No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Mahasiswa Mencari Identitas Diri Via Organisasi, Relevankah?

Ridho Suwarno

3 Agustus 2019
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Ilustrasi aktivis mahasiswa.

Ilustrasi aktivis mahasiswa.

Share on Facebook
Share on Twitter

Mahasiswa tahun pertama ketika memasuki perguruan tinggi sudah pasti melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungannya, dari Sekolah Menengah Atas (SMA) bertransisi ke Perguruan Tinggi.

Selama proses penyesuaian diri, mahasiswa tahun pertama mengalami berbagai macam perubahan yang terjadi di lingkungan Perguruan Tinggi baik secara akademik maupun sosial, dengan perubahan yang terjadi muncul masalah-masalah yang dialami oleh mahasiswa tahun pertama.

Dengan hal-hal baru yang terdapat di lingkungan perguruan tinggi, mahasiswa butuh kesiapan secara psikologis maupun sosial. Karena penyesuaian diri menuntut kemampuan mahasiswa untuk hidup dan bergaul secara wajar terhadap lingkungannya, sehingga remaja merasa puas terhadap diri sendiri dan lingkungannya (Willis, 2005).

Banyak diantara mahasiswa tersebut menilai bahwa kuliah menjadi salah satu faktor utama diterima di lapangan kerja. Ada juga yg berpikir kuliah cara menemukan identitas diri. Dan berbagai jenis organisasi yang berada dalam lingkungan kampus bersaing ketat berusaha mengambil simpati dengan menawarkan diri kepada para mahasiswa dalam rangka memenuhi kebutuhan para mahasiswa untuk menemukan identitas dirinya. Organisasi yang familiar dan kental akan slogan yang dianggap mampu menjawab itu semua yang kita kenal dengan HMI, PMII, IMM, KAMMI, GMNI, HIMMAH dll.

BACA JUGA

Robinhutan

Nasionalisme yang Selektif, Konstitusi yang Diuji, dan Keteladanan yang Kita Tunggu

Djaginduang Dalimunthe: Kami Mendirikan IMM Bukan Sebagai Cadangan

Purbaya: “Si Menteri Koboi”

Korupsi dan Hilangnya Akal Sehat Kekuasaan: Catatan Muhammadiyah untuk Indonesia Berkemajuan

Dari Klasik hingga Kontemporer: Sejarah Perkembangan Munasabah Al-Qur’an

Secara bahasa Identitas adalah karakter yang melekat pada individu yang membedakannya dengan yang lain. Sedangkan mahasiswa adalah seseorang yang terdaftar dalam perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang mengikuti semester berjalan dan sadar akan hak dan kewajibannya.

Penyebutan mahasiswa jika ditelaah lebih dalam sesuatu yang istimewa, karena hanya dua Maha yang artinya ter/paling yaitu Maha Kuasa dan Mahasiswa. Dan mahasiswa ada hal yang melekat dan dan tidak bisa hilang, secara formal terdaftar di perguruan tinggi, memiliki kartu mahasiswa, jas almamater dll. Sedangkan secara non formal harus analitis, kritis, rasionalis, sistimatis, realistis, kreatif, objektif, radikal, dan universal.

Organisasi seperti di atas berperan dan memberikan wadah kepada mahasiswa secara non formal. Dalam doktrinnya organisasi tersebut mencoba mereduksi dengan tiga senjata andalan yaitu mahasiswa berfungsi sebagai “agen of ahange”, Mahasiswa sebagai perantara masyarakat melakukan perubahan dengan menyampaikan pendapatnya kepada pemerintah sehingga terbingkai dengan baik.

Kemudian berfungsi sebagai “agent of social control”, Mahasiswa diupayakan agar mampu mengkritik, memberi saran dan memberi solusi jika keadaan sosial bangsa sudah tidak sesuai dengan cita- cita dan tujuan bangsa.

Selanjutnya mahasiswa sebagai “iron stock”, bahwa mahasiswa sebagai penerus bangsa yang akan menggantikan peran pemangku jabatan di kemudian hari. Histori yang melekat dan selalu di sampaikan peran besar dari mahasiswa adalah reformasi tahun 1998 yaitu moment runtuhnya rezim orde baru, ditandai dengan kasus TRISAKTI.

Secara individu mahasiswa mempunyai beberapa karakter atau tipe, diantaranya hedonis, pportunis, organisatoris, akademisi dan idealis. Dewasa ini ternyata minat mahasiswa untuk berorganisasi mulai menurun karena tidak ada bukti signifikan dari organisasi dan selalu mengacu pada sejarah namun tidak mampu membuat sejarah baru. Ditambah lagi beban akademik, manajemen waktu, perubahan sosial, bahkan masalah dalam internal organisasi itu sendiri.

Tak jarang juga organisasi ternyata memberikan dampak negatif bagi mahasiswa, pada umumnya mengadakan rapat pada jam kerja bahkan sampai larut malam. Kemudian Pelaksanaan rapat tersebut tidak jarang selalu mundur dari waktu perencanaan awal yang telah menjadi kesepakatan. Waktu pelaksanaan rapat yang mundur sampai empat atau tiga jam, membuat proses dari rapat tersebut juga berakhir pada tengah malam atau bahkan dini hari.

Mundurnya pelaksanaandari rapat tersebut salah satunya disebabkan dari adanya peraturan dalam AD/ART yang menyebutkan bahwa ada jumlah minimal orang yang harus hadir untuk mengambil suatu keputusan dalam rapat.

Ketika jumlah orang yang hadir belum memenuhi jumlah minimal orang yang disebutkan dalam AD/ART, maka rapat tersebut akan diundur sampai jumlah orang yang hadir sesuai dengan peraturan tersebut.

Tipe mahasiswa yang aktif dalam organisasi (Organisatoris) cenderung mengalami konflik peran atau inter-role conflict. Pada mahasiswa yang tidak bisa mengatasi konflik peran yang dialami, ada kecenderungan untuk kurang bisa menjalankan dan mengatur aktivitas perkuliahan dan organisasi.

Dampak lainnya adalah prokrastinasi akademik, bahkan terjebak dalam pola politik praktis dengan nama organisasi yang berujung pada bergaining menjadikan mahasiswa oportunis.

Apakah identitas seperti ini hasil dari pembentukan organisasi, justru yang terjadi adalah krisis identitas dari organisasi itu sendiri. Otokritik terhadap rumah besar yang mampu membesarkan kita harus segera bisa diupgrade dan dievaluasi demi masa depan anak bangsa ke depan. (*)


 

 

 

Penulis adalah aktivis IMM Sumatera Utara

Tags: aktivis kampusaktivis mahasiswamahasiswaorganisasi
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Menjaga Marwah, Menyambung Estafet
Esai

Menjaga Marwah, Menyambung Estafet

by Mujaddid
29 Maret 2026
45
Nasional

Mahasiswa Desak Presiden dan DPR Buka Draf Terbaru RUU KUHP

by Mujaddid
21 Juni 2022
97
IMM dan Kejari Medan Gelar Seminar Kebangsaan
Daerah

IMM dan Kejari Medan Gelar Seminar Kebangsaan

by Mujaddid
21 April 2021
80
Pilkada 2020 dan Peran Mahasiswa 
Opini

Pilkada 2020 dan Peran Mahasiswa 

by Mujaddid
7 September 2020
344
Jangan Tinggalkan Organisasi, Kelak Hasilnya Akan Dinikmati
Opini

Jangan Tinggalkan Organisasi, Kelak Hasilnya Akan Dinikmati

by Mujaddid
13 November 2019
244
IMM NTB: Copot Kapolri dan Hukum Mati Pembunuh Mahasiswa!
IMM

IMM NTB: Copot Kapolri dan Hukum Mati Pembunuh Mahasiswa!

by Mujaddid
31 Mei 2020
171
Nasional

Kekerasan Terhadap Mahasiswa Tidak Dapat Ditolerir

by Mujaddid
8 Mei 2020
275
Nasional

Yusuf Susul Randi, Mahasiswa Tewas dalam Unjuk Rasa di Kendari Jadi 2 Orang

by Mujaddid
8 Mei 2020
163

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Pemuda Muhammadiyah Sumut Desak Investigasi Total Kebakaran PT Evyap di Sei Mangke
  • Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT
  • Lazismu Himpun Dana Bantuan Rp 6 Miliar untuk Korban Gempa NTT
  • Dosen UMJT Ingatkan Mitigasi Penyalahgunaan Kekuasaan dalam RUU Perampasan Aset
  • Dosen Ilmu Lingkungan UMJT Madiun: Efek Kebakaran Hutan Harus Diwaspadai
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Sastra, Pendidikan, Religiositas, dan Jagat Batin Manusia
Daerah

Sastra, Pendidikan, Religiositas, dan Jagat Batin Manusia

Catatan Kritis Puisi-puisi Mantra Karya Heri Isnaini
Daerah

Catatan Kritis Puisi-puisi Mantra Karya Heri Isnaini

Alumni PTM Garda Terdepan Islam Berkemajuan
Muhammadiyah

Alumni PTM Garda Terdepan Islam Berkemajuan

Konten Kreator ‘Parmitu’
Daerah

Konten Kreator ‘Parmitu’

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM
Daerah

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah
Daerah

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.