. Sedangkan yang tidak dicampur kulit raru akan terasa manis dan itu cukup banyak juga diperjual belikan serta dapat diolah jadi gula merah.

Akan tetapi, kata Abdul Hakim, tuak karena berasa pahit terdapat unsur alkohol yang dapat menyebabkan mabuk atau tenggen.

“Tingkat ketenggenan seseorang dipengaruhi kebiasaan yang bersangkutan atau daya dalam meminum tuak,” sebutnya.

Ia juga menegaskan, bahwa tidak bisa dipungkiri cukup banyak dampak sosial, ekonomi serta agama dari keberadaan pakter atau lapo tuak ini.

Karena ada yang menyebut meminum tuak sebagai terapi narkoba atau bahkan menghempang narkoba, maka ia menyarankan  sebaiknya dicermati dengan saksama dengan melakukan penelitian ilmiah baik dari aspek kesehatan/medis, sosial, ekonomi dan agama dan lain-lain yang terkait.

BACA JUGA

Ber-Muhammadiyah: Sabar, Lapang Dada, dan Tetap Menjadi Mitra Kritis Bangsa

Kelompok Murottal Nahawand Pukau Ribuan Peserta Tabligh Akbar Semarak Muktamar 48

Abdul Hakim Siagian: Karena Kedododoran Perlu Memunculkan Ragam Isu Baru

UMSU Gelar Konferensi Nasional “Menata Sistem Pemilu di Masa Mendatang”

Kekeringan dan Krisis Iklim, Akademisi Soroti Minimnya Teknologi dan Kesadaran Spiritual

Surati Menkominfo, Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Alkitab Bahasa Minang Dihapus

“Terlalu dini menyebut hanya karen kesaksian beberapa orang lantas kemudian dapat disimpulkan bahwa tuak efektif manangkal narkoba. Sehingga dikhawatirkan menjadi pembenaran untuk menggalakkan pendirian lapo-lapo tuak dimana2.

Sedangkan dalam pandangan Islam, kata Abdul Hakim, karena tuak (bargot/kelapa) sudah dicampur raru yang kemudian menyebabkan munculnya alkohol dan dapat menyebabkan mabuk, maka dihukumkan haram. (*)

Tags: abdul hakim siagianhinca panjaitanlapo tuakpaktertuak
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Elemen Masyarakat Serbelawan Keluhkan Keberadaan PT Bridgestone?
Daerah

Elemen Masyarakat Serbelawan Keluhkan Keberadaan PT Bridgestone?

by Mujaddid
1 April 2026
220
Zuhairi Misrawi Ngaku Cuma Guyon, Abdul Hakim Siagian: Memangnya Dia Seorang Pelawak?
Muhammadiyah

Zuhairi Misrawi Ngaku Cuma Guyon, Abdul Hakim Siagian: Memangnya Dia Seorang Pelawak?

by Mujaddid
8 November 2021
743
Sengkarut Kasus PCR, Abdul Hakim Siagian: Harapan Satu-satunya Cuma Presiden
Nasional

Sengkarut Kasus PCR, Abdul Hakim Siagian: Harapan Satu-satunya Cuma Presiden

by Mujaddid
6 November 2021
168
Nasional

Blusukan Jokowi, Abdul Hakim Siagian: Presiden Wajib Berlaku Adil kepada Seluruh Rakyat

by Mujaddid
17 Juli 2021
105
Abdul Hakim Siagian: Gagasan Presiden 3 Periode Langgar Konstitusi dan Mencontoh Orba
Nasional

Abdul Hakim Siagian: Gagasan Presiden 3 Periode Langgar Konstitusi dan Mencontoh Orba

by Mujaddid
22 Juni 2021
143
Nasional

Pernyataan Mahfud MD Justru Mengonfirmasi Kegagalan Pemerintah dalam Memberantas Korupsi

by Mujaddid
9 Juni 2021
195
Abdul Hakim Siagian: Menag Jangan Diskriminatif
Nasional

Abdul Hakim Siagian: Pengelolaan Haji dan Zakat Mendesak untuk Diperbaiki

by Mujaddid
5 Juni 2021
128
Tuduhan Ormas Islam Telah Disogok Cuma Pengalihan Isu
Esai

Konstelasi Hukum Kesehatan Corona

by Mujaddid
27 Mei 2021
74
Jum’at Besok Koalisi Umat Islam Sumut Akan Gelar Aksi “Tolak SaveBabi”
Muhammadiyah

Abdul Hakim Siagian: Penegakan Amar Makruf dan Pemberantasan Nahi Munkar Tak Boleh Kendur!

by Mujaddid
24 Mei 2021
223
Muhammadiyah

Abdul Hakim Siagian: Pernyataan Hendropriyono Perlu Direspon Secara Kritis

by Mujaddid
19 Mei 2021
324

Comments 1

  1. M.Thahir Siagian. says:
    7 tahun ago

    Setahu sy ,tuak itu adalah minuman yg beralkohol,apakah ini diizinkan untuk di jual bebas ?. Kedai tuak juga sering menimbulkan masalah,banyak bapak bapak peminum tuak ini yg jadi mabuk,” sering terjadi pertengkaran bahkan pekelahian di warung/lapo tuak .bapak”sering bergadang sampai larut malam, jam1,jam 2 bahkan sampai jam 4 pagi. Sering juga mebuat orang malas bekerja kerna malam harinya bergadang. Sehingga terpaksa isteri2 mereka banting tulang cari makan. Tuak ini juga bisa bikin mabuk atau tenggen,makanya mungkin bisa sedikit mengalihkan kecanduan narkoba menjadi kecanduan alkohol/tuak,yang ini juga akan menimbulkan masalah sosial.jadi ini tidak memyelsaikan masalah narkoba. Kesimpulan : paling paling minum tuak ini bisa nya hanya mengalihkan suatu kecanduan ke kecanduan lain. Kecanduan narkoba ke kecanduan alkohol/tuak.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Pemuda Muhammadiyah Sumut Desak Investigasi Total Kebakaran PT Evyap di Sei Mangke
  • Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT
  • Lazismu Himpun Dana Bantuan Rp 6 Miliar untuk Korban Gempa NTT
  • Dosen UMJT Ingatkan Mitigasi Penyalahgunaan Kekuasaan dalam RUU Perampasan Aset
  • Dosen Ilmu Lingkungan UMJT Madiun: Efek Kebakaran Hutan Harus Diwaspadai
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Sastra, Pendidikan, Religiositas, dan Jagat Batin Manusia
Daerah

Sastra, Pendidikan, Religiositas, dan Jagat Batin Manusia

Catatan Kritis Puisi-puisi Mantra Karya Heri Isnaini
Daerah

Catatan Kritis Puisi-puisi Mantra Karya Heri Isnaini

Alumni PTM Garda Terdepan Islam Berkemajuan
Muhammadiyah

Alumni PTM Garda Terdepan Islam Berkemajuan

Konten Kreator ‘Parmitu’
Daerah

Konten Kreator ‘Parmitu’

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM
Daerah

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah
Daerah

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.