Senin, Agustus 10, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Dahlan

Nirwansyah Putra Panjaitan

Mujaddid by Mujaddid
2019/10/07
in Esai, Muhammadiyah
Reading Time: 2 mins read
0
Dahlan
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Marilah menelisik gambar peta barang sejenak. Di bagian sudut kanan atas ada tanda empat mata angin. Di situ, Timur Tengah dan Afrika berada di kawasan barat, sementara Indonesia di bagian paling kanan di atas benua Australia. Paling kiri bagian peta ada benua Amerika. Itu kalau peta tersebut menghampar. Bila peta itu berbentuk globe, maka benua Amerika akan berada di sebelah Indonesia dipisahkan Samudra Pasifik yang sangat luas. Keduanya sangat jauh sehingga tak terjadi koneksi di masa-masa lalu.

Namun, pada masa keemasan Islam, abad ke-8 hingga 13, terjadi koneksi antara Afrika, Timur Tengah, India hingga ke Asia Tenggara, dan lalu naik ke atas, ke China. Dua jalur utama yang menghubungkan itu adalah jalur sutra darat dan laut. Dulu, dibukanya Terusan Suez di Mesir yang menghubungkan Asia-Afrika, membuat waktu tempuh lewat laut menjadi lebih cepat. Di kisaran abad-abad itu, dengan pusat peradaban yang berada di Timur Tengah (Baghdad, Damaskus dan lain-lain), maka kawasan-kawasan yang menjadi jalur perekonomian adalah Afrika dan Asia. Karena itu pula, kedua kawasan itu tingkat perekonomiannya menjadi lebih tinggi dari kawasan Eropa dan Amerika. Dengan sumber daya alam yang melimpah di Asia dan Afrika, maka menjadi wajar kalau ekspansi ekonomi ditujukan ke dua kawasan ini dan bukannya ke Eropa dan Amerika yang lebih sedikit sumber daya alamnya.

Dengan jalur itu, maka Asia Tenggara, di mana kepulaun Indonesia berada di lintas jalur khatulistiwa (lintasan peredaran matahari), menjadi salah satu tujuan utama perdagangan. Dalam pada itu, agama Islam yang menjadi fundamen dari peradaban Timur Tengah, khususnya ketika dimulai Dinasti Abbasiyah di Baghdad, juga menyebar ke Indonesia.

Kejatuhan Baghdad pada abad ke-13 oleh Mongol telah menandai kemunduran Islam. Namun di kawasan Asia Tenggara, peralihan kerajaan-kerajaan maritim nusantara menjadi kerajaan Islam, justru sedang akan mencapai puncaknya menggantikan kerajaan-kerajaan Hindu-Budha. Hingga kemudian masa pun berubah.

Naiknya perekonomian Eropa dengan berekspansi ke negara-negara Asia Afrika, lalu revolusi industri, membuat Eropa semakin berjaya. Hampir seluruh kawasan Asia Afrika dijajah oleh Eropa. Indonesia dijajah Inggris, Portugis dan kemudian Belanda. Berbarengan dengan itu, Eropa juga menyebarkan agamanya, Kristen.

Namun, kontak yang sudah terjadi di antara wilayah-wilayah muslim justru tak terputus melainkan semakin kuat dengan adanya solidaritas keagamaan dan rasa senasib sepenanggungan. Tak heran, muslim dari wilayah Indonesia diterima dengan tangan terbuka di Makkah, Madinah, Mesir dan kawasan Islam lainnya. Adanya arus mobilisasi yang semula hanya dalam kerangka keagamaan dan pendidikan, memerdalam adanya keinginan untuk mengembalikan kedaulatan masing-masing wilayah ke tangan penduduk pribumi kembali. Maka, menggeloralah hasrat kuat untuk melawan kolonialisasi dan kristenisasi dari Eropa di seluruh wilayah nusantara.

Seluruh kawasan nusantara terhubung satu sama lain. Kawasan ini juga terkoneksi dengan pusat-pusat Islam di Timur Tengah dan Afrika. Setiap kelompok mempunyai utusan-utusan yang membawa informasi, keinginan dan rasa persaudaraan satu dengan lain. Peziarah-peziarah itu, para pelajar-pelajar itu adalah para penghubung, para kelompok pembawa berita, informasi, kabar. Ada sebuah kata lagi yang disebut “nisbah” yang salah satu artinya adalah perhubungan keluarga, keturunan. Nisbah dan pembawa berita, dalam bahasa Arab disebut Dahlan. (*)

 

Sumber: https://tukangngarang.wordpress.com


 

 

 

Nirwansyah Putra Panjaitan, Dosen FISIP UMSU

Tags: ahmad dahlanDahlan
Previous Post

Konflik Sigapiton, Jangan Seret-seret Rakyat ke Pembangunan

Next Post

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah

Related Posts

Muhammadiyah dan Seni Berkompromi: Melawan Arus Tanpa Kehilangan Arah

Muhammadiyah dan Seni Berkompromi: Melawan Arus Tanpa Kehilangan Arah

9 Agustus 2026
112
Muktamar XVI Tapak Suci Sukses, Pimda 240 Ogan Ilir dan Perwil Mesir Serukan Penguatan Bahasa Asing

Muktamar XVI Tapak Suci Sukses, Pimda 240 Ogan Ilir dan Perwil Mesir Serukan Penguatan Bahasa Asing

9 Agustus 2026
120
Lawan Pinjol dan Judol, UM Bandung bersama MUI Jabar Dorong Ibu-Ibu Majelis Taklim Paham Ekonomi Syariah

Lawan Pinjol dan Judol, UM Bandung bersama MUI Jabar Dorong Ibu-Ibu Majelis Taklim Paham Ekonomi Syariah

8 Agustus 2026
105
Terus Bergerak: PRM Singasari Siap Bersinar di CRM Unggulan tingkat Jawa Tengah

Terus Bergerak: PRM Singasari Siap Bersinar di CRM Unggulan tingkat Jawa Tengah

8 Agustus 2026
121
Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

8 Agustus 2026
133
Gelar LMT, PP Muhammadiyah Berharap UMSU Jadi Kampus Unggul Seunggul-unggulnya

Gelar LMT, PP Muhammadiyah Berharap UMSU Jadi Kampus Unggul Seunggul-unggulnya

8 Agustus 2026
206
Next Post
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah

Syukuran Terpilih Jadi Komisioner KPK, Lili Disebut Gagal Pahami Makna Syukur

Syukuran Terpilih Jadi Komisioner KPK, Lili Disebut Gagal Pahami Makna Syukur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20095 shares
    Share 8038 Tweet 5024
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11918 shares
    Share 4767 Tweet 2980
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9190 shares
    Share 3676 Tweet 2298
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6315 shares
    Share 2526 Tweet 1579
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6102 shares
    Share 2441 Tweet 1526

OPINI

Muhammadiyah dan Seni Berkompromi: Melawan Arus Tanpa Kehilangan Arah
Jufri Daily

Muhammadiyah dan Seni Berkompromi: Melawan Arus Tanpa Kehilangan Arah

9 Agustus 2026
112
Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah
Jufri Daily

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

8 Agustus 2026
133
UNIMUS Jadi Saksi! Muktamar Tapak Suci XVI, Meneguhkan Iman & Pukulan
Nasional

UNIMUS Jadi Saksi! Muktamar Tapak Suci XVI, Meneguhkan Iman & Pukulan

7 Agustus 2026
112
Menjaga Silaturahmi, Menguatkan Soliditas
Daerah

Menjaga Silaturahmi, Menguatkan Soliditas

7 Agustus 2026
124
Marbot Bukan Sekadar Penjaga Masjid, tetapi Penjaga Peradaban
Daerah

Marbot Bukan Sekadar Penjaga Masjid, tetapi Penjaga Peradaban

7 Agustus 2026
129
Gelanggang yang Menempa Kader Muhammadiyah
Nasional

Dari Gelanggang Menuju Peradaban: Rekonstruksi Tapak Suci sebagai Organisasi Berbasis Pengetahuan

6 Agustus 2026
170

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan