No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Pejabat Lebih Memerlukan “Manajerial Skill” Ketimbang “Technical Skill”

31 Mei 2020
in Daerah, Ulasan
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID- Medan || Di dalam setiap unit kerja ada kebutuhan atas nilai manajerial skill dan nilai technical skill. Presiden, Gubernur, Bupati dan Walikota lebih memerlukan manajerial skill ketimbang technical skill, karena ia pemimpin politik dan lebih memerlukan keterampilan kordinasi, singkronisasi dan evaluasi. Semakin tinggi jabatan justru semakin memerlukan kemampuan manajerial skill.

Demikian dikatakan pemerhati sosial politik Shohibul Anshor Siregar menanggapi polemik seputar keputusan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang belum lama ini melantik Ria Nofida Telaumbanua yang merupakan seorang dokter sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Sumut.

Seperti diketahui, keputusan Gubsu tersebut kemudian menuai polemik di tengah masyarakat. Bahkan ada sekolompok masyarakat yang kemudian protes atas keputusan tersebut. Mereka menilai Ria Nofida tidak pantas mengurusi pariwisata Sumut, karena keahliannya sebagai seorang praktisi medis.

“Saya tidak begitu faham ketentuan persyaratan untuk menjabat Kepala Dinas. Tetapi yang jelas Dinas adalah pembantu Gubernur dalam melaksanakan pembangunan di daerahnya sesuai TUPOKSI Dinas itu sendiri,” ujar dosen FISIP Unuversitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini, Kamis (3/10).

BACA JUGA

Dukung Guru Berdaya, Lazismu UMY Salurkan Rp100 Juta untuk 40 Pendidik DIY

Peradi Pergerakan, HR Community, FSPMI dan FORMASSU Gelar Talkshow Omnibus Law Bidang Ketenagakerjaan

Tingkatkan Kreativitas Menulis Ilmiah, SPs Uhamka Gelar Kuliah di PDS HB Jassin

Hening Parlan: Menjaga Kelestarian Lingkungan adalah Manifestasi Keimanan Seorang Muslim

Menuju Sekolah Go International, FKKS SD/MI Muhammadiyah Jateng Gelar Rakor

Pemuda Muhammadiyah Soroti Jalan Rusak di Sunggal yang Tak Kunjung Diperbaiki

Gambar 1

Dikatakannya, seorang dokter menjadi Kepala Dinas Pariwisata mungkin dipandang tidak layak karena alasan bahwa dokter harusnya mengurusi kesehatan dan wadahnya adalah rumah sakit, dan jika akan mengurusi manajemen program kesehatan mestinya menjadi Kepala Puskesmas, Kepala Rumah Sakit dan Kepala Dinas Kesehatan, Menteri Kesehatan dan sebagainya.

Tetapi, kata Shohibul, pandangan umum itu akan terbentur dengan beberapa fakta di lapangan. Misalnya, dokter Abdul Gafur adalah seorang Menteri Pemuda dan Olahraga pada zaman Soeharto. Dokter H Tarmizi Thaher adalah Menteri Agama pada zaman Orde Baru. Dokter Panangian Siregar adalah Menteri Lingkungan Hidup pada Kabinet singkat Presiden BJ Habibie.

Di Sumut hal serupa juga pernah berlaku. Misalnya, di Labuhan Batu Induk, periode lalu, Bupati adalah seorang dokter, namanya Dokter Tigor Siregar. Dokter Gigi Wahab Sugiharto pernah menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga di Sumatera Utara.

Jadi, kata Shohibul, resistensi sosial yang kini menghadang dokter Ria Nofida belum tentu selalu objektif. Karena itu ia memiliki tugas ganda. Pertama, meyakinkan publik bahwa ia mampu.

“Kedua, dari dia sebetulnya kemampuan manajerial skill ditagih oleh Gubsu Edy Rahmayadi dan masyarakat, agar tugas-tugasnya pada dinas pariwisata itu sukses,” jelasnya.

Untuk menjawab keraguan sebagian publik itu, maka Ria Nofida harus memiliki agenda mendesak tentang kerangka kerja kepariwisataan (gambar 1) dan tentang perhatian khusus ke Danau Toba yang ditetapkan sebagai salah satu Daerah Tujuan Wisata Utama di Indonesia (gambar 2).

Gambar 2

Pendidikan dan pekerjaan
Lebih lanjut Shohibul menjelaskan, jika tahu data alumni perguruan tinggi di Indonesia dan lapangan pekerjaan yang menyerap mereka, nicaya akan ditemukan data dan fakta yang mencenganngkan.

“Saya tak bermaksud menyoal mengapa seorang bertitel Ir menjadi Presiden seperti Soekarno, BJ Habibie dan Joko Widodo,” ungkapnya.

Bukan cuma itu, kata Shohibul, seorang jenderal pun pernah memimpin Indonesia sebanyak dua kali. Ustaz Gus Dur juga tak pernah belajar khusus menjadi Presiden, sebagaimana Soekarno pernah menolak alasan Mohd Natsir yang menyatakan ‘saya kan seorang guru, kok pak Presiden meminta saya menjadi Menteri Penenarngan ?’.
“Soekarno ketika itu bilang; saya pun tak beroleh pendidikan khusus untuk menjadi Presiden,” sebutnya. (*)


Liputan: Mursih

Tags: Edy RahmayadiKadis Kebudayaan dan Parawisata SumutRia Nofida Telaumbanuashohibul anshor siregar
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

NTP Naik Tapi Petani Tetap Miskin: Sosiolog Sebut Data BPS Hanya Manipulasi Realitas
Daerah

NTP Naik Tapi Petani Tetap Miskin: Sosiolog Sebut Data BPS Hanya Manipulasi Realitas

by Mujaddid
28 Juli 2026
29
Shohibul: Presiden Sebaiknya Rombak Struktur Anggaran
Nasional

Sosiolog Soroti Universitas Republik Indonesia: “Institusi Pendidikan atau Reproduksi Elit Kekuasaan?”

by Mujaddid
24 Juli 2026
31
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”
Nasional

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

by Mujaddid
19 Juli 2026
37
Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”
Esai

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

by Mujaddid
3 Agustus 2026
27
Penyiksaan oleh Aparat TNI-Polri di Sumut Ancam Demokrasi dan Hak Asasi Warga
Internasional

Kesaksian Akademisi: AI Menipu Saya, Jangan Percaya Buta!

by Mujaddid
14 Juni 2026
71
Akademisi ini Paparkan Peta Pilpres 2024 di Sumatera Utara
Nasional

Rupiah Sekarat Bertengkar dengan Siapa? Ini Jawaban Menohok Akademisi

by Mujaddid
12 Juni 2026
91
Menolak Jadi Penonton Pasif: 5 Langkah Taktis Aceh Amankan Kekayaan Gas Blok Andaman
Nasional

Menolak Jadi Penonton Pasif: 5 Langkah Taktis Aceh Amankan Kekayaan Gas Blok Andaman

by Mujaddid
9 Juni 2026
59
Cegah Kriminalitas, Shohibul: Muhammadiyah Perlu Tentukan Prioritas Orientasi Dakwahnya
Daerah

LHKP Muhammadiyah Sumut Desak Pemerintah Hentikan Personifikasi Kurban APBN

by Mujaddid
28 Mei 2026
158
Pakar Sentil KPK Soal Usulan E-Voting Pemilu: Jangan Bicara di Luar Domain Tugas!
Nasional

Pakar Sentil KPK Soal Usulan E-Voting Pemilu: Jangan Bicara di Luar Domain Tugas!

by Mujaddid
9 Mei 2026
52
Magnet Investor, Tanah yang Menghilang
Daerah

Magnet Investor, Tanah yang Menghilang

by Mujaddid
1 April 2026
45

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
  • Resmi Jadi Canselor UMAM, Raja Muda Perlis Siap Bawa UMAM Menuju Kelas Dunia
  • Kukuhkan Raja Muda Perlis Jadi Canselor UMAM, Prof. Abdul Mu’ti Berharap Jadi Jembatan Ilmu Pengetahuan Dua Bangsa
  • UMSU Bangga Jadi Tuan Rumah Pengukuhan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM
  • PP Muhammadiyah Kukuhkan Raja Muda Perlis sebagai Canselor UMAM di UMSU
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat
Jufri Daily

Belajar dari Daun Kelor: Sederhana, Sehat, Berkelanjutan dan Kaya Manfaat

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.